Array

PDIP Usul Jokowi Pecat Menteri yang Bicara 3 Periode, Refly Harun Colek Luhut

Jum'at, 08 April 2022 | 09:57 WIB
PDIP Usul Jokowi Pecat Menteri yang Bicara 3 Periode, Refly Harun Colek Luhut
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama)

Suara.com - PDIP sempat mengusulkan agar Presiden Joko Widodo atau Jokowi memecat menteri yang masih berbicara mengenai isu penundaan pemilu atau masa jabatan presiden 3 periode. Hal ini mendapatkan tanggapan menohok dari Refly Harun.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Pakar Hukum Tata Negara ini langsung mencolek Menko Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Ia meminta Luhut siap-siap jika dipecat oleh Presiden Jokowi.

Menurut Refly, sikap PDIP  dinilai semakin kencang terkait wacana penundaan pemilu. Ia pun meminta agar Luhut waspada dan tidak berbicara perpanjangan masa jabatan presiden lagi.

"PDIP ini makin kencang juga. Jadi, hati-hati Luhut Binsar Pandjaitan," sentil Refly dari kanal YouTube resminya, Kamis (7/4/2022).

Tak cuma Luhut, Refly juga menyentil sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya. Mereka adalah Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menurut Refly, sejumlah menteri itu perlu waspada setelah sebelumnya sempat menyinggung soal wacana tersebut. Terlepas dari itu, ia turut mempertanyakan apakah Jokowi benar-benar bisa memecat menterinya.

"Apa bisa Jokowi memecat mereka? Ya, kita belum tahu," kata Refly.

Sebelumnya, Presiden Jokowi dengan tegas melarang jajaran menterinya berbicara tentang wacana penundaan pemilu ataupun perpanjangan masa jabatan presiden. 

"Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan mengenai urusan penundaan, urusan perpanjangan. Ndak," tegas Jokowi dalam sidang kabinet paripurna yang diikuti para menteri pada Rabu (6/4/2022).

Baca Juga: Anggap Pembangkangan, PDIP Usul Jokowi Pecat Menteri yang Masih Bicara Presiden 3 Periode

Perintah Presiden Jokowi itu sendiri tak luput dari pengamatan Refly. Ia menilai Jokowi hanya menyebut soal  "penundaan" dan "perpanjangan", tanpa menjelaskan maksud dari kata itu.

Karena itu, Presiden Jokowi dinilai masih belum tegas dalam menyikapi wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

"Tidak jelas maksud dari penundaan dan perpanjangan itu apa. Jokowi juga tak tegas apakah dia berminat untuk menjabat tiga periode atau tidak," tandasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI