Komoditas Energi dan Komoditas Pangan akan Naik, Menko Airlangga: Pemerintah Perlu Memitigasi Risiko

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 14 April 2022 | 14:11 WIB
Komoditas Energi dan Komoditas Pangan akan Naik, Menko Airlangga: Pemerintah Perlu Memitigasi Risiko
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) merupakan kebijakan dan target pembangunan didorong untuk mencapai pembangunan yang berkualitas dan inklusif.

Karena itu, Airlangga mengemukakan, beberapa upaya yang dilakukan di berbagai pihak, antara lain sumber daya manusia, infrastruktur penyederhanaan regulasi, penyederhanan birokrasi dan transformasi ekonomi.

"Arah pembangunan juga diselaraskan dengan pembangunan global yang berfokus pada aspek suistanable development goals," ujar Airlangga dalam Musrenbang RKPD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2023 dari Youtube Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Kamis (14/4/2022).

Airlangga menyebut, berbagai upaya telah dilakukan bersama namun tak lepas dari tantangan-tantangan, yakni mulai dari terjadinya peningkatan inflasi global dan dampak perang Rusia dan Ukraina.

"Terutama terkait dengan Covid-19 dan terjadinya peningkatan inflasi global terutama akibat dari perang Rusia -Ukraina," katanya. 

Airlangga menuturkan, berbagai komoditas energi maupun komoditas pangan akan mengalami kenaikan. Sehingga pemerintah perlu melakukan mitigasi.

"Tentunya secara nasional, kita perlu memitigasi risiko yang dihadapi," katanya. 

Selain itu, Airlangga menuturkan di tengah tekanan global, Indonesia memiliki potensi mendapatkan pemasukan dari ekspor komoditas.

Beberapa harga komoditas, kata Airlangga, diperkirakan terus menembus rekor tertingginya seperti batu bara, tembaga, gas alam, CPO dan nikel.

"Tentunya ada potensi pendapatan ekspor, namun juga di lain pihak harga-harga ini tidak bisa ditransfer ke dalam negeri. Minyak nabati kayu karet juga mengalami kenaikan dan komoditas impor seperti gandum juga disupply oleh Ukraina Rusia hampir 40 persen," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Hadapan Anies Baswedan, Menko Airlangga Hartarto Puji Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta

Di Hadapan Anies Baswedan, Menko Airlangga Hartarto Puji Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta

News | Kamis, 14 April 2022 | 13:41 WIB

Siap-siap! Bansos BSU Cair Lagi, Penerima Bakal Dapat Rp 1 Juta

Siap-siap! Bansos BSU Cair Lagi, Penerima Bakal Dapat Rp 1 Juta

Bisnis | Selasa, 05 April 2022 | 14:54 WIB

Pemerintah Mulai Bahas Kenaikan Harga BBM Jenis Pertalite dan Gas LPG 3 Kilogram

Pemerintah Mulai Bahas Kenaikan Harga BBM Jenis Pertalite dan Gas LPG 3 Kilogram

Bisnis | Selasa, 05 April 2022 | 14:07 WIB

Bagaimana Stok Pangan Jelang Bulan Ramadhan? Begini Penjelasan Menko Airlangga

Bagaimana Stok Pangan Jelang Bulan Ramadhan? Begini Penjelasan Menko Airlangga

News | Sabtu, 19 Maret 2022 | 01:15 WIB

Terkini

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:36 WIB