Ugal-Ugalan Hampir Tabrak Ibu Gendong Bayinya, 'Jagoan' Jalanan Kicep Ditegur Polisi, Warganet: Bereskan Pak

Reza Gunadha, Fita Nofiana

Senin, 25 April 2022 | 18:58 WIB
Ugal-Ugalan Hampir Tabrak Ibu Gendong Bayinya, 'Jagoan' Jalanan Kicep Ditegur Polisi, Warganet: Bereskan Pak
Pemotor ugal-ugalan kicep ditegur polisi (instagram.com/andreli_48/)

Suara.com - Seorang pria kicep tak bisa berkata-kata saat dimarahi oleh tiga orang polisi.

Pria tersebut terduduk tak mengeluarkan sepatah katapun saat ditegur polisi lantaran ugal-ugalan saat berkendara.

Menurut akun Instagram @andreli_48, pemuda yang mengdarai sepeda motor merah itu awalnya berkendara ugal-ugalan.

Akibat aksinya, seorang ibu yang tengah menggendong bayi hampir saja tertabrak oleh pengendara motor yang ugal-ugalan itu.

"Pemuda tersebut langsung ditangani pihak kepolisian," tulis akun Instagram @andreli_48.

"Tindak tegas motor yang ugal-ugal saat berada di jalan, karena ini sudah banyak dikeluhkan warga khususnya pengendara lain, makasih ndan," tambahnya.

Tak Berkata-Kata Saat Dimarahi Polisi

Pada unggahan tersebut, tiga polisi terlihat geram terhadap pemotor ugal-ugalan yang hampir menabrak seorang ibu dan bayinya.

Ketiga polisi yang menyidak pengendara tersebut sontak memberi peringatan kepada dua pemotor yang meresahkan tersebut.

baca juga

"Sepenak wudel koe muter, jengkel ora emosi ora, (seenak sendiri kamu muter, jengkel enggak emosi enggak)" ujar salah seorang polisi.

"Itu ibu anak bawa bayi tadi kalau kesenggol gimana kamu," ujar polosi lain pada pengendara motor yang terciduk tersebut.

Pemotor ugal-ugalan kicep ditegur polisi (instagram.com/andreli_48/)
Pemotor ugal-ugalan kicep ditegur polisi (instagram.com/andreli_48/)

Sempat terdengar polisi menyatakan bahwa pengendara masih kecil.

"Besarnya mau jadi apa kamu?" tambah si polisi lain.

Dimarahi polisi, pemuda berkaus hitam tersebut tak berkata apapun. Ia masih terduduk dan diam di atas sepeda motornya.

Menurut keterangan kejadian tersebut terjadi di pintu keluar tol Pekalongan.

Video tersebut tentu mengundang berbagai respons dari warganet.

"Bereskan pak, membahayakan itu. Mending kalau sesuai ekspektasi masyarakat jika dia ugal-ugalan nabrak dan mati karena ulahnya sendiri, nah tapi kalau nyatanya org lain yg jadi korban, bahaya banget," komentar warganet.

"Yang ugal-ugalan emang otaknya suka ketinggalan," imbuh warganet lain.

"Ku ulang-ulang videonya kok tetap tidak dihajar," tulis warganet di kolom komentar.

"Betul pak sikat aja, meresahkan pengguna jalan," timpal lainnya.

"Kandangin aja orang-orang seperti ini yang susah dikasih tau," balas warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengunjung Diskotek Berhamburan saat Dirazia, Publik Sorot Cewek yang Terjepit hingga Teriak 'Aww...'

Pengunjung Diskotek Berhamburan saat Dirazia, Publik Sorot Cewek yang Terjepit hingga Teriak 'Aww...'

Sumbar | Senin, 25 April 2022 | 17:30 WIB

Video Menari Telanjangnya Viral di Medsos, Imigrasi Sita Paspor WNA Asal Kanada

Video Menari Telanjangnya Viral di Medsos, Imigrasi Sita Paspor WNA Asal Kanada

Kalbar | Senin, 25 April 2022 | 17:07 WIB

Seekor Ular Muncul Saat Bupati Giri Prasta Pidato, Warganet Malah Sebut Kode Alam Togel

Seekor Ular Muncul Saat Bupati Giri Prasta Pidato, Warganet Malah Sebut Kode Alam Togel

Bali | Senin, 25 April 2022 | 17:30 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×