Pro Kontra Kemendagri Luncurkan Layanan Berbasis Metaverse: Efektif Nggak Buat Masyarakat?

Farah Nabilla Suara.Com
Kamis, 28 April 2022 | 17:56 WIB
Pro Kontra Kemendagri Luncurkan Layanan Berbasis Metaverse: Efektif Nggak Buat Masyarakat?
Suasana peluncuran Kovi Otda (Pusat Penerangan Kemendagri)

Suara.com - Demi mengikuti perkembangan teknologi mutakhir, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencetuskan sebuah gagasan untuk memberikan pelayanan berbasis metaverse.

Gagasan tersebut bertajuk Kovi Otda (Konsultasi Virtual Otonomi Daerah) dan dirilis pada Senin (25/4/2022).

Layanan tersebut menggunakan teknologi realita virtual yakni sebuah ruang 3 dimensi yang dapat dimasuki oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui perangkat virtual reality. 

Direktur Jenderal (Dirjen) Otda Kemendagri Akmal Malik berharap bahwa gagasan tersebut dapat bertemu dengan para pejabat Pemda untuk konsultasi melalui ruang virtual tanpa harus hadir dalam satu lokasi yang sama.

Meskipun diharapkan sebagai inovasi yang bermanfaat, gagasan ini menua pro dan kontra oleh publik, terutama warganet. 

Beberapa dari mereka menentang gagasan ini lantaran tidak memiliki urgensi yang kuat.

Warganet menentang gagasan layanan berbasis metaverse

Warganet menentang gagasan layanan berbasis metaverse (Twitter)
Warganet menentang gagasan layanan berbasis metaverse (Twitter)

Salah satu warganet menilai bahwa proyek tersebut tidak bermanfaat bagi masyarakat. Ia menilai bahwa banyak yang membeli perangkat realita virtual namun akhirnya tidak digunakan secara optimal.

"Sesungguhnya proyék Metaverse tidak bermanfaat untuk masyarakat. Berapa banyak yang kebeli Oculus? Yang tidak bermanfaat di kehidupan sehari-hari juga.," tulis akun @ib***.

Ia juga lebih lanjut menilai bahwa masih ada urgensi permasalahan lain seperti terkait perbaikan server situs Kemendagri dan menambah keamanannya.

Baca Juga: 4 Fakta Kovi Otda, Layanan Berbasis Metaverse yang Diluncurkan Kemendagri

"Lebih baik optimalkan website dan servernya, jaga keamanannya. Website lebih menjangkau masyarakat.," lanjutnya.

Unggahan yang dibagikan melalui media sosial Twitter tersebut turut diamini oleh warganet lainnya. Kolom komentar dipenuhi dengan tanggapan setuju terhadap penilaian layanan tersebut yang tidak bermanfaat.

"Website aja hancur"an ini malah sok-sokan metaverse," komentar seorang warganet.

"Revolusi teknologinya bertahap bapak...jangan lAngsung 6.0...ndak mampu dong ngab.," tulis warganet lain.

"wkwkwkkwkwkw buang" duit beneran. ga sesuai sasaran, cuma akal"an biar dananya gak berkurang tahun depan waktu turun," ujar seorang warganet yang turut menentang gagasan tersebut.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI