Penghitungan Suara Pemilu Filipina: Ferdinand Marcos Jr Memimpin Suara

Siswanto, ABC

Selasa, 10 Mei 2022 | 15:19 WIB
Penghitungan Suara Pemilu Filipina: Ferdinand Marcos Jr Memimpin Suara
Calon Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, dalam salah satu acara kampanye di Provinsi Ilocos Norte, 25 Maret 2022 lalu. [Ted Aljibe/AFP/Getty]

"Atas nama Filipina, yang saya tahu Anda sangat cintai, kita perlu mendengarkan ini karena, pada akhirnya, kita hanya berbagi satu negara."

"

Keluarga Marcos kembali dari pengasingan pada 1990-an dan sejak itu menjadi satu kekuatan politik yang cukup dominan, karena topangan pengaruh kekayaan besar dan koneksi luas.

Marcos Jr telah menjabat sebagai gubernur, anggota kongres dan senator, saudara perempuannya, Imee, saat ini menjadi senator dan ibunya, Imelda - pialang kekuasaan yang berpengaruh dan janda mendiang diktator - menjabat empat periode di Dewan Perwakilan Rakyat.

Pendekatan 'orang kuat'

Marcos Jr tidak menampilkan platform kebijakan nyata, berkampanye dengan pesan persatuan yang sederhana namun ambigu.

Kepresidenannya diharapkan akan meneruskan kebijakan Rodrigo Duterte, sosok yang memiliki pendekatan yang keras dan kuat, yang terbukti populer dan membantunya mengkonsolidasikan kekuasaan dengan cepat.

Presiden mendatang kemungkinan akan berhadapan dengan keinginan warga menuntut Duterte atas ribuan pembunuhan selama memberlakukan kebijakan anti-narkobanya.  Kematian ini juga sudah diselidiki oleh Pengadilan Kriminal Internasional.

Keuntungan terbesar Marcos adalah dengan mengamankan putri Duterte - walikota kota Davao selatan Sara Duterte-Carpio - sebagai pasangannya, sehingga ia bisa memanfaatkan dukungan ayahnya dan membantu dia untuk membuat terobosan ke wilayah pemilih baru.

Kemitraan mereka telah menggabungkan kekuatan suara dari kubu politik utara dan selatan, meningkatkan peluang mereka sekaligus menambah kekhawatiran para aktivis hak asasi manusia.

baca juga

Penghitungan tidak resmi menunjukkan Duterte-Carpio memenangkan kursi wakil presiden dengan selisih besar.

Marcos Jr dikritik karena melewatkan debat presiden dan membuat beberapa penampilan media selama kampanye, untuk membatasi pengawasan sekaligus mengontrol pesan yang akan ia sampaikan melalui jaringan influencer dan blogger yang diberikan akses luas ke acara-acaranya.

Hasilnya penghitungan tak resmi hari ini menunjukkan keberhasilan besar dari operasi media sosial yang canggih oleh Marcos yang, menurut para kritikus, telah berusaha untuk mendiskreditkan catatan sejarah tentang kronisme, penjarahan, dan kebrutalan selama pemerintahan otoriter ayahnya. 

Sekitar setengah dari masa berkuasa Ferdinand Marcos ada di bawah darurat militer.

Terlepas dari temuan resmi yang bertentangan, keluarga Marcos menyangkal telah menyedot miliaran dolar kekayaan negara selama masa kepemimpinannya yang oleh para sejarawan dianggap sebagai salah satu kleptokrasi paling terkenal di Asia.

Banyak pendukung Marcos Jr, yang lahir setelah pemberontakan 1986, yakin bahwa narasi masa lalu itu adalah kebohongan yang dijajakan oleh lawan-lawannya.

Saat suara mulai masuk, para pendukung berkumpul di luar markas kampanye Marcos  mengibarkan bendera dan meneriakkan "Marcos, Marcos, Marcos" dengan gembira.

"

"Kami sangat senang karena keunggulannya yang besar ... persatuan benar-benar menang," kata Melai Ilagan, 20.

"

"Keinginan Bongbong Marcos agar kita semua bersatu menjadi kenyataan."

Alex Holmes, seorang ekonom di Capital Economics, mengatakan kemenangan itu "menempatkan Marcos dalam posisi yang kuat."

“Mengingat latar belakang keluarganya, dan karir politiknya yang buruk hingga saat ini, ada kekhawatiran di kalangan investor bahwa pemilihannya akan memicu korupsi, nepotisme, dan pemerintahan yang buruk,” katanya.

"Presiden yang akan datang juga ingin mengejar hubungan yang lebih dekat dengan China ... dan hubungan yang mesra dengan China kemungkinan akan melibatkan konflik dalam hubungan dengan sekutu Filipina, AS."

Pemilu 'relatif damai' meskipun antreannya panjang

Dengan demikian Marcos akan membalas kekalahannya dari Robredo dalam pemilihan wakil presiden 2016, dengan kekalahan tipis dengan hanya 200.000 suara yang hasilnya gagal ia balikkan.

Keduanya punya sejarah persaingan sengit dan menghasilkan jurang politik selama lebih dari empat dekade, setelah Robredo bersekutu dengan gerakan yang menggulingkan Marcos Sr.

Sekitar 65 juta orang Filipina memenuhi syarat untuk memberikan suara untuk memutuskan penerus Duterte setelah enam tahun berkuasa, ditambah ribuan jabatan lainnya, dari anggota parlemen dan gubernur hingga wali kota dan anggota dewan.

COMELEC menyatakan pemilihan berjalan "relatif damai" meski mencatat 15 insiden keamanan, termasuk apa yang dikatakan polisi sebagai pembunuhan tiga anggota pasukan penjaga perdamaian di dekat sebuah tempat pemungutan suara di selatan negara itu.

Jumlah pemilih yang tinggi menyebabkan antrean panjang, diperparah di beberapa daerah oleh malfungsi pada 533 dari 106.000 mesin hitung yang digunakan, memicu kekhawatiran dari para kandidat .

Persatuan Pengacara Rakyat Nasional - yang anggotanya termasuk orang-orang yang dianiaya di bawah era darurat militer Marcos Sr - mengatakan hasil pemilihan ini "melampaui pemahaman yang sederhana", dan membidik apa yang dikatakan sebagai revisi sejarah yang dilakukan Marcos Jr.

"

"Fakta bisa lebih aneh dari fiksi. Atau, lebih tepatnya, fiksi bisa dikemas ulang menjadi fakta," katanya dalam sebuah pernyataan.

"

"Kami akan melanjutkan pertarungan lebih intens dan menunggu waktunya kami bebas dari mimpi buruk yang kini bangkit lagi."

Temario Riviera, mantan profesor ilmu politik di Universitas Filipina, mengatakan bahwa kemenangan Marcos mewakili "konsentrasi kekuatan politik dinasti terburuk dalam sejarah politik negara itu."

"Tetapi kampanye [Wakil Presiden Leni] Robredo juga telah melahirkan kekuatan oposisi yang dapat menantang impunitas rezim yang berkuasa, jika dipimpin secara memadai oleh para pemimpin progresif yang dapat menginspirasi dan bergerak bersama rakyat."

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingat Yamaha Crypton? Begini Tampang Penerusnya, Harga Papan Atas

Ingat Yamaha Crypton? Begini Tampang Penerusnya, Harga Papan Atas

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:07 WIB

Pemda Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Agus Pramusinto Usul Pangkas Honor Komisaris

Pemda Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Agus Pramusinto Usul Pangkas Honor Komisaris

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:05 WIB

Bocoran Vivo X500 Ultra: Vivo Pertimbangkan Tiga Sensor Telefoto 200MP Sekaligus

Bocoran Vivo X500 Ultra: Vivo Pertimbangkan Tiga Sensor Telefoto 200MP Sekaligus

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:04 WIB

Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino

Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:56 WIB

Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral

Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:54 WIB

Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga

Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:50 WIB

Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama

Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:49 WIB

Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama

Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:47 WIB

PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri

PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:44 WIB

Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN

Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:44 WIB

Terkini

Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR

Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:33 WIB

Ilmuwan Temukan Spons Laut yang Bisa Bersihkan Pelabuhan Tercemar

Ilmuwan Temukan Spons Laut yang Bisa Bersihkan Pelabuhan Tercemar

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:32 WIB

Aston Villa Jalal Stadion GBK, Alejandro Garnacho Cs Latihan di Bawah Terik Matahari

Aston Villa Jalal Stadion GBK, Alejandro Garnacho Cs Latihan di Bawah Terik Matahari

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:31 WIB

No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!

No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:25 WIB

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:22 WIB

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:17 WIB

Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo

Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

×