Harta Kekayaan Briptu Hasbudi, Polisi yang Jadi Bos Tambang Emas Ilegal

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Rabu, 11 Mei 2022 | 15:15 WIB
Harta Kekayaan Briptu Hasbudi, Polisi yang Jadi Bos Tambang Emas Ilegal
Mobil mewah Briptu Hasbudi yang disita polisi. [Istimewa]

Suara.com - Sosok oknum polisi bernama Briptu Hasbudi tengah diberitakan tertangkap oleh rekan sesama aparat kepolisian lantaran dirinya menjadi sebuah bos tambang emas di Kalimantan Utara yang beroperasi secara ilegal. Ia berhasil diringkus oleh kepolisian setempat saat sedang menunggu penerbangan di Bandara Juwara Tarakan, Kamis (5/5/2022) sekitar pukul 12.15 WITA.

Briptu Hasbudi dikenal sebagai seorang yang kaya raya. Selain menjadi seorang aparat kepolisian, Briptu Hasbudi menyambi sebagai seorang pebisnis yang mengelola berbagai usaha. Tak hanya tambang ilegal, Briptu Hasbudi juga menghimpun kekayaan dari usaha pengiriman baju bekas dari Malaysia ke dalam negeri yang beroperasi secara ilegal.

Lantas, seberapa kaya sosok Briptu Hasbudi yang menjadi bos tambang emas ilegal

Harta kekayaan Briptu Hasbudi

Briptu Hasbudi memiliki segudang harta kekayaan yang akhirnya disita karena keterlibatannya sebagai pemilik sebuah tambang emas ilegal. Ia memiliki rumah mewah yang juga menyimpan dua unit mobil kelas atas yakni Alphard dan Honda Civic yang diduga dibeli dari uang hasil tambang emas ilegal yang ia miliki.

Barang bukti lain yang disertakan oleh kepolisian yakni 800 karung pakaian bekas yang dikirimkan dari Tawau, Malaysia. Pakaian bekas tersebut juga diduga merupakan hasil dari usaha pengiriman baju bekas ilegal yang ia kelola.

Kekayaan yang dihimpun oleh Briptu Hasbudi membuatnya menjadi orang terpandang di Kota Tarakan.

Polisi juga menemukan beberapa barang bukti berupa dokumen berupa rekening yang menunjukkan aliran dana yang diduga lari ke sejumlah pejabat.

"Kami temukan beberapa buku rekening dan buku catatan bukti alur keluar masuk uang. Ada catatan aliran uang ke beberapa pihak atau pejabat," ujar Ditkrimsus Polda Kaltara AKBP Hendy F Kurniawan.

Dokumen-dokumen yang ditemukan juga menunjukkan proyek pembangunan rumah untuk beberapa pejabat yang diduga sebagai tindakan pencucian uang. 

"Selain itu kami juga menyegel kamar Briptu Hasbudi dan bangunan rumah yang akan dibangun untuk pejabat tertentu," sambung Hendy.

"Terkait bangunan rumah untuk pejabat tertentu tersebut kami bisa sangkutkan ke Tindak Pidana Pencucian Uang," lanjut Hendy.

Lebih lanjut, polisi juga menelusuri apakah pejabat yang menerima aliran dana tersebut merupakan oknum jenderal seperti dugaan yang beredar.

"Kalau memang disebutkan penerima uang itu juga Jenderal, kami harus lakukan langkah verifikasi terlebih dahulu. Tidak bisa langsung beramsusi seperti itu, karena harus melalui serangkaian proses, dan pemeriksaan rekening pun harus kita lakukan melalui beberapa tahapan, baru kita klarifikasi," terang Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya melalui Dirkrimsus AKBP Hendy F Kurniawan.

Briptu Hasbudi diketahui juga memiliki tiga unit ekskavator yang per unitnya kira-kira seharga Rp2,5 Miliar. 

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Briptu Hasbudi, Polisi yang Jadi Bos Tajir Tambang Emas Ilegal dan Diduga Bisnis Narkoba

Profil Briptu Hasbudi, Polisi yang Jadi Bos Tajir Tambang Emas Ilegal dan Diduga Bisnis Narkoba

News | Rabu, 11 Mei 2022 | 14:54 WIB

Terkuak, Pejabat dan Oknum Jendral Disinyalir Terima Aliran Dana dari Bisnis Briptu Hasbudi

Terkuak, Pejabat dan Oknum Jendral Disinyalir Terima Aliran Dana dari Bisnis Briptu Hasbudi

Kaltim | Selasa, 10 Mei 2022 | 21:33 WIB

Pengamat Hukum Sebut Kasus Briptu Hasbudi Sebagai Kotak Pandora

Pengamat Hukum Sebut Kasus Briptu Hasbudi Sebagai Kotak Pandora

Kaltim | Selasa, 10 Mei 2022 | 16:49 WIB

Briptu Hasbudi Jadi Bos Tambang Emas Ilegal Dan Diduga Bisnis Narkoba, Begini Respons Mabes Polri

Briptu Hasbudi Jadi Bos Tambang Emas Ilegal Dan Diduga Bisnis Narkoba, Begini Respons Mabes Polri

News | Selasa, 10 Mei 2022 | 13:10 WIB

Awal Terbongkarnya Bisnis Tambang Emas Ilegal Milik Briptu HSB, Bermula Dari 'Nyanyian' Komisi III DPR

Awal Terbongkarnya Bisnis Tambang Emas Ilegal Milik Briptu HSB, Bermula Dari 'Nyanyian' Komisi III DPR

News | Selasa, 10 Mei 2022 | 07:10 WIB

Terkini

68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Bagaimana Pemprov DKI Pastikan Dagingnya Aman?

68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Bagaimana Pemprov DKI Pastikan Dagingnya Aman?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:15 WIB

Usut Suap Bea Cukai, KPK Bedah Misteri Kontainer yang Mengendap 30 Hari di Tanjung Emas

Usut Suap Bea Cukai, KPK Bedah Misteri Kontainer yang Mengendap 30 Hari di Tanjung Emas

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:03 WIB

Kabar Gembira! 93 Sekolah Rakyat Rampung Juni, Gus Ipul Siapkan Lowongan bagi 8.000 Tenaga Pendidik

Kabar Gembira! 93 Sekolah Rakyat Rampung Juni, Gus Ipul Siapkan Lowongan bagi 8.000 Tenaga Pendidik

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:48 WIB

Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri

Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:21 WIB

Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama

Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:17 WIB

Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!

Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:06 WIB

Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'

Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:54 WIB

Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal

Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:47 WIB

Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha

Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:42 WIB

Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu

Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:41 WIB