Dipecat dari IDI, Gabung ke PDSI, Alasan Mantan Menkes Terawan: Sudah Tak Ada Tempat Berteduh Lagi

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 20 Mei 2022 | 17:24 WIB
Dipecat dari IDI, Gabung ke PDSI, Alasan Mantan Menkes Terawan: Sudah Tak Ada Tempat Berteduh Lagi
Mantan Menkes Terawan Agus Putranto resmi bergabung ke PDSI. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto akhirnya menyatakan bergabung ke organisasi profesi Persatuan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI). Keputusan tersebut diambil setelah Terawan menerima surat pemberhentian keanggotan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Anggota tim komunikasi Terawan, Andi menuturkan, Terawan telah menerima surat pemecatan dari IDI. Meski begitu, ia tidak menjelaskan kapan persisnya surat tersebut diterima. Selanjutnya, kata Andi, demi kepentingan kemanusiaan Terawan akan turut membesarkan PDSI.

"Saya akan ikut membangun PDSI karena saya sudah tidak ada tempat untuk berteduh lagi. Talenta yang diberikan Tuhan kepada kita harus bermanfaat untuk menolong masyarakat," ujar Terawan melalui Andi selaku anggota tim komunikasinya pada Jumat (20/5/2022).

Menurut Andi, Terawan tidak akan merespon pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar IDI Moh Adib Khumaidi yang menyatakan, IDI tidak akan menolak jika purnawirawan Jenderal TNI bintang tiga itu kembali bergabung.

"Atas nama kemanusiaan Pak Terawan sudah bertekad ingin membesarkan PDSI,” katanya.

Saat merayakan ulang tahun perkawinan ke-29 pada Kamis (19/5/2022), Terawan menegaskan meski telah pindah ke 'rumah baru' dirinya tetap respek dan hormat pada rekan-rekan dokter yang bernaung di IDI.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih pada rekan sejawat. Sekian lama saya bergabung di IDI dan mendapat banyak pelajaran berharga," ujarnya melalui Andi, Anggota tim komunikasinya.

Andi menambahkan,Terawan berharap PDSI bisa berkontribusi dalam membangun kesehatan masyarakat. Terawan bahkan mengajak rekan sejawat ikut bergabung untuk membesarkan PDSI.

"Agar kita dapat mengembangkan ilmu kesehatan yang lebih maju, saya mengajak rekan sejawat yang bertugas di TNI, Polri, ASN, swasta, profesional dan juga para dokter serta mahasiswa di dalam dan diluar negeri untuk bergabung bersama PDSI," kata Andi mengutip pernyataan Terawan.

"Dengan Bergabungnya saudara sejawat lainnya, maka akan semakin maju ilmu kesehatan kita, dan semakin kuat untuk berdaulat," sambung Terawan.

Pemecatan Terawan bermula dari rekomendasi Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI pada muktamar ke-31 IDI di Aceh, 25 Maret 2022. Alasan munculnya rekomendasi pemecatan itu antara lain karena Terawan dinilai melakukan pelanggaran berat etik serta memicu kontroversi sejak 2018 sampai 2022

Salah satu kontroversi Terawan yakni temuannya tentang metode cuci otak atau Digital Subtraction Angiography (DSA), meski metode tersebut diakui memuaskan oleh banyak orang yang telah menggunakannya. Untuk diketahui, PDSI yang dideklarasikan pada 27 April 2022, kini dipimpin mantan staf khusus Terawan, Brigjen TNI (purn) dr Jajang Edi Priyanto.

PDSI telah mendapat pengakuan dari Pemerintah dengan terbitnya SK Kemenhumkam dengan nomor AHU 003630.AH. 01.07.2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDI Setuju Kebijakan Pelonggaran Penggunaan Masker

IDI Setuju Kebijakan Pelonggaran Penggunaan Masker

News | Kamis, 19 Mei 2022 | 21:13 WIB

Ketua Umum IDI Sebut Pemberhentian Terawan dari Keanggotaan Bisa Bersifat Sementara

Ketua Umum IDI Sebut Pemberhentian Terawan dari Keanggotaan Bisa Bersifat Sementara

Health | Kamis, 19 Mei 2022 | 17:36 WIB

PDSI Sebut IDI Bukan Organisasi Profesi, Tapi Ormas

PDSI Sebut IDI Bukan Organisasi Profesi, Tapi Ormas

Health | Rabu, 18 Mei 2022 | 11:04 WIB

Terkini

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:05 WIB

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:53 WIB

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:48 WIB

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB