Masih Dibersihkan Usai Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Barat Belum Bisa Dilalui Pengguna Jalan

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:54 WIB
Masih Dibersihkan Usai Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Barat Belum Bisa Dilalui Pengguna Jalan
Petugas kebersihan mengambili sampah yang tersisa dalam aksi unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka pada Sabtu (21/5/2022) yang dilakukan aliansi GEBRAK. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Aksi unjuk rasa yang digelar oleh aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) di Patung Kuda, Jakarta pada Sabtu (21/5/2022) telah selesai digelar sekitar pukul 17.00 WIB. Meski begitu, Jalan Medan Merdeka Barat yang mengarah ke Istana Negara belum bisa dilalui pengguna jalan.

Pantauan Suara.com, para petugas Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) tampak tengah membersihkan sampah-sampah yang dihasilkan selama aksi unjuk rasa berlangsung. Selain itu, tampak mobil-mobil barikade dari pihak kepolisian juga masih bertengger di jalan tersebut.

Sementara itu, jalan dari arah Istana Negara menuju Patung Kuda sudah bisa dilalui oleh pengguna kendaraan.

Aksi unjuk rasa yang digelar GEBRAK resmi berakhir sekira jam 17.26 WIB. Berakhirnya aksi unjuk rasa ditandai oleh menyanyikan lagu buruh Internasionale dan menyalakan hand flare.

Sang orator terdengar mengomandoi para peserta aksi unjuk rasa. Sebelum menutup, orator sempat menyampaikan 15 tuntutan untuk aksi unjuk rasa kali ini.

Sembari berjalan sang orator meminta para peserta aksi untuk tidak lupa mengambil sampah-sampah yang mengotori area unjuk rasa.

"Tolong sampah-sampahnya untuk dibersihkan," kata orator.

Setelah itu, mobil komando mulai meninggalkan area unjuk rasa diikuti oleh massa yang berjalan kaki.

Sebelumnya, massa GEBRAK melangsungkan aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Sabtu (21/5/2022). Dalam orasinya, Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos menyebut kalau penguasa saat ini sangat rakus dan merugikan rakyat.

baca juga

Dari atas mobil komando, Nining menegaskan kalau kaum buruh tidak akan berdiam diri melihat sikap dari penguasa yang terus menzalimi rakyatnya.

"Karena kita tidak akan pernah berdiam diri karena kekuasaan hari ini adalah kekuasaan yang semakin rakus, kekuasaan yang semakin zalim terhadap rakyatnya," kata Nining.

Nining menjelaskan bahwa itu semua dikarenakan sikap dari penguasa saat ini yang kerap menyakiti rakyatnya. Disaat rakyat hanya menyampaikan kritik terhadap satu regulasi saja, reaksi dari penguasa seolah-olah akan memporakporandakan satu negara.

"Ketika rakyat melakukan penolakan terhadap Omnibus Law yang tidak berpihak kepada rakyat, apa yang kita hadapi kawan-kawan selain represifitas selain kriminalisasi yang kita hadapi, pemukulan, pemenjaraan terhadap orang-orang yang bersuara mengkritik, terhadap kekuasaan terus dilakukan," ujarnya.

Ia lantas membandingkan dengan para koruptor yang masih bisa berkeliaran bebas meski sudah 'merampok' uang negara.

"Tapi rakyat yang turun ke jalan hanya mengkritik satu regulasi saja bisa ditangkap bisa dipenjara betul enggak kawan-kawan," ucapnya.

Nining lantas menagih penguasa untuk berani menangkap seluruh koruptor hingga menyita aset-asetnya. Ia menyebut kalau mereka sudah menyengsarakan rakyat.

Atas kondisi itu, Nining mengajak seluruh buruh untuk semakin bersatu untuk mengumpulkan kekuatan melawan penguasa yang rezim.

"Kita bisa lihat KPK semakin dilemahkan tapi kalau kaum buruh dan rakyat sudah bersatu turun ke jalan apa yang kita hadapi begitu menakutkan bagi kekuasaan. Ketika menakutkan bagi kekuasaan maka kita jangan pernah mundur dari persoalan perjuangan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Aparat Tidak Represif Saat Amankan Demo, KASBI: Penderitaan Rakyat Sudah Sampai Leher

Minta Aparat Tidak Represif Saat Amankan Demo, KASBI: Penderitaan Rakyat Sudah Sampai Leher

News | Sabtu, 21 Mei 2022 | 16:15 WIB

Orasi di Patung Kuda, Nining KASBI: Kita Tidak Diam Diri Dengan Kekuasaan yang Rakus dan Zalim!

Orasi di Patung Kuda, Nining KASBI: Kita Tidak Diam Diri Dengan Kekuasaan yang Rakus dan Zalim!

News | Sabtu, 21 Mei 2022 | 15:39 WIB

Gelar Aksi di Patung Kuda, Massa GEBRAK Boyong Patung Tikus dan Buku Raksasa

Gelar Aksi di Patung Kuda, Massa GEBRAK Boyong Patung Tikus dan Buku Raksasa

News | Sabtu, 21 Mei 2022 | 15:00 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×