Apa Itu Fenomena Perigee? Disebut Jadi Penyebab Banjir Rob di Semarang dan Pantura

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 24 Mei 2022 | 13:11 WIB
Apa Itu Fenomena Perigee? Disebut Jadi Penyebab Banjir Rob di Semarang dan Pantura
Ilustrasi Bulan - apa itu fenomena perigee [Ponciano/Pixabay]

Suara.com - Banjir rob menerjang pesisir utara Pulau Jawa, salah satunya kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Banjir rob di Semarang ini disebut disebabkan oleh fenomena perigee. Apa itu fenomena perigee?

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut banjir rob disebabkan oleh fenomiena perigee. Selain itu, tanggul penahan air laut di kawasan Lamicitra, Semarang juga jebol karena tak mampu menahan rob besar. Lantas, apa itu fenomena perigee?

Berikut Suara.com mengulas apa itu fenomena perigee yang disebut jadi salah satu penyebab banjir rob.

Apa Itu Fenomena Perigee?

Banyak orang bertanya-tanya apa itu fenomena perigee yang disebut jadi penyebab banjir rob di pesisir Jawa? Mengutip dari Lapan, fenomena perigee adalah kondisi bulan berada di titik terdekat dari bumi.

Penyebab bulan bisa berada di titik terdekat atau terjauh dari bumi karena lintasan peredaran bulan mengelilingi bumi tidak berbentuk lingkaran sempurna, melainkan sedikit elips.

Selama fenomena perigee terjadi, ukuran bulan akan terlihat lebih besar dari buasanya. Selain itu, fenomena perigee itu juga memiliki dampak terhadap bumi.

Dampak Fenomena Perigee pada Bumi

Fenomena perigee yang sedang terjadi saat ini memiliki pengaruh terhadap bumi, sama seperti fenomena bulan lainnya.

Salah satu dampak utama fenomena perigee adalah peningkatan air pasang karena gravitasi bumi. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya banjir rob di sejumlah wilayah.

Meski demikian, perlu diketahui fenomena perigee bukan faktor tunggal penyebab peningkatan air pasang. Ada faktor-faktor lain yang mendukung terjadinya peningkatan air pasang laut.

Waspada Banjir Rob

BMKG memperkirakan banjir rob dampak dari fenomena perigee di pantai utara Jawa akan terjadi hingga Rabu (25/5/2022) besok.

Potensi banjir rob di pesisir Pantai Utara Jawa sudah terjadi sejak 14 Mei 2022 di beberapa wilayah Indonesia. Potensi banjir rob ini diprediksi akan terjadi hingga Rabu besok.

BMKG mengeluarkan peringatan kepada seluruh masyarakat yang tinggal di pesisir Pantai Utara Jawa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya banjir rob.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Banjir Rob yang Menerjang Semarang? Ini Daftar Daerah Rawan Banjir Rob

Apa Itu Banjir Rob yang Menerjang Semarang? Ini Daftar Daerah Rawan Banjir Rob

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 13:03 WIB

5 Tips Memperbaiki Rumah Terdampak Banjir, Tidak Perlu Mahal

5 Tips Memperbaiki Rumah Terdampak Banjir, Tidak Perlu Mahal

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 12:50 WIB

Dampak Banjir Rob, Ribuan Buruh di Semarang Diliburkan Hingga Waktu yang Belum Ditentukan

Dampak Banjir Rob, Ribuan Buruh di Semarang Diliburkan Hingga Waktu yang Belum Ditentukan

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 12:08 WIB

Viral! Banjir Rob Semarang Rendam Kawasan Pabrik: Warga Ramai-ramai Tuntun Sepeda Motor, Cuma Kelihatan Batok Kepala

Viral! Banjir Rob Semarang Rendam Kawasan Pabrik: Warga Ramai-ramai Tuntun Sepeda Motor, Cuma Kelihatan Batok Kepala

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 11:45 WIB

Kementerian PUPR Nyatakan Tanggap Darurat Banjir Rob Pantai Utara Jawa

Kementerian PUPR Nyatakan Tanggap Darurat Banjir Rob Pantai Utara Jawa

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 11:21 WIB

Kenaikan Air Laut di Pantai Utara Jawa Cetak Rekor dalam 5 Tahun, Upaya Darurat Diberlakukan

Kenaikan Air Laut di Pantai Utara Jawa Cetak Rekor dalam 5 Tahun, Upaya Darurat Diberlakukan

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 10:54 WIB

Terkini

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:35 WIB

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:28 WIB

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:05 WIB

Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS

Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:57 WIB

Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?

Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:52 WIB

Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam

Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:46 WIB

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:37 WIB

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:36 WIB

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:33 WIB