Seberapa Besar Peran Warga China Australia Bagi Kemenangan Partai Buruh?

Siswanto

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:07 WIB
Seberapa Besar Peran Warga China Australia Bagi Kemenangan Partai Buruh?
Ilustrasi Australia (Pixabay/pattyjansen)

Suara.com - Bersama dengan jutaan warga Australia lainnya, Anna Wang memberikan suaranya untuk Partai Buruh di pemilu hari Sabtu. 

Suaranya merupakan bagian dari perpindahan suara yang besar mendukung Partai Buruh di daerah pemilihan Reid di Sydney, yang akhirnya memenangkan caleg Sally Sitou, keturunan China yang kedua orangnya meninggalkan Laos semasa Perang Vietnam.

Masalah hubungan China-Australia menjadi topik hangat yang diperdebatkan selama kampanye dan mempengaruhi pilihan Anna Wang.

Perempuan berusia 66 tahun ini mengatakan dia berharap pemerintahan baru akan meningkatkan hubungan Australia-China dan meningkatkan perdagangan antar kedua negara.

"Sejak hubungan memburuk, dan Peter Dutton berbicara mengenai perang dengan China, muncul tekanan rasis terhadap warga China," katanya.

"Sebagai orang yang akan pensiun segera, saya khawatir dengan upah minimum, masalah layanan kesehatan (Medicare) dan perawatan lansia.

"Sally Sitou adalah caleg muda yang memiliki hubungan kuat dengan komunitas. Kami tidak peduli dengan latar belakang etnis caleg. kami akan mendukung siapa saja yang bisa mewakili kepentingan komunitas."

Erin Chew dari kelompok Aliansi Asia Australia mengatakan sudah waktunya seseorang yang memiliki latar belakang Asia menjadi anggota parlemen dari daerah pemilihan seperti Reid di mana warganya sangat beragam tersebut.

"Saya hampir menangis karena saya kira ini merupakan momen penting melihat orang seperti dia memenangkan kursi di Reid," katanya.

baca juga

Vivienne Chen yang berasal dari Shanghai memiliki restoran menjual dumpling di Burwood di Sydney.

Dia mengatakan meski Sally Sitou adalah caleg yang kuat dan dia senang melihat seseorang dengan latar belakang China menang Reid, Vivienne memilih Partai Liberal.

"Partai Liberal menangani pandemi dengan baik dan memberikan bantuan memadai bagi bisnis kecil," katanya.

"Pada akhirnya pilihan saya adalah pada kebijakan caleg, bukan latar belakang etnisnya.

"Saya berharap anggota komunitas China akan lebih banyak terlibat dalam politik dan memiliki lebih banyak wakil di parlemen.'

Partai mana yang dipilih warga keturunan China di Australia?

Di daerah pemilihan di mana hampir 20 persen warga di sana merupakan keturunan China seperti daerah pemilihan Reid (18%) dan Chisholm di Victoria (19%), terjadi perpindahan suara sebanyak delapan persen mendukung Partai Buruh.

Ini lebih tinggi dari rata-rata nasional sebanyak 3,4%.

Perpidahan suara di Chisholm di Melbourne membuat caleg kelahiran Hong Kong Gladys Liu kalah dari caleg Partai Buruh Carina Garland.

Namun ini tidaklah terjadi semua tempat. Di daerah pemilihan Fowler di Sydney Barat, di mana 16% warga adalah keturunan Vietnam dan 11% keturunan China, terjadi perpindahan suara 16% dari Partai Buruh ke caleg independen Dai Le.

Daerah pemilihan Banks yang dipegang Partai Liberal di mana 16% warga adalah keturunan China dan Parramatta (12%) juga terjadi perpindahan suara ke Buruh walau pemenanganya tetap partai yang sama.

Daerah pemilihan Kooyong di Melbourne di mana 11% warga d sana adalah keturunan China, terjadi 10% perpindahan suara dari mantan bendahara negara Josh Frydenberg untuk kemenangan calon independen Dr Monique Ryan.

Daerah pemilihan Tangney di Australia Barat di mana 10% warga adalah keturunan Cina terjadi perpindahan suara besar sebanyak 11,9% bagi kemenangan Sam Lim dari Partai Buruh, mantan pelatih lumba-lumba kelahiran Malaysia keturunan China.

Apa masalah utama bagi pemilih keturunan China?

Bagi beberapa orang, faktor China menjadi penentu utama pilihan mereka.

Wang Zhengliang, yang tinggal di daerah pemilihan Kooyong di Melbourne pindah dari China ke Australia lebih dari 30 tahun lalu.

Wang seperti banyak warga lainnya di sana sebelumnya adalah pemilih Partai Liberal namun sekarang memilih calon independen.

"Bukan karena mereka menyukai Dr Monique, tetapi karena mereka khawatir adanya konflik militer dengan China," katanya.

"Ini dilema yang dihadapi."

"China begitu jauhnya melempar batu ke arah China tidak akan sampai melewati Lautan Pasifik, namun bisa berakhir mrengenai kepala kita warga China di Australia."

Beberapa pemilih lain seperti Huiling Chen di daerah pemilihan Tangney menginginkan adanya perubahan.

"Sebagai bagian dari komunitas China di Australia, saya kira sudah waktunya ada anggota parlemen dari latar belakang etnis yang beragam di parlemen dan lebih banyak warga China Australia membuat suara mereka terdengar di politik,"katanya.

"Saya benar-benar berharap kita akan berdiri teguh dan terus bertahan seterusnya."

Elian, yang keturunan China dan dilahirkan di Australia memberikan suara di daerah pemilihan Chisholm di Melbourne.

"Karena begitu ketat, setiap suara sangat berpengaruh," katanya,

"Saya kira kita memerlukan perubahan pemerintahan."

Dia mengatakan masalah penting baginya adalah perubahan iklim dan pendidikan.

Namun Emily Sun yang juga tinggal di Chisholm merasa kecewa dengan hasil pemilu.

"Saya khawatir dengan masa depan Australia. Saya bisa dengan jelas merasa Australia berpaling ke kiri, dan perubahan iklim menjadi  isu utama."

"Visinya sudah bagus namun siapa yang akan membiayai semua ini setelah Australia baru saja keluar dari pandemi? Ini sama saja seperti mengharapkan seseorang yang baru sembuh dari sakit parah untuk berlari di treadmill yang kencang."

Namun dia menambahkan bahwa sekarang waktunya untuk bersatu bukan terpecah belah.

Jieh-Yung Lo, direktur Pusat Kepemimpinan Asia Australia di Australian National University Canberra mengatakan bahwa walau warga China Australia melihat masalah yang sama seperti kebanyakan warga Australia lainnya seperti biaya hidup, ekonomi, pendidikan dan kesehatan, hasil pemilu menunjukkan bahwa 'kebijakan luar negeri adalah masalah dalam negeri juga."

"Kita melihat perubahan dukungan terhadap pemerintahan Morrison oleh warga China Australia yang mengkhawatirkan hubungan kita dengan China, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah dan pembuat kebijakan menangani hubungan ini," katanya.

"Banyak di antara kita memiliki hubungan keluarga di China, jadi bila pemerintah tidak bisa membina hubungan ini dengan baik, kita lah yang menjadi pihak pertama yang menderita."

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Fakta Ruam Popok yang Sering Diabaikan Orang Tua

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Fakta Ruam Popok yang Sering Diabaikan Orang Tua

Health | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:55 WIB

Regenesis Gelar Selflove Warriors 2026 untuk Dukung Penyandang Vitiligo

Regenesis Gelar Selflove Warriors 2026 untuk Dukung Penyandang Vitiligo

Foto | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:30 WIB

Kawasan Matang Jadi Daya Tarik Baru Pasar Properti di Tengah Melambatnya Penjualan Rumah

Kawasan Matang Jadi Daya Tarik Baru Pasar Properti di Tengah Melambatnya Penjualan Rumah

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:00 WIB

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Kisah Anak-anak di Wae Moto: Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah

Kisah Anak-anak di Wae Moto: Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:00 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×