Orangtua Biarkan dan Rekam ART Marahi Anaknya sampai Menangis, Aksinya Tuai Pro dan Kontra

Dany Garjito, Fita Nofiana

Rabu, 25 Mei 2022 | 17:33 WIB
Orangtua Biarkan dan Rekam ART Marahi Anaknya sampai Menangis, Aksinya Tuai Pro dan Kontra
Anak dimarahi ART (instagram.com/pembasmi.kehaluan.reall/)

Suara.com - Seorang ibu mengakui bahwa ia membiarkan Asisten Rumah Tangga (ART) memarahi anaknya. Bahkan aksi ART yang memarahi anaknya bukan terjadi satu kali.

Aksi ART yang memarahi anak tersebut terekam pada video yang diunggah di berbagai media sosial.

Salah satunya akun yang mengunggah video tersebut adalah akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall.

Pada video tersebut, terlihat seorang ART yang tengah memarahi anak kecil. Video diduga diunggah dan direkam sendiri oleh ibu dari sang anak.

"ART ku suka marah-marah ke anakku, Keylee [nama anak] sudah menangis dari tadi," tulisan dalam video.

"Sebagai ibu hatiku tersayat-sayat melihat dia menangis," imbuhnya.

Anak dimarahi ART (instagram.com/pembasmi.kehaluan.reall/)
Anak dimarahi ART (instagram.com/pembasmi.kehaluan.reall/)

ART Dibiarkan Demi Kebaikan Anak

Meski ART marah-marah, namun ibu dari anak tersebut menyatakan bahwa itu memang yang ia harapkan. Ia mau ART mendidik anaknya seperti cara didiknya.

Menurut video tersebut, marahnya ART dilakukan untuk mendisiplinkan anak dan agar tidak manja di kemudian hari.

baca juga

Meski tak tega pada anaknya yang menangis, ia membiarkan ART mendidi putrinya yang berbuat salah dan tak menggendongnya.

"Malah distrap, dihukum enggak boleh gerak" tulisan dalam video.

Pemilik video kemudian mengungkapkan alasan ia membiarkan anaknya dimarahi ART.

"Apa aku takut sama ART? enggak sayang anak? bukan," tulisan dalam video.

"Karena sayang, dia [anak] harus diajarkan yang benar dan salah karena itu tugas kita sebagai orangtua," tambahnya.

Anak dimarahi ART (instagram.com/pembasmi.kehaluan.reall/)
Anak dimarahi ART (instagram.com/pembasmi.kehaluan.reall/)

Unggahan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet. Satu sisi setuju dengan cara didiknya di sisi lain menganggap sebagai cara yang salah.

"ART aku ajarin cara negur dan marahin anak, Alhamdulillah dia konsisten dengan caraku," komentar warganet.

"Tapi memang harus begitu karena orangtua enggak selalu di rumah, biar anak patuh," imbuh warganet lain.

"Good mom, ART udah jadi perpanjangan tugas kita sih selama dia bekerja sama kita," tambah warganet lain.

"Memang yang kita terapkan harus diterapkan juga sama ART," timpal lainnya.

Namun di sisi lain, tak sedikit pula publik yang kntra dengan cara pemilik video tersebut.

"Terus emaknya diem aja? Cuma videoin, kalau lagi bisa jaga anak harusnya dijaga sendiri," tulis warganet.

"Bu tugas ngajarin anak tuh tugas utama orangtua, masa minta IRT yang harus ngajarin," balas warganet lain.

"Soal parenting kok dialih tugaskan ke orang," balas lainnya.

Saat berita ini dibuat, video tersebut telah disukai ribuan kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tega! Ibu Suapi Sayur Cabai 25 Biji ke Bayi sampai Nangis Kepedesan, Publik Mencak-mencak

Tega! Ibu Suapi Sayur Cabai 25 Biji ke Bayi sampai Nangis Kepedesan, Publik Mencak-mencak

Hits | Rabu, 25 Mei 2022 | 17:46 WIB

Viral Video Siswa SMP Keroyok Temannya di Alun-alun Kota Semarang, Hendrar Prihadi: Sudah Tertangkap

Viral Video Siswa SMP Keroyok Temannya di Alun-alun Kota Semarang, Hendrar Prihadi: Sudah Tertangkap

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 16:40 WIB

Kelamaan Jomblo, Wanita Ini Nekat Bawa Poster Cari Suami di Dekat Lampu Merah hingga Akui Siap Dipoligami

Kelamaan Jomblo, Wanita Ini Nekat Bawa Poster Cari Suami di Dekat Lampu Merah hingga Akui Siap Dipoligami

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 16:43 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×