Buat Konten sebut UAS Ustaz Mesum, Polri Didesak Tindak Youtuber Johannes Liong

Dany Garjito, Fita Nofiana

Kamis, 26 Mei 2022 | 17:04 WIB
Buat Konten sebut UAS Ustaz Mesum, Polri Didesak Tindak Youtuber Johannes Liong
Isi kanal Youtube Johannes Liong

Suara.com - Seorang Youtuber dikecam akibat konten videonya yang menyatakan bahwa Ustaz Abdul Somad (UAS) mesum.

Video yang disebut menghina UAS itu diunggah oleh kanal Youtbube, Johannes Liong.

Pada video berdurasi 32 menit, Johannes Liong membubuhkan thumbnail yang provokatif, dengan memasang wajah UAS, ia menuliskan:

"Ustaz Bajingan Ketahuan Mesum".

Pada thumbnail videonya, foto yang digunakan adalah gambar UAS dengan baju oranye dan tengah ditangkap petugas keamanan.

Video dan gambar yang diunggah oleh kanal Johannes Liong tersebut belakangan diketahui sebagai konten yang menyesatkan atau hoaks.

Dengan begitu, publik mendesak kepolisian agar pemilik kanal tersebut segera diamankan.

"Assalamualaikum Bapak Ibu @mabespolri_ @DivHumas_Polri tolong proses Hukum Hoax, Ujaran Kebencian dan Fitnah terhadap @UAS_AbdulSomad yang dilakukan Akun Johanes Liong di YOUTUBE," tulis akun Twitter @coachhaddie_off pada Kamis (26/5/2022).

"Sahabat Netizen tolong share, comment dan like agar pelaku dapat segera diproses oleh aparat," imbuhnya.

baca juga
UAS disebut bajingan mesum oleh Youtuber (twitter.com/coachaddie_off)
UAS disebut bajingan mesum oleh Youtuber (twitter.com/coachaddie_off)

Melalui cuitan @coachhaddie_off, banyak juga warganey yang meminta agar pemilik kanal Johannes Liong segera diamankan.

"Ayolah Pak @ListyoSigitP, tegakkan keadilan walau langit runtuh. Saya masih percaya kinerja Bapak," komentar warganet.

"Akun-akun seperti ini jika tetap beredar tanpa ada tindakan hukum, sebenarnya yang dilecehkan itu adalah dinas/lembaga terkait," imbuh warganet lain.

"Blokir rame-rame biar di takedown YouTube," tulis warganet di kolom komntar.

"@DivHumas_Polri kalau memang pak polisi kerja enggak cuma cari cuan, tangkap nih orang tanpa perlu ada yang melapor," timpal lainnya.

Isi kanal Youtube Johannes Liong
Isi kanal Youtube Johannes Liong

Pantauan Suara.com, video tentang UAS tersebut masih ada di kanal Johannes Liong bahkan telah ditonton 122 ribu kali saat berita ini dibuat.

Videonya berisi dari statment-statement para tokoh yang menyebut nama UAS, bukan soal perbuatan mesum seperti di thumbnail.

Pada kanal tersebut, ia telah mengunggah video dengan thumbnail UAS bukan hanya satu namun ada beberapa. Selain UAS, ada juga konten menyesatkan yang menggunakan Thumnail Anies Baswedan hingga Prabowo Subianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon Sebut Kualitas Diplomasi Singapura seperti Banana Republic, Netizen: Sekelas Menteri Ngomong Mirip Abu Janda

Fadli Zon Sebut Kualitas Diplomasi Singapura seperti Banana Republic, Netizen: Sekelas Menteri Ngomong Mirip Abu Janda

Bogor | Kamis, 26 Mei 2022 | 15:24 WIB

Hotman Paris Laporkan Iqlima Kim dan Razman Arif Nasution ke Polisi

Hotman Paris Laporkan Iqlima Kim dan Razman Arif Nasution ke Polisi

Sumut | Kamis, 26 Mei 2022 | 14:14 WIB

Kawal Kasus UAS, Fadli Zon Kritik Diplomasi Singapura: Belepotan dan Kualitas Seperti 'Banana Republic'

Kawal Kasus UAS, Fadli Zon Kritik Diplomasi Singapura: Belepotan dan Kualitas Seperti 'Banana Republic'

News | Kamis, 26 Mei 2022 | 14:24 WIB

Terkini

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:37 WIB

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:05 WIB

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:56 WIB

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:46 WIB

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:37 WIB

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:13 WIB

Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:07 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran

Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:55 WIB

Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar

Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:41 WIB

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:33 WIB

×