Imran Khan Ultimatum Pemerintah Pakistan Umumkan Pemilu dalam Sepekan

Siswanto, Deutsche Welle

Minggu, 29 Mei 2022 | 09:53 WIB
Imran Khan Ultimatum Pemerintah Pakistan Umumkan Pemilu dalam Sepekan
DW

Suara.com - Militer dikerahkan untuk hadang ribuan suporter mantan PM Pakistan Imran Khan di Islamabad. Krisis politik memuncak ketika pemerintah didesak cabut subsidi BBM sebagai syarat kucuran dana pinjaman dari IMF.

Sejak Rabu (24/5) tengah malam, sekitar 10.000 pendukung mantan Perdana Menteri Imran Khan dari berbagai kota di Pakistan sudah berkumpul di Islamabad.

Mereka datang berombongan naik bus, truk dan kendaraan pribadi. Khan memberikan ultimatum pada Kamis (25/5) pagi kepada Perdana Menteri Shehbaz Sharif yang dipilih dalam Sidang Istimewa di parlemen, untuk mengumumkan tanggal pemilihan umum kurang dari sepekan.

"Saya memberikan Anda waktu selama enam hari,” pekiknya di hadapan suporter dari atas sebuah truk di pusat Islamabad. Dia juga menuntut pemerintah membubarkan parlemen.

"Jika Anda tidak menepatinya dalam enam hari, maka saya akan kembali.” Kepolisian mengabarkan terlibat bentrokan dengan suporter Khan, ketika mereka berusaha menerobos barikade untuk bergabung dengan kelompok lain. Khan menjabat sebagai perdana menteri selama tiga setengah tahun sebelum dijatuhkan bulan lalu melalui Mosi Tidak Percaya di parlemen.

Dia sempat berusaha mencegah sidang dengan lebih dulu membubarkan parlemen, serta mengumumkan pemilihan umum.

Tapi manuver tersebut dibatalkan Mahkamah Konstitusi Pakistan. Sejak itu Khan berkampanye keliling negeri untuk pemilihan umum baru. Dia menuduh pemakzulannya didalangi oleh kekuatan asing, terutama Amerika Serikat.

Washington sendiri menyebut tuduhan itu sebagai "kebohongan.” Destabilisasi di tengah krisis ekonomi Demonstrasi massal yang digalang Imran Khan dinilai berpotensi menggoyang pemerintahan baru Pakistan yang baru berumur sebulan.

Sejauh ini, koalisi penguasa yang ditopang dua dinasti politik terbesar Pakistan, Bhutto dan Sharif, menolak menggelar pemilu.

baca juga

Pemerintah Pakistan saat ini sedang melakukan negosiasi bantuan ekonomi dengan Dana Moneter Internasional (IMF). Sejak 2019 silam, Islamabad berada di bawah asistensi IMF dengan skema pinjaman senilai USD 6 miliar atau sekitar Rp. 870 triliun selama enam tahun.

Sejauh ini, separuh dana pinjaman belum dikucurkan. Islamabad sejak bulan lalu menegosiasikan paket bantuan senilai USD 900 juta, yang hanya akan dikucurkan IMF jika Pakistan mencabut subsidi bahan bakar.

Subsidi itu ditetapkan PM Imran Khan saat ia berkuasa, sebagai reaksi atas lonjakan angka inflasi, yang hingga April lalu mencuatkan Indeks Harga Konsumen sebesar 13,4 persen.

Pemerintah baru Pakistan sejauh ini belum mengindikasikan siap mencabut subsidi bahan bakar. Namun Reuters mengabarkan, sejumlah pejabat ekonomi meyakini akan mampu melobi PM Shehbaz Sharif untuk menyesuaikan harga bahan bakar minyak. Namun, pencabutan subsidi bahan bakar dikhawatirkan bakal memicu ketegangan sosial di Pakistan.

Sebabnya, aksi jalanan oleh bekas PM Khan ditafsirkan sebagai ancaman bagi pemerintahan baru Pakistan. Pada Rabu kemarin, kepolisian mengaku sudah menangkap lebih dari 1.700 pendukung Khan dalam kurun 48 jam menyusul bentrokan dengan aparat keamanan Khan berjanji akan memboyong tiga juta pendukungnya untuk menduduki ibu kota Islamabad jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Jumlah serupa awalnya dia janjikan untuk aksi duduk massal di depan parlemen, Kamis (26/5). Tapi kepolisian mengatakan jumlah demonstran cuma berkisar 15.000 orang. rzn/as (ap,rtr)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Aamir Khan Bintangi Film Lalkaara, Angkat Kisah Luka Sejarah India-Pakistan

Aamir Khan Bintangi Film Lalkaara, Angkat Kisah Luka Sejarah India-Pakistan

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 15:04 WIB

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:56 WIB

Jeritan Ibu Pecah di Tengah Kebakaran, 14 Bayi di ICU Rumah Sakit Pakistan Tewas

Jeritan Ibu Pecah di Tengah Kebakaran, 14 Bayi di ICU Rumah Sakit Pakistan Tewas

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:23 WIB

14 Bayi Tewas Terpanggang di Kebakaran Rumah Sakit Islamabad

14 Bayi Tewas Terpanggang di Kebakaran Rumah Sakit Islamabad

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Panglima Pakistan Temui Iran Bahas Selat Hormuz, Apa Isi Pembicaraan Mereka?

Panglima Pakistan Temui Iran Bahas Selat Hormuz, Apa Isi Pembicaraan Mereka?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:18 WIB

Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan

Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 14 Orang di Lembah Swat

Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 14 Orang di Lembah Swat

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:22 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×