Pengakuan 2 Remaja Tanggung Anggota Geng Motor XTC: Hidup Cuma Sibuk Tawuran, Bendera Lain Adalah Musuh

Bangun Santoso

Selasa, 31 Mei 2022 | 07:22 WIB
Pengakuan 2 Remaja Tanggung Anggota Geng Motor XTC: Hidup Cuma Sibuk Tawuran, Bendera Lain Adalah Musuh
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman saat menunjukkan atribut geng motor, di Cirebon, Jawa Barat. [ANTARA/HO-Humas Polresta Cirebon]

Anton mengatakan dari peristiwa tersebut, rerata anggota geng motor yang terlibat masih di bawah umur atau usia remaja, dan mereka memang sedang mencari jati diri.

Tawuran yang sering terjadi antargeng motor di wilayah hukum Polresta Cirebon dikarenakan mereka saling menantang satu sama lainnya, terutama melalui media sosial.

Merek memiliki akun media sosial masing-masing, dan sering memprovokasi satu sama lainnya dengan melakukan siaran langsung, serta menantang siapa pun. Setelah tantangan tersebut diladeni, mereka bersepakat bertemu di satu tempat.

Tidak hanya dengan tangan kosong, antargeng motor tersebut dibekali dengan senjata tajam, bom molotov, batu, bambu, dan lain sebagainya untuk saling menyerang.

Dari aksi tawuran tersebut, sering menimbulkan korban luka maupun jiwa dari kedua belah pihak, maupun warga setempat yang sedang nahas.

Pengawasan

Geng Motor di Bogor diamankan pihak kepolisian [Bogordaily]
Geng Motor di Bogor diamankan pihak kepolisian [Bogordaily]

Kejadian tawuran yang sering terjadi antargeng motor membuat miris, apalagi pelaku kebanyakan merupakan anak di bawah umur, dan menjadi salah satu aset bangsa.

Untuk itu, perlu adanya peningkatan pengawasan dari semua pihak, terutama yang paling dekat adalah kedua orang tua, jangan sampai anak-anak yang sedang tumbuh berkembang rusak oleh pergaulan tidak baik.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Cirebon sudah berupaya melakukan pencegahan dini agar anak tidak terlibat hukum, dengan sosialisasi di sekolah, hingga desa, dan kelurahan.

Upaya itu dilakukan untuk menjaga dan menangkis pergaulan yang tidak sehat di luaran, terutama masalah kenakalan remaja.

Karena usia remaja masih berupaya mencari jati diri, sehingga perlu adanya pengetahuan dan pengawasan, agar pencariannya bisa disalurkan kepada hal-hal positif.

"Orang tua mempunyai peranan penting untuk mengawasi anak-anaknya yang sedang mencari jati diri, jangan sampai salah pergaulan, dan terjerumus serta bergabung dengan geng motor," kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Cirebon Fifi Sofiah.

Bunda Fifi sapaan akrab Fifi Sofiah mengatakan bukan hanya orang tua yang berkewajiban menjaga remaja, namun semuanya wajib mengawasinya, agar tidak ada lagi kenakalan remaja yang berujung petaka.

Berantas Geng Motor

Meresahkan! Geng Motor di Jombang Hajar Warga dan Rusak Sepeda Motor. [Instagram/@info_jombang]
Meresahkan! Geng Motor di Jombang Hajar Warga dan Rusak Sepeda Motor. [Instagram/@info_jombang]

Kepolisian Resor Kota Cirebon, saat ini sedang getol memberantas geng motor, bahkan dalam beberapa hari ini puluhan anggota geng motor ditangkap saat berada di markas mereka.

Terbaru sebanyak 44 anggota geng motor dari berbagai kelompok berhasil diciduk di sarang masing-masing, baik yang berada di wilayah Cirebon timur, tengah, maupun barat.

Saat dilakukan penggerebekan di sarang geng motor, mereka sedang melakukan siaran langsung melalui kanal media sosial dengan mengacungkan senjata tajam mencari musuh untuk tawuran.

Selain itu pesta minuman keras kerap menghiasi di setiap sarang geng motor, bahkan ada beberapa yang mengonsumsi obat-obatan terlarang.

"Kami saat ini sedang melakukan pemberantasan, penyisiran, sekaligus juga pembersihan geng motor yang ada di Kabupaten Cirebon," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman.

Arif mengatakan kegiatan geng motor saat ini sudah meresahkan masyarakat dan mengganggu kondusifitas keamanan, sehingga pihaknya memerintahkan semua anggota termasuk Polsek jajaran untuk memburu mereka sampai ke sarangnya.

Pemberantasan geng motor merupakan komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat.

Menurutnya tidak ada tempat bagi geng motor yang mengganggu kamtibmas di Kabupaten Cirebon.

"Kami tidak hanya menyasar geng motor yang melakukan konvoi, tetapi yang diam di markas juga disikat. Kami bergerak aktif dan responsif menyasar dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya untuk memberantas geng motor di Kabupaten Cirebon," kata Arif menegaskan.

Fenomena geng motor bukan hanya terjadi di Cirebon saja, namun ada juga di beberapa daerah lainnya, untuk itu perlu ada tindakan yang tegas, agar mereka tidak semaunya sendiri.

Selain itu pemerintah harus turun tangan untuk menghilangkan kenakalan remaja yang sering berujung petaka, agar aset bangsa tidak menjadi sia-sia. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Warga Diminta Tak Percayai Ramalan Paranormal, Anak Hanyut di Sungai Cipelang Usai Latihan Pencak Silat

Terpopuler: Warga Diminta Tak Percayai Ramalan Paranormal, Anak Hanyut di Sungai Cipelang Usai Latihan Pencak Silat

Jabar | Senin, 30 Mei 2022 | 10:50 WIB

Live di Medsos Sambil Pesta Miras dan Acungkan Senjata Tajam, Puluhan Anggota Geng Motor Diciduk Polisi

Live di Medsos Sambil Pesta Miras dan Acungkan Senjata Tajam, Puluhan Anggota Geng Motor Diciduk Polisi

Jabar | Minggu, 29 Mei 2022 | 20:01 WIB

Geng Motor di Cirebon Bubarkan Diri Usai Markasnya Digerebek, Bendera dan Kaos Bertuliskan GBR Digunting

Geng Motor di Cirebon Bubarkan Diri Usai Markasnya Digerebek, Bendera dan Kaos Bertuliskan GBR Digunting

Jabar | Minggu, 29 Mei 2022 | 18:34 WIB

Kejahatan Jalanan di Malam Hari Marak di Bandar Lampung, Polisi Sebut bukan Geng Motor

Kejahatan Jalanan di Malam Hari Marak di Bandar Lampung, Polisi Sebut bukan Geng Motor

Lampung | Kamis, 26 Mei 2022 | 15:18 WIB

Lagi Asyik Pesta Miras, Polisi Gerebek Sarang Geng Motor di Cirebon, 9 Orang Berikut Barang Bukti Diamankan

Lagi Asyik Pesta Miras, Polisi Gerebek Sarang Geng Motor di Cirebon, 9 Orang Berikut Barang Bukti Diamankan

Jabar | Kamis, 26 Mei 2022 | 14:19 WIB

Semalaman Polisi Gerebek Markas Geng Motor di Cirebon, Temukan Barang-barang Mengejutkan

Semalaman Polisi Gerebek Markas Geng Motor di Cirebon, Temukan Barang-barang Mengejutkan

News | Kamis, 26 Mei 2022 | 10:09 WIB

Geng Motor di Bekasi Dipimpin Bocah Ingusan, Punya Track Record Enam Kali Pembegalan

Geng Motor di Bekasi Dipimpin Bocah Ingusan, Punya Track Record Enam Kali Pembegalan

Bekaci | Rabu, 25 Mei 2022 | 21:50 WIB

Petani Indramayu Bersimbah Darah Dianiaya Geng Motor, Tika Bisono Pertanyakan Kinerja Polisi

Petani Indramayu Bersimbah Darah Dianiaya Geng Motor, Tika Bisono Pertanyakan Kinerja Polisi

Jabar | Rabu, 25 Mei 2022 | 20:14 WIB

Terkini

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB