Mitra UMKM GoFood Kenalkan Oleh-Oleh Keripik Khas Padang di Paviliun Indonesia Swiss

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Kamis, 02 Juni 2022 | 12:38 WIB
Mitra UMKM GoFood Kenalkan Oleh-Oleh Keripik Khas Padang di Paviliun Indonesia Swiss
Kripik Balado Shirley diperkenalkan di event Paviliun Indonesia yang diselenggarakan di Swiss. (Dok: GoTo)

Suara.com - Pemerintah Indonesia menyelenggarakan event Paviliun Indonesia yang diselenggarakan di waktu yang bersamaan dengan World Economic Forum (WEF) pada tanggal 22 hingga 26 Mei 2022, di Davos, Swiss.

Dalam acara tersebut, pemerintah melalui Kementerian Investasi /BKPM mengundang Gojek Tokopedia (GoTo) menjadi bagian dari Paviliun Indonesia dengan menghadirkan dua perwakilan mitra usaha GoFood dan Moka untuk memperkenalkan makanan dan minuman khas Indonesia.

Paviliun Indonesia sendiri ditargetkan mendapat 500 pengunjung dan memberikan kesempatan kepada mitra usaha GoTo memperkenalkan makanan dan minuman khas Indonesia kepada kalangan kalangan eksekutif, pemerintah, pelaku usaha di kancah internasional.

Salah satu mitra usaha GoFood yang diperkenalkan dalam event tersebut adalah Kripik Balado Shirley yang merupakan kuliner kripik pedas khas Padang sejak tahun 1994 dan telah menjadi oleh-oleh unggulan Sumatera Barat sejak tahun 2000 hingga saat ini.

Di Paviliun indonesia, Kripik Balado Shirley sajikan dua variasi keripik terpopulernya yakni Kripik Singkong Balado dan Dakak-Dakak Singkong.

“Terima kasih kepada GoTo dan GoFood yang telah memberikan kesempatan besar ini kepada Kripik Balado Shirley. Sebuah kebanggan bagi kami dapat berpartisipasi dalam Paviliun Indonesia untuk memperkenalkan produk unggulan dari Sumatera Barat di kancah internasional,” ucap Head of Marketing & PR Kripik Balado Shirley, Vallencia Melvinsy.

Ia menuturkan bahwa berawal dari dipasarkan melalui rumah ke rumah dan warung ke warung, kini Kripik Balado Shirley telah memiliki 2 toko sendiri di kota Padang dan di dekat Bandara Internasional Minangkabau.

Selain inovasi produk, dalam perkembangan era ekonomi digital saat ini, Kripik Balado Shirley turut mengadopsi teknologi digital bersama GoFood sebagai layanan pesan antar makanan online.

Vallencia menjelaskan, sejak bergabung dan berkembang bersama GoFood pada tahun 2019, Kripik Balado Shirley berhasil melalui masa pandemi dengan mencatatkan pencapaian yang positif melalui peningkatan pendapatan penjualannya sebesar 30-50% sebelum menggunakan teknologi digital.

Sementara itu, Vice President, Group Head of Merchant Marketing GoFood, Bayu Ramadhan mengungkapkan bahwa GoFood merupakan ekosistem GoTo yang senantiasa terus mendampingi mitra usaha, terutama UMKM di Indonesia agar dapat bergerak dan berkembang maju.

“Atas kepercayaan dari Pemerintah Indonesia, kami memboyong mitra usaha Kripik Balado Shirley untuk dapat perkenalkan produk andalan khas Sumatera Barat kepada dunia. Melalui keterlibatan dalam acara di kancah internasional ini, GoFood berharap dapat memberikan inspirasi dan dorongan kepada UMKM Indonesia untuk bangkit bersama dalam masa pemulihan ekonomi setelah melalui hari-hari yang penuh tantangan saat pandemi,” terangnya.

“Harapannya, industri UMKM lainnya dapat terus berkembang dan terinspirasi untuk percayakan usahanya kepada teknologi digital. Kami juga berharap selain Kripik Balado Shirley akan ada perwakilan mitra usaha kuliner lainnya yang dapat berpartisipasi dan memperkenalkan produk lokalnya kepada dunia,” tambah Vallencia.

Sementara itu, GoFood merupakan layanan antar pesan makanan online di aplikasi Gojek dan telah bekerja sama dengan 1.000.000 mitra usaha di berbagai kota di Indonesia. Bersama GoFood, mitra usaha kuliner dapat memperluas jaringan pelanggannya dan meningkatkan layanan usahanya melalui pembayaran nontunai yang aman, cepat dan nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Digitalisasi Jadi Harga Mati UMKM

Pengamat: Digitalisasi Jadi Harga Mati UMKM

Sumut | Kamis, 02 Juni 2022 | 12:09 WIB

8 Bansos yang Cair Bulan Juni 2022, Untuk Pekerja hingga Pedagang Kaki Lima

8 Bansos yang Cair Bulan Juni 2022, Untuk Pekerja hingga Pedagang Kaki Lima

News | Kamis, 02 Juni 2022 | 11:34 WIB

UMKM Kini Bisa Ekspor Barang ke Luar Negeri Melalui Aplikasi

UMKM Kini Bisa Ekspor Barang ke Luar Negeri Melalui Aplikasi

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2022 | 19:05 WIB

UMKM yang Go Digital Masih Jauh dari Target, Sandiaga Uno: Saatnya Kita Ambil Peran untuk Bantu Peralihan ke Era Digital

UMKM yang Go Digital Masih Jauh dari Target, Sandiaga Uno: Saatnya Kita Ambil Peran untuk Bantu Peralihan ke Era Digital

News | Rabu, 01 Juni 2022 | 05:35 WIB

Menkominfo: Regulasi Keamanan Siber Bantu UMKM Manfaatkan Ruang Digital

Menkominfo: Regulasi Keamanan Siber Bantu UMKM Manfaatkan Ruang Digital

Tekno | Rabu, 01 Juni 2022 | 01:06 WIB

Pemerintah RI Ajak Negara G20 Perhatikan Nasib UMKM Kaum Perempuan

Pemerintah RI Ajak Negara G20 Perhatikan Nasib UMKM Kaum Perempuan

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2022 | 18:59 WIB

Terkini

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:38 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB