Ramai Video Bus Ditahan Gegara Kotoran Jatuh di Area Pom Bensin, Wanita Ini Jelaskan Soal Pemakaian Toilet yang Benar

Reza Gunadha | Dita Alvinasari | Suara.com

Rabu, 08 Juni 2022 | 14:56 WIB
Ramai Video Bus Ditahan Gegara Kotoran Jatuh di Area Pom Bensin, Wanita Ini Jelaskan Soal Pemakaian Toilet yang Benar
Penjelasan soal pemakaian toilet bus (Instagram/ @insta_julid)

Kemudian, wanita ini pun menjelaskan soal alasan mengapa penumpang tidak boleh BAB di dalam toilet bus.

Alasannya adalah karena bus tidak memiliki septic tank seperti yang ada di pesawat maupun kendaraan lain.

"Nah terus apasih alasannya toilet ini nggak boleh untuk buang air besar? Karena tidak memiliki septic tank seperti di pesawat dan lain sebagainya yang khusus buat menampung kotoran feses," jelas wanita ini.

Wanita ini selanjutnya menjelaskan asal air yang ada di dalam toilet. Ternyata air terseut berasal dari tandon yang ada di bus.

"Air yang ada di toilet dari mana? Untuk air toiletnya ada dari tandon. Tandon itu biasanya bisa menampung sekitar 100 sampai 200 liter air. Cuma sekarang sudah jarang banget lah ada bus yang bisa menampung tandon tersebut," ungkap wanita ini.

Di akhir videonya, wanita ini menunjukkan saluran septic tank yang ada di bus tersebut.

Setelah ditunjukkan oleh wanita ini, tampak bahwa saluran septic tank tersebut mengarah ke bawah bus, sehingga jika ada penumpang yang buang air kecil ataupun besar, maka akan langsung keluar dari bagian bawah bus.

Wanita ini pun juga menjelaskan bahwa sebagai petugas bus, dirinya sering kali memberikan pemberitahuan kepada penumpang bahwa toilet bus hanya bisa digunakan untuk buang air kecil.

"Makannya aku setiap kali lagi announcement itu selalu kasih point, bahwa bagi seluruh penumpang, ini toilet hanya dapat digunakan untuk buang air kecil saja dan tidak diperuntukan untuk buang air besar," pungkasnya.

Respons Warganet

Video unggahan akun Instagram ini pun menuai berbagai respons dari warganet. Banyak warganet yang menanyakan nasib penumpang yang ingin BAB saat menaiki sebuah bus.

"Jadi kalau orang yang sakit perut itu gimana? Mau BAB kasihan juga perjalanan jauh, macet. Gimana nahannya? Apa harus pakai plastik tampung gitu?" tanya warganet.

"Terus kalau perjalanan jauh mules gimana ya? Soalnya aku kalau nahan BAB sampai keluar keringat dingin. Kalau nahan buang air kecil paling mendengkel doang di perut," ungkap warganet.

"Pertanyaannya, pas naik bus terus kebelet BAB, solusinya bagaimana?" tambah warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terekam Kamera CCTV, Aksi Pria Curi Handphone Diduga Milik Pembeli yang Tertinggal di Toko Kelontong

Terekam Kamera CCTV, Aksi Pria Curi Handphone Diduga Milik Pembeli yang Tertinggal di Toko Kelontong

News | Rabu, 08 Juni 2022 | 14:00 WIB

Bule Ini Diserang Warganet Karena Sebut Belanda Datang ke Indonesia Bukan Untuk Menjajah

Bule Ini Diserang Warganet Karena Sebut Belanda Datang ke Indonesia Bukan Untuk Menjajah

Bali | Rabu, 08 Juni 2022 | 13:28 WIB

Viral Anggota Polres Trenggalek Tandu Warga Meninggal Dunia Menggunakan Kursi Kayu

Viral Anggota Polres Trenggalek Tandu Warga Meninggal Dunia Menggunakan Kursi Kayu

Jatim | Rabu, 08 Juni 2022 | 13:22 WIB

Penyewa Kontrakannya Punya Mulut Rese hingga Bikin Penghuni Lain Nggak Betah Tinggal, Landlord Ini Bingung Cara Usirnya

Penyewa Kontrakannya Punya Mulut Rese hingga Bikin Penghuni Lain Nggak Betah Tinggal, Landlord Ini Bingung Cara Usirnya

News | Rabu, 08 Juni 2022 | 13:19 WIB

Jalan Cor Baru di Grobogan Rusak Akibat Pengendara Nekat Lewat, Netizen: Jangan Salahkan Pemerintah!

Jalan Cor Baru di Grobogan Rusak Akibat Pengendara Nekat Lewat, Netizen: Jangan Salahkan Pemerintah!

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2022 | 12:40 WIB

Viral Video Tubuh Lelaki Ditarik Orangutan, Diduga Sengaja Lewati Pagar Pembatas Demi Konten

Viral Video Tubuh Lelaki Ditarik Orangutan, Diduga Sengaja Lewati Pagar Pembatas Demi Konten

Lifestyle | Rabu, 08 Juni 2022 | 12:29 WIB

Terkini

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:18 WIB

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:08 WIB

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:02 WIB

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB