Pesan Katering Hajatan 700 Porsi, Makanan Datang Hanya Cukup untuk 50 Tamu Undangan, Pengantin Menangis di Pernikahan

Dany Garjito, Fita Nofiana

Jum'at, 10 Juni 2022 | 10:44 WIB
Pesan Katering Hajatan 700 Porsi, Makanan Datang Hanya Cukup untuk 50 Tamu Undangan, Pengantin Menangis di Pernikahan
Katering menipu, pengantin menangis di hari pernikahan (ohbulan)

Suara.com - Dalam sebuah pernikahan, katering menjadi salah satu aspek penting. Bagaimana tidak, katering menjadi suguhan utama untuk para tamu undangan.

Banyak pengantin baru yang memilih menggunakan jasa katering daripada gotong royong dengan anggota keluarga dan warga desa untuk menyiapkan makanan saat pernikahan.

Penggunaan jasa katering secara tidak langsung dapat meringankan beban keluarga calon pengantin bahkan menghemat waktu.

Namun, hal lain terjadi pada salah satu pengantin ketika pihak katering diduga menipu mereka dengan mengurangi jumlah makanan sesuai kesepakatan.

Katering Menipu

Pengantin kena tipu katering (ohbulan)
Pengantin kena tipu katering (ohbulan)

Melansir dari OhBulan!, sebuah cerita berasal dari perempuan yang dikenal sebagai Nurul Norafiza di situs TikTok.

Ia menceritakan mimpi buruk yang menimpanya dan keluarga karena pihak katering telah menipu mereka.

"Hari kebahagiaan berubah menjadi kesedihan. Tragedi paling menyedihkan bagi saya dan keluarga saya," tulisnya di akun Tiktok.

Perempuan itu mengaku kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (4/6/2022) lalu saat pesanan makanan untuk 700 tamu yang hadir tidak bisa disediakan oleh pihak katering.

baca juga

Yang lebih menyebalkan, makanan yang diantar hanya bisa disajikan untuk 50 orang.

"Enggak nyangka, pas udah di depan mata nangis enggak henti-hentinya. Semoga Tuhan membalas di sana," imbuhnya.

Pengantin kena tipu katering (ohbulan)
Pengantin kena tipu katering (ohbulan)

Perempuan tersebut menyatakan bahwa ia awalnya pesan 700 porsi makanan, namun yang muncul di hari H makanan hanya cukup untuk 50 tamu.

Frustrasi dengan tindakan katering, pengantin wanita tidak bisa menahan kesedihannya sebelum ditenangkan oleh beberapa orang yang berada di tempat kejadian.

Saat artikel ini ditulis, rata-rata warganet pun turut bersimpati dengan nasib perempuan ini dan meminta agar ia melapor ke pihak berwajib.

Sayangnya, upacara itu hancur oleh kekacauan karena pengantin yang menangis selama pesta pernikahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhatan Anak soal Ayahnya Ini Bikin Ngakak: Mau Makan Bakso Ditambahin Kecap Tapi yang Keluar...

Curhatan Anak soal Ayahnya Ini Bikin Ngakak: Mau Makan Bakso Ditambahin Kecap Tapi yang Keluar...

Sumbar | Kamis, 09 Juni 2022 | 19:23 WIB

Merasa Wajah Anak Tak Mirip dengannya, Pria ini Syok dan Menyesal Usai Lakukan Tes DNA

Merasa Wajah Anak Tak Mirip dengannya, Pria ini Syok dan Menyesal Usai Lakukan Tes DNA

Hits | Kamis, 09 Juni 2022 | 19:22 WIB

Alami Hal Tak Terduga saat Asyik Nyalon, Viral Video Perempuan Bermasker Ini Jadi Sorotan

Alami Hal Tak Terduga saat Asyik Nyalon, Viral Video Perempuan Bermasker Ini Jadi Sorotan

Lifestyle | Kamis, 09 Juni 2022 | 19:28 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×