Sejarah Sandal Jepit, Naik Motor Pakai Sendal Jepit Bakal Ditilang?

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 19 Juni 2022 | 14:36 WIB
Sejarah Sandal Jepit, Naik Motor Pakai Sendal Jepit Bakal Ditilang?
Ilustrasi Sandal Jepit - Begini Sejarah Sandal Jepit (Pexels)

Suara.com - Menggunakan sandal jepit pada saat berkendara seakan telah menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi jika tujuan berkendara jaraknya yang tidak terlalu jauh dari rumah, namun belakangan isu naik motor pakai sendal jepit ditilang menjadi perbincangan publik lantaran adanya himbauan supaya tidak memamakai sandal jepit saat berkendara. Lantas bagaiman sejarah sandal jepit

Sandal jepit banyak digunakan masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Baik saat berbelanja, bekerja, bermain, dan lain sebagainya. Sandal digunakan sebagai alas kaki untuk melindungi kaki dari panasnya jalanan, benda-benda tajam dan juga kotoran. 

Ternyata, penggunaan sandal jepit sudah ada sejak zaman dulu lho. Penasaran dengan sejarah sandal jepit di nusantara? Simak ulasannya berikut ini. 

Sejarah Terciptanya Sandal Jepit 

Berdasarkan catatan sejarah, sandal jepit sudah ada sejak 4000 tahun sebelum Masehi, tepatnya sejak Zaman Mesir Kuno. Hal ini dapat diidentifikasi melalui penemuan hireoglif tertua di Mesir. Yang kemudian memberi petunjuk mengenai kisah pembuatan sandal jepit. 

Hireoglif menunjukan Raja Menes yang berkuasa pada 3100 sebelum masehi, selalu menyertakan pembuat dari sandal dalam perjalanan kemana pun di pergi.  Sandal yang dibuat pada zaman itu umumnya terbuat dari kayu, kulit kambing, dan serat tanaman dari papirus (palem). 

Di Afrika, sebagian besar penduduk Masai sudah menggunakan bahan kulit dalam pembuatan sandal jepit. Sementara di India, menggunakan bahan dari kayu. Sedangkan di China dan Jepang, banyak yang membuat sandal dari jerami. 

Seiiring dengan berjalannya waktu, budaya mengenakan sandal jepit mulai masuk ke negara-negara lain termasuk Indonesia. Hingga sebagian besar pembuatan sandal japit di dunia kini banyak yang beralih menggunakan bahan kulit dan karet tekstil. 

Sejarah Sandal Jepit Di Indonesia 

Untuk sejarah dikenalnya sandal jepit di Indonesia, belum diketahui secara jelas bagaimana asal muasalnya. Namun, terdapat satu versi pendapat yang menyebut penggunaan sandal jepit sudah ada sejak kerajaan Tarumanegara di Bogor sekitar pada abad ke-7 masehi. 

Hal ini dibuktikan dengan adanya penemuan batu tulis, yang di atasnya berisi tulisan (prasasti) dan telapak kaki raja. Cetakan kaki itulah yang kemudian ditafsirkan sebagai cetakan untuk pembuatan sandal jepit raja. Akan tetapi, tidak ada keterangan di atas batu tersebut apakah benar itu cetakan untuk pembuatan sandal japit atau tidak. 

Penggunaan Sandal Japit Modern Pada Masa Perang Dunia II 

Sandal japit mulai mengalami eksistensi di negara-negara maju seperti Amerika Serikat setelah perang dunia II. Masyarakat tentunya sudah banyak yang menggunakan sandal japit dengan model yang lebih modern. Sandal-sandal tersebut kebanyakan dari Zori (Jepang) yang dibawa oleh para tentara ke Amerika. 

Kemudian, orang-orang di Amerika mulai membuat dan mendesain sandal jepit dengan warna dan motif yang lebih cerah dan unik untuk dikenakan sehari-hari.

Dan sandal tersebut mulai menjadi gaya hidup orang-orang di California pada tahun 1960-an. Sejak saat itulah, penggunaan sandal jepit mulai tersebar hingga negara-negara lain banyak membuat sandal jepit. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasi Patuh Jaya 2022, Pemotor Ini Jadi Sasaran Surat Teguran Karena Pakai Sandal Jepit

Operasi Patuh Jaya 2022, Pemotor Ini Jadi Sasaran Surat Teguran Karena Pakai Sandal Jepit

Bali | Minggu, 19 Juni 2022 | 07:30 WIB

Ikuti Aturan Naik Motor Pakai Sepatu, Curhatan Pria Mau Salat ke Masjid Ini Bikin Ngakak

Ikuti Aturan Naik Motor Pakai Sepatu, Curhatan Pria Mau Salat ke Masjid Ini Bikin Ngakak

Jogja | Sabtu, 18 Juni 2022 | 19:25 WIB

Menyusuri Asal-Usul Lego 90 Tahun Lalu

Menyusuri Asal-Usul Lego 90 Tahun Lalu

Lifestyle | Sabtu, 18 Juni 2022 | 19:07 WIB

Gegara Imbauan Tak Pakai Sandal Jepit saat Naik Motor, Lihat Apa yang Dipakai Pria Ini Pergi Jumatan

Gegara Imbauan Tak Pakai Sandal Jepit saat Naik Motor, Lihat Apa yang Dipakai Pria Ini Pergi Jumatan

Sumut | Sabtu, 18 Juni 2022 | 18:51 WIB

5 Sandal Jepit Paling Mahal di Dunia, Ternyata Hermes Bukan Juaranya

5 Sandal Jepit Paling Mahal di Dunia, Ternyata Hermes Bukan Juaranya

News | Sabtu, 18 Juni 2022 | 17:45 WIB

Ibu-ibu Naik Scoopy Ini Taat Imbauan Tak Bersandal Jepit Hingga Pakai Kebaya Bersepatu Kets

Ibu-ibu Naik Scoopy Ini Taat Imbauan Tak Bersandal Jepit Hingga Pakai Kebaya Bersepatu Kets

Bali | Sabtu, 18 Juni 2022 | 19:00 WIB

Terkini

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:35 WIB

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:27 WIB

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:48 WIB

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:42 WIB

Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap

Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:29 WIB

Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung

Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:58 WIB

Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini

Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:23 WIB