Jokowi Boyong Sejumlah Kotak Putih Untuk Warga Ukraina, Apa Isinya?

Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 29 Juni 2022 | 11:21 WIB
Jokowi Boyong Sejumlah Kotak Putih Untuk Warga Ukraina, Apa Isinya?
Sejumlah kotak putih yang dibawa Jokowi untuk membantu warga Ukraina. (Foto: Muchlis Jr-Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi masih dalam perjalanan menuju Kiev, Ukraina. Dalam perjalanannya itu, Jokowi turut membawa kotak putih yang akan diberikan bagi warga Ukraina.

Dari foto yang dibagikan oleh Biro Pers Sekretariat Presiden, terdapat beberapa kotak putih yang disimpan di person 4 Stasiun Przemysl Glowny, Kota Przemysl, Polandia. Di kotak putih itu terdapat kertas merah putih dengan tulisan Indonesia Humanitarian Aid to the People of Ukraina (Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk Rakyat Ukraina).

Belum diketahui berapa banyak kotak yang diboyong Jokowi ke Ukraina. Kendati begitu, kotak putih tersebut dibawa untuk membantu rakyat Ukraina yang terdampak perang.

Jokowi dan Iriana Jokowi beserta rombongan terbatas berangkat menuju Kiev pada Selasa (28/6/2022) pukul 21.15 waktu setempat.

Presiden Jokowi menaiki Kereta Luar Biasa yang berangkat dari peron 4 Stasiun Przemysl Glowny di kota Przemysl, Polandia, menuju Kyiv, Ukraina pada Selasa (28/6/2022). [ANTARA/Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden]
Presiden Jokowi menaiki Kereta Luar Biasa yang berangkat dari peron 4 Stasiun Przemysl Glowny di kota Przemysl, Polandia, menuju Kyiv, Ukraina pada Selasa (28/6/2022). [ANTARA/Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Jokowi dan Iriana menggunakan Kereta Luar Biasa yang disiapkan Pemerintah Ukraina. Kereta itu juga digunakan oleh pemimpin negara yang berkunjung ke Ukraina beberapa waktu lalu.

Jokowi dan rombongan diperkirakan tiba di Kiev pada Rabu (29/6/2022). Turut mendampingi antara lain Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Di Ukraina, Jokowi bakal bertemu dengan Presiden Volodymyr Zelensky. Pada pertemuan tersebut, Jokowi mendorong Presiden Zelensky untuk membuka ruang dialog dengan Rusia.

"Misinya adalah mengajak Presiden Ukraina, Presiden Zelensky untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian, untuk membangun perdamaian. Karena memang perang harus dihentikan," kata Jokowi dalam pernyataan pers.

Setelah ke Ukraina, Kepala Negara akan bertolak menuju Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Maksud dari pertemuannya itu ialah untuk meminta Rusia menghentikan perang.

"Sekali lagi, dengan misi yang sama saya akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nahdliyin Diajak Doakan Keselamatan Presiden Jokowi di Ukraina

Nahdliyin Diajak Doakan Keselamatan Presiden Jokowi di Ukraina

Bogor | Rabu, 29 Juni 2022 | 11:17 WIB

Presiden Jokowi Kunjungi Ukraina Naik Kereta Luar Biasa dari Polandia

Presiden Jokowi Kunjungi Ukraina Naik Kereta Luar Biasa dari Polandia

| Rabu, 29 Juni 2022 | 10:15 WIB

Tanah Warga Jasinga Disita Satgas BLBI, Hadi Tjahjanto Buka Suara

Tanah Warga Jasinga Disita Satgas BLBI, Hadi Tjahjanto Buka Suara

Jabar | Rabu, 29 Juni 2022 | 09:41 WIB

Jokowi Temui Pemimpin Rusia dan Ukraina, Tawarkan Usulan Koridor Pangan

Jokowi Temui Pemimpin Rusia dan Ukraina, Tawarkan Usulan Koridor Pangan

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2022 | 09:28 WIB

Presiden Jokowi Mohon Doa Memulai Misi Perdamaian Ukraina dan Rusia: Semoga Dimudahkan

Presiden Jokowi Mohon Doa Memulai Misi Perdamaian Ukraina dan Rusia: Semoga Dimudahkan

Sumsel | Rabu, 29 Juni 2022 | 09:16 WIB

Terkini

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:24 WIB

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:20 WIB

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:18 WIB

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:12 WIB

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:10 WIB

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:05 WIB

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo  Trump, Menkomdigi Buka Suara

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:04 WIB

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya:  Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:46 WIB

Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial

Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:33 WIB