Pengusaha Transportasi Desak Pemerintah Tertibkan Angkutan Ilegal

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 30 Juni 2022 | 19:42 WIB
Pengusaha Transportasi Desak Pemerintah Tertibkan Angkutan Ilegal
Ilistrasi angkutan umum. (pixabay)

Suara.com - Pengusaha transportasi yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) meminta pemerintah menertibkan angkutan ilegal di jalan. Sebab, keberadaan angkutan ilegal mengganggu bisnis angkutan yang telah legal.

Ketua DPD Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan mengatakan, saat ini bisnis angkutan transportasi di kota-kota besar tengah bersaing dengan angkutan berbasis aplikasi. Sehingga, perlu ketegasan dari pemerintah untuk menyelamatkan industri transportasi darat

Menurutnya, perlu ada perhatian dan kebijakan khusus agar angkutan konvensional bisa tetap bersaing dengan angkutan online.

"Pemerintah juga harus tegas soal angkutan tidak berizin yang selama ini sangat mengganggu keberlangsungan industri transportasi legal," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Kamis (30/6/2022).

Shafruhan mengungkapkan, beberapa moda angkutan perlu perhatian khusus karena kondisi angkutan umum ini sangat memprihatinkan mulai dari bajaj, bus sedang, dan taksi angkutan pariwisata.

Lebih jauh, dia juga menegaskan soal percepatan revitalisasi bus sedang, percepatan program Jak Lingko, dan Jak Lingko ber-AC.

Sementara di sisi lain, pelatihan pengemudi harus menjadi skala prioritas untuk diberikan perhatian khusus, khususnya soal biaya. Shafruhan berharap adanya integrasi dan konektivitas seluruh moda angkutan.

"Perlu juga menjadi perhatian soal peran PT Transjakarta sebagai operator, tidak sebagai regulator supaya tidak tumpang tindih dengan Dinas Perhubungan," imbuh dia.

Sementara khusus angkutan barang, Shafruhan menambahkan, pengusaha memiliki komitmen dengan program Pemerintah tentang over dimension and over loading (ODOL) yang selama ini menjadi perhatian Kementerian Perhubungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Direndahkan, Sejumlah Pimpinan Organda Majene Geram

Merasa Direndahkan, Sejumlah Pimpinan Organda Majene Geram

Your Say | Selasa, 26 April 2022 | 15:27 WIB

Sambut Keputusan Mudik Diperbolehkan Lagi Tahun Ini, Organda DIY Siap Operasikan 600 Lebih Armada Bus Selama Lebaran

Sambut Keputusan Mudik Diperbolehkan Lagi Tahun Ini, Organda DIY Siap Operasikan 600 Lebih Armada Bus Selama Lebaran

Jogja | Minggu, 17 April 2022 | 18:40 WIB

Angkot di Padang Kalah Saing dengan Ojol, Organda Sumbar: Perkembangan Zaman, Dunia Digital Lebih Praktis

Angkot di Padang Kalah Saing dengan Ojol, Organda Sumbar: Perkembangan Zaman, Dunia Digital Lebih Praktis

Sumbar | Selasa, 08 Maret 2022 | 12:30 WIB

Terkini

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:15 WIB