BNPT: Pergerakan Terorisme Tidak Lepas dari Geopolitik Global

Siswanto Suara.Com
Senin, 04 Juli 2022 | 16:10 WIB
BNPT: Pergerakan Terorisme Tidak Lepas dari Geopolitik Global
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Boy Rafli Amar. (Foto: BNPT)

Suara.com - Pergerakan terorisme tidak lepas dari perkembangan geopolitik global, kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Boy Rafli Amar.

"Di dalam peristiwa perang Ukraina dan Rusia tersebut juga berkaitan dengan isu-isu terorisme," katanya pada diskusi daring bertajuk "Deteksi Dini Modus Perkembangan Gerakan Radikalisme" pada hari ini.

Di satu pihak ada yang mengklaim keikutsertaan ISIS berkedok sebagai tentara bayaran sehingga kondisi yang terjadi berkaitan dengan peta politik keamanan global.

Akibatnya, terjadi peningkatan pergerakan oleh ISIS yang berkaitan dengan perang antara Ukraina dan Rusia. Selain itu, dijelaskan Boy, dampak perang kedua negara tersebut ialah potensi terjadinya krisis ekonomi yang cukup serius.

"Jadi kita akan melihat seberapa tahan Indonesia menghadapinya," kata Boy.

Boy juga menyebutkan dari sejumlah rilis yang dikeluarkan beberapa negara, mereka menyakini akan menghadapi ancaman krisis pangan dan energi di masa depan.

Jika melirik ke Eropa termasuk Amerika Serikat, kata Boy, harga bensin sudah di atas dua euro atau sekitar Rp40 ribu per liter.

Artinya, kata dia, dampak dari perang yang terjadi adalah kelangkaan minyak dan gas. Dalam kondisi tersebut Indonesia akan diuji menghadapi ancaman yang terjadi di sejumlah negara Eropa dan Amerika Serikat.

Kendati demikian, sambung dia, Indonesia patut bersyukur karena masih mampu menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak, termasuk sembilan bahan pokok.

Baca Juga: BNPT: Awal Pandemi Lalu Ada Pihak yang Ingin Mendelegitimasi Pemerintahan yang Sah

"Di belahan dunia lain itu terjadi kegelisahan, apalagi mau memasuki musim dingin dan kelangkaan gas bisa menimbulkan masalah besar," ujarnya.

Ia mengingatkan ancaman krisis pangan, gas, dan minyak tersebut berpotensi dimanfaatkan kelompok terorisme dengan membangun narasi-narasi negatif.

"Jadi, ketimpangan layanan publik bisa jadi pintu masuk dibangunnya semangat permusuhan terhadap negara," kata dia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI