Komdigi Gandeng Duta Damai Perluas Informasi Publik dan Edukasi Digital

Dythia Novianty

Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:47 WIB
Komdigi Gandeng Duta Damai Perluas Informasi Publik dan Edukasi Digital
Ilustrasi era digital. [Buffik/Pixabay]
baca 10 detik
  • Kementerian Kominfo dan BNPT melatih 283 Duta Damai menjadi Penyuluh Informasi Publik untuk perluasan akses informasi pemerintah.
  • Pelatihan yang digelar hybrid di Yogyakarta ini membekali peserta pemahaman isu strategis, termasuk PP Tunas perlindungan anak.
  • Kolaborasi lintas kementerian ini bertujuan memperkuat komunikasi publik menjangkau daerah terpencil dan perbatasan Indonesia.

Suara.com - Upaya memperluas akses informasi publik di era digital terus diperkuat pemerintah. Kementerian Komunikasi dan Digital menggandeng para Duta Damai BNPT untuk menjadi Penyuluh Informasi Publik (PIP), yang akan berperan sebagai mitra strategis komunikasi pemerintah di berbagai daerah.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat penyebaran informasi resmi pemerintah sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat, terutama di wilayah terpencil dan perbatasan.

“Persoalan kebangsaan akan lebih mudah dihadapi jika dikerjakan bersama. Kolaborasi akan memperluas jangkauan dan meningkatkan efektivitas komunikasi publik terkait program prioritas pemerintah,” ujar Fifi Aleyda Yahya, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi.

Ratusan Duta Damai Ikut Pelatihan Komunikasi Publik

Program ini diperkuat melalui kegiatan Bimbingan Teknis Sarana Pelatihan dan Apresiasi (SAPA) PIP 2026 yang digelar secara hybrid di Yogyakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh 283 Duta Damai dari 19 provinsi di Indonesia.

Pelatihan ini membekali peserta dengan kemampuan komunikasi publik digital, termasuk penggunaan sistem pelaporan informasi dan pemahaman terhadap isu strategis pemerintah.

Menurut Fifi, salah satu isu penting yang menjadi fokus edukasi publik adalah kebijakan PP Tunas, yang bertujuan melindungi anak-anak di ruang digital.

Kolaborasi Komdigi dan Duta Damai BNPT untuk perluas informasi publik dan edukasi digital. [Komdigi]
Kolaborasi Komdigi dan Duta Damai BNPT untuk perluas informasi publik dan edukasi digital. [Komdigi]

“Saat ini kita memiliki isu krusial, yakni kebijakan PP Tunas sebagai payung hukum perlindungan anak di ruang digital,” jelasnya dalam keterangan resminya, Jumat (6/3/2026).

Ia menambahkan, ada sejumlah risiko yang perlu diwaspadai ketika anak terlalu dini menggunakan media sosial, mulai dari kecanduan digital, penyalahgunaan data pribadi, hingga gangguan konsentrasi akibat paparan konten berlebihan.

baca juga

“Prinsipnya bukan melarang anak mengakses digital, tetapi menunggu hingga anak siap secara usia, fisik, dan mental,” kata Fifi.

Komdigi dan BNPT Perkuat Sinergi

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan kerja sama antara Kementerian Komunikasi dan Digital dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme untuk memperkuat kolaborasi komunikasi publik.

“Kami di BNPT akan selalu siap bersinergi dengan Komdigi dalam penguatan komunikasi publik, terlebih untuk menyukseskan program prioritas pemerintah,” ujar Sudaryanto, Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT.

Selain BNPT, program Penyuluh Informasi Publik juga melibatkan berbagai kementerian lain seperti Kementerian Agama Republik Indonesia serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Kolaborasi lintas kementerian ini bertujuan memastikan informasi pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara langsung, terutama di wilayah terpencil, perbatasan, dan kepulauan.

Fifi berharap para penyuluh informasi publik dapat menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

“Ketika informasi disampaikan dengan benar dan penuh tanggung jawab, kepercayaan akan tumbuh. Dari kepercayaan itulah persatuan bangsa semakin kuat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komdigi Ungkap Alasan Kuota Internet Hangus Tak Bisa Rollover, Beberkan Dampaknya ke Pelanggan

Komdigi Ungkap Alasan Kuota Internet Hangus Tak Bisa Rollover, Beberkan Dampaknya ke Pelanggan

Tekno | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:05 WIB

Komdigi Kirim Bantuan Starlink ke Wilayah Bencana Aceh, Pemulihan BTS Terus Dipercepat

Komdigi Kirim Bantuan Starlink ke Wilayah Bencana Aceh, Pemulihan BTS Terus Dipercepat

Tekno | Jum'at, 05 Desember 2025 | 12:23 WIB

Komdigi Temukan Situs Coretax Palsu, Mirip Buatan DJP Kemenkeu

Komdigi Temukan Situs Coretax Palsu, Mirip Buatan DJP Kemenkeu

Tekno | Minggu, 23 November 2025 | 15:40 WIB

Komdigi Bidik 60.000 Orang Melek Digital, Lindungi Anak dari Konten Negatif Internet

Komdigi Bidik 60.000 Orang Melek Digital, Lindungi Anak dari Konten Negatif Internet

Tekno | Minggu, 23 November 2025 | 15:38 WIB

Wikipedia hingga ChatGPT Terancam "Kiamat Internet", Koalisi Damai Desak Komdigi Cabut Aturan PSE

Wikipedia hingga ChatGPT Terancam "Kiamat Internet", Koalisi Damai Desak Komdigi Cabut Aturan PSE

Tekno | Jum'at, 21 November 2025 | 12:02 WIB

Komdigi Ancam Blokir Cloudflare, Dituduh Lindungi Situs Judol

Komdigi Ancam Blokir Cloudflare, Dituduh Lindungi Situs Judol

Tekno | Kamis, 20 November 2025 | 12:01 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×