facebook

Hujan Ekstrem di Ambon, Muncul 8 Titik Banjir dan 5 Titik Longsor

Pebriansyah Ariefana
Hujan Ekstrem di Ambon, Muncul 8 Titik Banjir dan 5 Titik Longsor
Kota Ambon diiterjang hujan ekstrem dengan intensitas tinggi sejak Senin kemarin. (Antara)

Hal itu dicatat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Ambon.

Suara.com - Kota Ambon diiterjang hujan ekstrem dengan intensitas tinggi sejak Senin kemarin. Hingga Selasa hari ini ada 8 titik banjir dan 5 lokasi longsor di sana.

Hal itu dicatat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Ambon.

Berdasarkan data yang masuk sementara, terdapat delapan titik banjir diantaranya kawasan RT 006 RW 001 Desa Nania kecamatan Teluk Ambon, RT 12 Desa lata, RT 027/RW 003 Desa Waiheru, kate- Kate Hunuth, RT 002/003 desa Poka, Hative Kecil, Negeri Passo.

Sedangkan tanah longsor akibat hujan deras di kelurahan Batu Meja RT 003/RW 0073, tiga titik di Kelurahan Amantelu, dan negeri Passo serta dua titik pohon tumbang menutupi jalan di depan kampus Unpatti dan di kawasan jembatan Air Besar Passo.

Baca Juga: KPK Kembali Cecar 2 Saksi Kasus Dugaan Pencucian Uang Wali Kota Ambon Non Aktif Richard Louhenapessy

"Curah hujan yang cukup tinggi sejak Selasa pagi pukul 08.00 - 12.30 WIT mengakibatkan sejumlah lokasi terdampak banjir dan tanah longsor di tiga kecamatan di kota Ambon," kata Kepala BPBD kota Ambon, Demy Paays, Selasa.

Dikatakannya, jumlah KK terdampak banjir sebanyak 31 KK dengan jumlah jiwa 135 orang dan 25 rumah tergenang banjir.

Sedangkan 11 KK terdampak longsor mengakibatkan rumah rusak, masyarakat terdampak Longsor sebanyak 45 jiwa, infrastruktur atau fasilitas umum terdampak longsor yakni satu talud penahan tanah.

Petugas telah melakukan pendataan, juga memberikan bantuan berupa gerobak, sekop, terpal dan karung bagi keluarga untuk membersihkan lokasi serta antisipasi terjadinya longsor susulan, ujarnya.

Pihaknya berharap warga Kota Ambon tetap waspada, karena bencana bisa terjadi kapan maupun di mana saja karena intensitas curah hujan diperkirakan masih terus meningkat.

Baca Juga: Empat Kecamatan di Nagan Raya Berpotensi Dilanda Banjir

BPBD meminta masyarakat yang tinggal di lereng gunung maupun bantaran sungai agar selalu waspada dan memperhatikan imbauan atau informasi dari pemerintah melalui media massa dan media sosial.

Komentar