Rajapaksa Mengaku Sudah Tempuh Apapun untuk Atasi Krisis Ekonomi di Sri Lanka

Siswanto

Sabtu, 16 Juli 2022 | 15:08 WIB
Rajapaksa Mengaku Sudah Tempuh Apapun untuk Atasi Krisis Ekonomi di Sri Lanka
Warga Sri Lanka rayakan pengunduran diri Presiden Gotabaya Rajapaksa, Kamis (14/7/2022) waktu setempat. (Foto: AFP)

Suara.com - Presiden Sri Lanka yang melarikan diri, Gotabaya Rajapaksa, mengaku telah melakukan "semua langkah yang mungkin" untuk mencegah krisis ekonomi yang menimpa negara pulau tersebut.

Pekan lalu Rajapaksa kabur dari Sri Lanka di tengah gelombang protes anti pemerintah. Dia terbang ke Maladewa dan kemudian ke Singapura.

Dia telah mengirimkan surat pengunduran diri ke parlemen dan disetujui pada Jumat.

Parlemen Sri Lanka bertemu pada Sabtu untuk memulai proses pemilihan presiden baru.

Dhammika Dasanayake, sekretaris jenderal parlemen, secara formal membacakan surat pengunduran diri Rajapaksa, yang isi lengkapnya belum diungkapkan kepada publik.

Dalam suratnya, Rajapaksa mengatakan krisis keuangan Sri Lanka berakar dari salah urus ekonomi selama bertahun-tahun sebelum dia menjabat sebagai presiden.

Selain itu, pandemi COVID-19 secara drastis telah mengurangi kunjungan wisatawan dan devisa dari pekerja di luar negeri, katanya.

"Adalah keyakinan pribadi saya bahwa saya telah mengambil semua langkah yang mungkin untuk mengatasi krisis ini, termasuk mengundang anggota parlemen membentuk pemerintahan bersatu atau (dari) semua partai," kata Rajapaksa dalam suratnya.

Parlemen akan bertemu lagi pada Selasa untuk menerima pencalonan presiden. Pemungutan suara akan dilakukan pada Rabu.

baca juga

Perdana menteri enam kali, Ranil Wickremesinghe, sekutu klan Rajapaksa yang menjadi wakil tunggal partainya di parlemen, telah dilantik menjadi presiden sementara sampai presiden baru terpilih.

Wickremesinghe, yang juga dituntut mundur oleh demonstran, diajukan sebagai calon presiden partai berkuasa pada Jumat.

Pencalonannya mendorong kemungkinan huru-hara berlanjut jika dia terpilih sebagai presiden.

Calon presiden kubu oposisi adalah Sajith Premadasa, sedangkan anggota senior parlemen dari partai berkuasa Dullas Alahapperuma berpotensi menjadi kuda hitam.

Lebih dari 100 polisi dan aparat keamanan bersenjata senapan bersiaga di jalan-jalan sekitar parlemen pada Sabtu, menjaga barikade dan meriam air untuk mencegah kerusuhan.

Iring-iringan mobil tentara berpatroli di sekitar gedung parlemen, meskipun tidak ada tanda-tanda kemunculan demonstran.

Protes-protes jalanan atas keruntuhan ekonomi Sri Lanka telah berlangsung berbulan-bulan sebelum memuncak pada 9 Juli.

Antrean bahan bakar selama berhari-hari telah menjadi pemandangan umum di negara pulau berpenduduk 22 juta jiwa itu.

Cadangan devisa Sri Lanka nyaris habis dan inflasi mencapai 54,6 persen bulan lalu.

Sri Lanka pada Sabtu menerima tiga pengiriman bahan bakar, kata Menteri Energi Kanchana Wijesekera, gelombang pertama dari beberapa pengiriman selama tiga pekan ke depan.

"Pembayaran sudah selesai untuk ketiga (pengiriman itu)," kata sang menteri di Twitter.

Sumber: Reuters/Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Pelaku Bom Paskah Divonis Penjara 220 Tahun di Sri Lanka

15 Pelaku Bom Paskah Divonis Penjara 220 Tahun di Sri Lanka

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:00 WIB

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB

Kekeringan Parah Melanda Sri Lanka, Angkatan Udara Terbangkan Biksu untuk Berdoa Minta Hujan

Kekeringan Parah Melanda Sri Lanka, Angkatan Udara Terbangkan Biksu untuk Berdoa Minta Hujan

News | Senin, 21 September 2026 | 12:35 WIB

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:19 WIB

Variety Show Dokbak Tour 5 Tayang Juni, Sri Lanka Jadi Destinasi Perdana

Variety Show Dokbak Tour 5 Tayang Juni, Sri Lanka Jadi Destinasi Perdana

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:15 WIB

Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan

Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 10:21 WIB

Timnas Hoki Indonesia Fokus Hadapi Sri Lanka di Semifinal Kualifikasi Asian Games 2026

Timnas Hoki Indonesia Fokus Hadapi Sri Lanka di Semifinal Kualifikasi Asian Games 2026

Sport | Selasa, 07 April 2026 | 10:57 WIB

Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:05 WIB

Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia

Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 21:54 WIB

Gacor! Eks Penyerang Chelsea Langsung Cetak 2 Gol di Laga Debut bersama Timnas Thailand

Gacor! Eks Penyerang Chelsea Langsung Cetak 2 Gol di Laga Debut bersama Timnas Thailand

Bola | Rabu, 19 November 2025 | 08:43 WIB

Terkini

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

×