Mulai Menular di Indonesia, Kemenkes Belum Bisa Temukan Seberapa Cepat BA.2.75 Menyebar di Indonesia

Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 19 Juli 2022 | 15:31 WIB
Mulai Menular di Indonesia, Kemenkes Belum Bisa Temukan Seberapa Cepat BA.2.75 Menyebar di Indonesia
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan keterangan pers di Rumah Sakit Darmais, Jakarta, Selasa (19/7/2022). (ANTARA/Andi Firdaus).

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sempat menyampaikan adanya subvarian BA.2.75 yang mulai menyebar di Indonesia. Akan tetapi, ia belum bisa menyimpulkan tingkat kecepatan penularan subvarian Omicron yang menginfeksi tiga warga Indonesia sejak sepekan lalu.

"Sampai sekarang belum terlihat polanya berapa cepat dia naiknya dibandingkan dengan BA.4 dan BA.5," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam agenda peluncuran kit diagnostik molekuler BioColoMelt-Dx di RS Darmais Jakarta, Selasa (19/7/2022).

Budi menyebut kalau Kemenkes masih meneliti kemampuan BA.2.75 yang saat ini menunjukkan tren peningkatan kasus di India.

Pada pekan lalu, kata dia, BA.2.75 atau yang dikenal di sebagian kalangan pakar ilmu kesehatan dengan sebutan varian Centaurus itu telah terdeteksi di Indonesia, dua kasus berada di Jakarta dan satu lainnya terdeteksi di Bali.

Secara terpisah, Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan BA.2.75 kali pertama dilaporkan dari India pada awal Juni 2022. Saat ini virus tersebut sudah menyebar di sedikitnya 15 negara, di antaranya Jerman, Inggris, Kanada, Jepang, Selandia Baru, Amerika Serikat, Australia, dan Singapura.

"Di India yang kita kenal sebagai negara yang pertama kali melaporkan varian Delta BA.2.75 menyebar dengan cukup cepat," kata Tjandra.

Pakar dari Mayo Clinic menyatakan bahwa peningkatan kasus di India akibat BA.2.75 bersifat eksponensial, walau memang masih harus menunggu data-data lain dalam beberapa pekan mendatang.

"Pembantu Dekan Bidang Riset Arkansas State University juga mengkhawatirkan tentang penyebaran BA.2.75 ini di India yang menurutnya sekarang sudah lebih cepat dari BA.5 di sana," ujarnya.

Menurutnya, kalangan pakar juga memperkirakan BA.2.75 juga akan menyebar cukup cepat di Inggris dan Amerika Serikat. Awalnya hanya di satu negara bagian, sedangkan saat ini sudah ada di tujuh negara bagian Amerika, yaitu California, Illinois, New York, North Carolina, Texas, Washington, dan Wisconsin.

baca juga

"Memang sejauh ini belum ada kepastian tentang pola penularan dan berat ringannya dampak BA.2.75," ucapnya.

Kemunculan BA.2.75 di Indonesia, kata Tjandra, menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 masih ada di tengah masyarakat, sedangkan berbagai perkembangan dapat saja terjadi, termasuk adanya varian atau subvarian baru.

"Tentu tidak perlu panik, tetapi jelas perlu waspada dan mendapatkan data ilmiah yang valid agar penanganan di lapangan dapat berjalan dengan tepat." (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data Covid-19 Kaltim dan Pusat Berbeda, di Peta Resiko Nasional Kemenkes, Balikpapan Masuk Zona Kuning

Data Covid-19 Kaltim dan Pusat Berbeda, di Peta Resiko Nasional Kemenkes, Balikpapan Masuk Zona Kuning

Kaltim | Selasa, 19 Juli 2022 | 12:00 WIB

Penyakit yang Paling Banyak Membuat Jemaah Haji Indonesia Meninggal

Penyakit yang Paling Banyak Membuat Jemaah Haji Indonesia Meninggal

Selebtek | Selasa, 19 Juli 2022 | 07:04 WIB

Kemenkes Ungkap Penyebab Kematian Terbanyak Jemaah Haji di Arab Saudi, Gara-gara Penyakit Apa?

Kemenkes Ungkap Penyebab Kematian Terbanyak Jemaah Haji di Arab Saudi, Gara-gara Penyakit Apa?

Health | Senin, 18 Juli 2022 | 22:11 WIB

Subvarian Omicron BA.2.75 Sudah Masuk Indonesia, Wamenkes: Semua Kasus Sederhana

Subvarian Omicron BA.2.75 Sudah Masuk Indonesia, Wamenkes: Semua Kasus Sederhana

Lampung | Senin, 18 Juli 2022 | 18:05 WIB

Temukan Tiga Kasus Subvarian Omicron BA.2.75 di Indonesia, Wamenkes: Karakternya Seperti Omicron

Temukan Tiga Kasus Subvarian Omicron BA.2.75 di Indonesia, Wamenkes: Karakternya Seperti Omicron

News | Senin, 18 Juli 2022 | 16:34 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×