Menolong Pendatang yang Kesulitan Mencari Kerja di Australia

Siswanto, ABC

Selasa, 19 Juli 2022 | 17:13 WIB
Menolong Pendatang yang Kesulitan Mencari Kerja di Australia
Ilustrasi Pekerja Berjabat Tangan (Pexels/Karolina Grabowska)

Suara.com - Para pendatang yang kini menetap di Australia biasanya mengalami sejumlah hambatan dalam mencari pekerjaan, seperti yang dialami oleh Myint Shwe Meh, pengungsi asal Myanmar.

Meh kini tinggal di Bendigo, kota pedalaman di negara bagian Victoria, sejak sekitar 10 tahun lalu setelah sebelumnya menetap di Melbourne.

Pria berusia 36 tahun itu bekerja di salah satu komunitas namun mengaku ingin mencari pekerjaan lain yang berbeda.

Tapi Meh mengalami hambatan yang harus dia atasi untuk mencari pekerjaan baru. Kemampuan berbahasa Inggrisnya terbatas karena ia baru mempelajarinya setelah berada di Australia.

"Saya sulit menemukan pekerjaan karena Bahasa Inggris saya tidak terlalu bagus," ucapnya.

Namun, hal ini berubah setelah Meh ikut dalam dalam kegiatan GROW Bendigo, sebuah program yang membantu mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi para pendatang saat mencari pekerjaan.

"Ini adalah singkatan dari Growing Regional Opportunities for Work," kata manajer program Petra McLoughlin kepada ABC News.

GROW dilaksanakan sejak tahun 2019 oleh Be.Bendigo, semacam kamar dagang di kota itu.

Menurut McLoughlin, GROW Bendigo telah menyalurkan lebih dari 100 peserta yang berhasil mendapatkan pekerjaan hingga saat ini. Meh adalah salah satunya.

baca juga

"Mereka membantu saya mendapatkan pekerjaan, membantu saya menyiapkan berbagai dokumen, semuanya," ucap Meh.

Program ini didanai oleh pemerintah negara bagian hingga bulan Juni 2023.

"Kami bekerja sama dengan kalangan bisnis dan lembaga penyalur tenaga kerja untuk mencari cara mengubah proses perekrutan yang bisa memberikan peluang bagi masyarakat lokal yang memiliki hambatan untuk bekerja," kata McLoughlin.

Program GROW, katanya, kemudian menjembatani antara pengusaha dan penyalur tenaga kerja yang memiliki pekerja dengan berbagai hambatan untuk bekerja.

Menciptakan peluang

Kolaborasi program ini dengan layanan multikultural setempat, Loddon Campaspe Multicultural Services, dan perusahaan cleaning Spotless telah berhasil penyerap 27 pekerja dari kalangan pendatang di Bendigo.

Spotless mempekerjakan lebih dari 500 orang di kota itu, memberikan layanan non-medis ke rumah sakit.

McLoughlin menyebut saat ini banyak migran dan pengungsi di Bendigo yang ingin mencari pekerjaan.

"Spotless secara tradisional melakukan proses rekrutmen perusahaan melalui jasa iklan, lalu memanggil calon yang memenuhi syarat untuk wawancara.

Layanan multikultural kemudian melatih dan membantu penerimaan pelamar dari beragam latar belakang budaya dan bahasa.

"Kami memberi mereka gambaran nyata seperti apa bekerja di rumah sakit, seperti apa bekerja untuk Spotless," kata McLoughlin.

Dia menyebut perubahan besar yang terjadi dalam proses ini yaitu Spotless melakukan wawancara kelompok.

"Wawancara satu-satu adalah pengalaman yang cukup intensif jika seseorang tidak terbiasa dan tidak berbicara bahasa Inggris sebagai bahasa ibu," katanya.

Mencari pekerja

Program GROW tidak hanya membantu Meh dalam proses rekrutmen untuk pekerjaannya, tetapi juga menghubungkannya dengan pemberi kerja.

"Saya belum pernah mendengar tentang Spotless sebelumnya," ujar Meh.

Manajer program Layanan Multikultural, Sylvia Phan, menyebut pemberi kerja di Bendigo umumnya murah hati memberikan peluang kerja bagi pelamar dengan latar belakang budaya dan bahasa berbeda.

"Di atas kertas, para pencari kerja ini mungkin tak terlihat memiliki semua syarat yang tepat, tapi jika kita bekerja dengan mereka, kita dapat melihat mereka ini pekerja yang baik," tuturnya.

"Pengusaha mencari pekerja yang bisa diandalkan, mencari yang loyal, dan yang ingin belajar. Pekerja dari komunitas multikultural secara umum memenuhi itu semua," tambah Sylvia Phan.

Program ini telah membantu Meh menemukan pekerjaan yang lebih sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.

Meh sekarang bekerja sebagai petugas kebersihan di Bendigo Health, dan menikmati perubahan kondisi kerjanya.

"Pekerjaannya berbeda, membuat kita bisa jalan-jalan ke mana-mana. Saya suka pekerjaan ini," ucapnya.

Istri dan ketiga anaknya, katanya, sama senangnya dengan pekerjaan baru Meh.

Tumbuh inklusi

Menurut Sylvia Phan, para pengusaha perlu mempekerjakan orang dari latar belakang budaya yang sama pada waktu yang sama dan bersama-sama, untuk membantu dalam belajar dan untuk menciptakan lingkungan budaya yang aman.

"Apakah mereka bersedia melakukan hal itu? Jika mereka memiliki kapasitas, saya yakin mereka akan melakukannya," katanya.

Dia juga menyarankan pelatihan kompetensi budaya dan terlibat dengan organisasi seperti Layanan Multikultural.

Dia menyebut pentingnya bagi pengusaha untuk menyediakan lingkungan yang mendukung para pekerjanya.

"Kita berada di pasar tenaga kerja yang begitu ketat saat ini. Kalangan bisnis ingin menemukan pekerja yang akan tetap bersama mereka," katanya.

Untuk itu, kata Phan, pemberi kerja harus menawarkan lingkungan kerja di mana mereka dapat melihat dirinya bekerja untuk waktu yang lama.

Melibatkan pekerja

Sylvia Phan menambahkan, ada sejumlah alasan mengapa program GROW Bendigo berhasil dalam menjembatani Layanan Multikultural dan pihak Spotless.

Dia menyebut pihaknya telah memberikan keterampilan yang diperlukan oleh calon pekerja, serta pihak Spotless yang telah menciptakan lingkungan kerja yang membuat pekerjanya betah.

"Jika ada masalah, pemberi kerja ini akan datang ke kami menyampaikan masalah tentang pekerja yang bersangkutan," katanya.

Layanan Multikultural, katanya, akan menyediakan dukungan dwibahasa untuk menangani permasalahan tersebut.

Menurut Manajer GROW Petra McLoughlin, program ini lebih dari sekadar mendapatkan pekerjaan bagi pendatang di Bendigo.

"Jadi bukan hanya agar mereka bisa mendapatkan pekerjaan, mendorong perekonomian, tapi juga memungkinkan mereka menyatu dan berbaur dengan masyarakat kita," katanya.

Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari artikel ABC News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar

Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar

News | Kamis, 10 September 2026 | 09:27 WIB

Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas

Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:23 WIB

Dilirik Aja Dulu, Harga Emas Antam Lagi Meroket Jadi Rp2.625.000/Gram

Dilirik Aja Dulu, Harga Emas Antam Lagi Meroket Jadi Rp2.625.000/Gram

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM

IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:16 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Nasional Tembus Rp91.000 per Kg, Naik Hampir Rp8.000

Harga Cabai Rawit Merah Nasional Tembus Rp91.000 per Kg, Naik Hampir Rp8.000

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:15 WIB

Blusukan ke Pelosok Sumut, Kepala Unit BRI Ini Temukan Sisi Lain Perjuangan UMKM

Blusukan ke Pelosok Sumut, Kepala Unit BRI Ini Temukan Sisi Lain Perjuangan UMKM

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 09:14 WIB

Kenapa Syahrini Sangat Kaya? OOTD Nonton Konser Tembus Rp37 M Bikin Heboh

Kenapa Syahrini Sangat Kaya? OOTD Nonton Konser Tembus Rp37 M Bikin Heboh

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 09:05 WIB

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 09:00 WIB

Dony Oskaria Dengar Sewa Gedung Telkom oleh BGN di Atas Harga Pasar

Dony Oskaria Dengar Sewa Gedung Telkom oleh BGN di Atas Harga Pasar

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 08:59 WIB

KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini

KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini

News | Kamis, 10 September 2026 | 08:43 WIB

Terkini

Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas

Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:23 WIB

Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah

Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah

Riau | Kamis, 10 September 2026 | 09:22 WIB

Dilirik Aja Dulu, Harga Emas Antam Lagi Meroket Jadi Rp2.625.000/Gram

Dilirik Aja Dulu, Harga Emas Antam Lagi Meroket Jadi Rp2.625.000/Gram

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM

IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:16 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Nasional Tembus Rp91.000 per Kg, Naik Hampir Rp8.000

Harga Cabai Rawit Merah Nasional Tembus Rp91.000 per Kg, Naik Hampir Rp8.000

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:15 WIB

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:15 WIB

Blusukan ke Pelosok Sumut, Kepala Unit BRI Ini Temukan Sisi Lain Perjuangan UMKM

Blusukan ke Pelosok Sumut, Kepala Unit BRI Ini Temukan Sisi Lain Perjuangan UMKM

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 09:14 WIB

Kenapa Syahrini Sangat Kaya? OOTD Nonton Konser Tembus Rp37 M Bikin Heboh

Kenapa Syahrini Sangat Kaya? OOTD Nonton Konser Tembus Rp37 M Bikin Heboh

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 09:05 WIB

Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron

Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron

Kalbar | Kamis, 10 September 2026 | 09:02 WIB

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 09:00 WIB

×