Alasan Tak Terduga Subvarian Omicron BA.2.75 Dijuluki Centaurus

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 19 Juli 2022 | 18:07 WIB
Alasan Tak Terduga Subvarian Omicron BA.2.75 Dijuluki Centaurus
Ilustrasi Omicron Covid-19. [Envato]

Kasus Covid-19 subvarian omicron BA.2.75 yang baru-baru ini terdeteksi di sejumlah negara dijuluki “centaurus”. Subvarian omicron centaurus ini baru saja terdeteksi di Singapura pada 18 Juli 2022, setelah pasien melakukan perjalanan ke India.

Terbaru, subvarian centaurus juga dikabarkan telah masuk ke Indonesia. Ada tiga kasus centaurus di Tanah Air, di mana dua kasus ditemukan di Jakarta dan satu kasus di Bali.

Lalu, apa itu subvarian Centaurus dan mengapa dinamakan Centaurus? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Menyadur Washington Post, subvarian centaurus merupakan strain BA.2.75 dari virus corona subvarian omicron. Diketahui, nama centaurus sendiri bukanlah nama resmi yang digunakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Nama centaurus ternyata merupakan nama julukan yang diberikan oleh Xabier Ostale, seorang fanatik lockdown dan kerap aktif di media sosial.

Dalam akun Twitternya, Ostale mengunggah sebuah cuitan yang ia tujukan untuk menamai varian Covid-19 yang baru terdeteksi.

Aku memberikan nama baru BA.2.75 varian setelah galaxy. Nama barunya adalah strain Centaurus. Terbiasalah, sekarang aku yang memimpin pandemi,” tulis Xabier Ostale dalam Twitternya tersebut.

Julukan centaurus oleh Xabier Ostale ini menarik perhatian para ilmuwan. Sejak diunggah pada 1 Juli 2022 lalu, sebutan Centaurus yang mengacu pada subvarian omicron dilaporkan terus digunakan di sekitar 10 negara.

Tidak hanya di Twitter, nama centaurus juga dipakai oleh media dalam berita-berita utama seputar varian BA.2.75 di seluruh dunia. Bahkan kabarnya, pencarian Google terkait dengan istilah centaurus juga melonjak.

baca juga

Julukan centaurus tersebut ternyata mendapatkan perhatian publik. Penggunaan julukan yang diambil dari galaksi tersebut juga diambil dari nama bapak centaur dalam mitologi Yunani. 

Penjulukan varian Covid-19 yang dilakukan oleh Ostale telah menyalakan kembali perdebatan tentang cara terbaik untuk menemai varian virus corona dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi persepsi publik.

Beberapa pihak menyebut nama tersebut cukup kreatif, sehingga dinilai bisa mudah diingat oleh seseorang. Hal tersebut disebut-sebut bisa membantu masyarakat bisa memberikan perhatian yang lebih pada varian Covid-19 yang baru.

Sebagai varian dengan nama yang kurang mudah diingat yaitu BA.4 dan BA.5, memicu infeksi di Amerika Serikat dan Eropa. WHO sendiri tidak memberikan nama BA.2.75 atau menyebutnya Centaurus.

Namun, ada beberapa pihak yang tidak terima penamaan varian Covid-19 baru tersebut diambil acak dari unggahan Twitter seseorang.

Saat ini, WHO tengah melacak BA.2.75 tetapi belum menganggapnya sebagai “varian yang mengkhawatirkan” dan mengatakan masih dini untuk menentukan kemampuan varian itu untuk menghindari kekebalan tubuh atau tingkat keparahannya.

Sementara itu, terkait dengan centaurus, masih belum jelas apakah varian virus itu bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius dibandingan varian omicron yang lain.

Meskipun demikian, para ilmuwan menilai ada kemungkinan virus bisa mengatasi kekebalan vaksin yang terbentuk sebelumnya.

WHO sendiri telah berusaha memperingatkan kepada masyarakat bahwa pandemi ini masih ada dan belum berakhir, dengan munculnya berbagai subvarian omicron terbaru sehingga meningkatkan infeksi di seluruh dunia.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Negara yang Diserang Subvarian Omicron Centaurus Selain Indonesia

Daftar Negara yang Diserang Subvarian Omicron Centaurus Selain Indonesia

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 16:38 WIB

Serba-serbi Omicron BA.2.75 atau Centaurus: dari Gejala hingga Penularan

Serba-serbi Omicron BA.2.75 atau Centaurus: dari Gejala hingga Penularan

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 15:38 WIB

Mulai Menular di Indonesia, Kemenkes Belum Bisa Temukan Seberapa Cepat BA.2.75 Menyebar di Indonesia

Mulai Menular di Indonesia, Kemenkes Belum Bisa Temukan Seberapa Cepat BA.2.75 Menyebar di Indonesia

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 15:31 WIB

Daftar Prokes Agar Sekolah Aman dari Covid-19

Daftar Prokes Agar Sekolah Aman dari Covid-19

Tantrum | Selasa, 19 Juli 2022 | 14:57 WIB

Kadis Kesehatan Padangsidimpuan Ditahan

Kadis Kesehatan Padangsidimpuan Ditahan

Sumut | Selasa, 19 Juli 2022 | 14:07 WIB

Ilmuwan: Perubahan Gejala Utama Covid-19 Varian Baru Tanda Mutasi Virus

Ilmuwan: Perubahan Gejala Utama Covid-19 Varian Baru Tanda Mutasi Virus

Selebtek | Selasa, 19 Juli 2022 | 13:42 WIB

Terkini

Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran

Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?

Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M

Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M

Entertainment | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang

Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang

Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang

Bekaci | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:09 WIB

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah

Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:00 WIB

5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online

5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor

Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor

Otomotif | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:56 WIB

Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu

Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:45 WIB

×