Dinilai Berkompeten dalam Ekonomi Umat, Waketum MUI Kiai Marsudi Terima Gelar Tokoh Penggerak Koperasi Utama

Arief Apriadi | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 23 Juli 2022 | 23:59 WIB
Dinilai Berkompeten dalam Ekonomi Umat, Waketum MUI Kiai Marsudi Terima Gelar Tokoh Penggerak Koperasi Utama
Ketua PBNU Marsudi Syuhud. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) memberikan anugerah penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi Utama atau gelar tertinggi kepada Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud di Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (23/7/2022).

Penghargaan tersebut diserahkan pada Puncak Hari Peringatan Koperasi ke-72 oleh Ketua Umum Dekopin, Nurdin Halid.

"Yang menerima penghargaan ini personal yaitu Dr KH Marsudi Syuhud selaku pendiri Inkopontren yang sekarang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan di i
Inkopontren," ujar Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Mohamad Sukri kepada wartawan, Sabtu (23/7/2022).

Sukri menilai Kiai Marsudi sangat berjasa dalam membangun Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren). Sehingga, pihaknya memberikan penghargaan tokoh Penggerak Koperasi Utama.

"Beliau ini (Kiai Marsudi) dinilai sangat berjasa karena pernah merintis dan mendirikan Inkopontren pada tahun 1994 hingga sekarang Inkopontren masih eksis maka eksistensinya bukan hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri," ungkap Sukri.

Selain itu, Dewan Koperasi Indonesia kata Sukri juga menilai Kiai Marsudi termasuk orang yang langka yang masih mau perhatian pada ekonomi umat.

"Beliau (Kiai Marsudi) memperoleh penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi Utama yaitu penghargaan tertinggi pribadi atau personal dari gerakan koperasi," tandasnya.

Dalam acara tersebut hadir pula Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Gagasan Revolusi Akhlak Habib Rizieq Sesuai Keinginan Jokowi, Anwar Abbas: Bukan Sesuatu yang Harus Ditakutkan

Sebut Gagasan Revolusi Akhlak Habib Rizieq Sesuai Keinginan Jokowi, Anwar Abbas: Bukan Sesuatu yang Harus Ditakutkan

News | Jum'at, 22 Juli 2022 | 10:51 WIB

Ramai Perdebatan Warganet Soal Klarifikasi Mixue yang Dituding Belum Memiliki Sertifikat Halal MUI

Ramai Perdebatan Warganet Soal Klarifikasi Mixue yang Dituding Belum Memiliki Sertifikat Halal MUI

News | Kamis, 21 Juli 2022 | 19:38 WIB

Pria yang Ngaku Dewa Matahari di Lebak Ditolak Warga, Tidak Boleh Kembali ke Sawarna

Pria yang Ngaku Dewa Matahari di Lebak Ditolak Warga, Tidak Boleh Kembali ke Sawarna

Banten | Kamis, 14 Juli 2022 | 22:32 WIB

Mau Gagalkan Putusan PN Surabaya Soal Pernikahan Beda Agama, 4 Orang Ini Gugat PN, MA, MUI, PGI sampai Pondok Pesantren

Mau Gagalkan Putusan PN Surabaya Soal Pernikahan Beda Agama, 4 Orang Ini Gugat PN, MA, MUI, PGI sampai Pondok Pesantren

Jatim | Kamis, 14 Juli 2022 | 14:11 WIB

Tabib di Serang Ngaku Titisan Nabi Khidir, Sekretaris MUI Serang Beri Teguran Keras

Tabib di Serang Ngaku Titisan Nabi Khidir, Sekretaris MUI Serang Beri Teguran Keras

Banten | Kamis, 14 Juli 2022 | 13:59 WIB

7 Fakta Natrom dari Bekasi yang Mengaku Dewa Matahari hingga Melarang Salat

7 Fakta Natrom dari Bekasi yang Mengaku Dewa Matahari hingga Melarang Salat

| Rabu, 13 Juli 2022 | 20:44 WIB

Terkini

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:31 WIB

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:28 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:20 WIB

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

News | Kamis, 30 April 2026 | 05:55 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB