Mengetahui Sistem Pencernaan Manusia, Proses Panjang Mengolah Makanan di Dalam Tubuh

Rifan Aditya

Minggu, 24 Juli 2022 | 13:15 WIB
Mengetahui Sistem Pencernaan Manusia, Proses Panjang Mengolah Makanan di Dalam Tubuh
sistem pencernaan manusia

Suara.com - Ketika Anda mengkonsumsi makanan atau minuman, apa yang Anda konsumsi tersebut akan melalui sistem pencernaan manusia yang panjang. Semua berjalan otomatis sebab sistem ini sudah sedemikian rupa tertata rapi, menjalankan fungsinya masing-masing.

Tapi pernahkah kamu bertanya-tanya, apa saja organ pencernaan atau bagian tubuh yang dilewati makanan dan proses apa yang terjadi di dalamnya?

Nah untuk menjawab pertanyaan tersebut, dan sebagai pengetahuan umum, berikut dijelaskan secara singkat mengenai sistem pencernaan manusia, dari bagian mulut hingga bagian pengeluaran feses atau urine.

1. Mulut

Pada tahap pertama makanan akan masuk ke bagian mulut, dan terjadi pencernaan mekanis dengan gerakan dan kimiawi dengan enzim di air liur. Makanan yang dikunyah ditujukan untuk dihaluskan, sehingga memudahkan proses berikutnya di organ selanjutnya.

2. Masuk ke Kerongkongan

Juga dikenal dengan saluran esofagus, merupakan saluran yang menghubungkan mulut dengan bagian lambung. Makanan yang sudah dicerna di mulut kemudian disalurkan ke bagian lambung dengan gerakan peristaltik.

Pada bagian ujung tenggorokan dikenal bagian sfingter yang merupakan otot berbentuk cincin. Otot ini yang memungkinkan makanan masuk lambung dan mencegah makanan kembali ke kerongkongan.

3. Bagian Lambung

baca juga

Berukuran dua kepalan tangan, lambung terletak antara esofagus dan usus halus di bagian perut atas. Lambung sendiri memiliki tiga fungsi utama, yakni menyimpan makanan dan cairan yang tertelan, mencampur makanan dan cairan pencernaan yang diproduksinya, dan perlahan menyalurkannya ke bagian usus kecil. Proses kimia juga terjadi di bagian ini dan ada pula penyerapan zat spesifik di lambung.

4. Hati, Pankreas, dan Empedu

Tidak secara langsung dilewati oleh makanan, namun ketiga organ ini berperan aktif dalam proses pencernaan. Enzim dna berbagai zat yang diproduksi ketiga organ ini akan membantu proses pencernaan di usus halus, sehingga dapat mengoptimalkan pencernaan dan menjaga agar dinding usus halus tidak terluka.

5. Masuk ke Usus Halus

Bagian ini merupakan saluran kecil yang memiliki lebar sekitar 2,5 cm dengan panjang mencapai 10 m. Usus halus terdiri dari tiga bagian, duodenum, jejunum, dan ileum.

Pada bagian duodenum terjadi pencernaan secara kimiawi, dengan bantuan senyawa dan enzim dari hati, pankreas, dan empedu tadi. Ketika makanan meninggalkan usus halus, 90% nutrisinya sudah diserap oleh tubuh untuk diedarkan ke seluruh tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Sistem Pencernaan Manusia dan Fungsi Tiap Organ, Mulai dari Mulut hingga Usus Besar

Mengenal Sistem Pencernaan Manusia dan Fungsi Tiap Organ, Mulai dari Mulut hingga Usus Besar

Tekno | Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:30 WIB

Tahapan Sistem Pencernaan Manusia dan Organ Utamanya

Tahapan Sistem Pencernaan Manusia dan Organ Utamanya

Jogja | Sabtu, 30 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Sistem Pencernaan Manusia: Tahap, Komponen dan Organ Utamanya

Sistem Pencernaan Manusia: Tahap, Komponen dan Organ Utamanya

Tekno | Jum'at, 24 September 2021 | 19:28 WIB

Sistem Pencernaan Manusia dan Fungsi Pentingnya untuk Kesehatan Tubuh

Sistem Pencernaan Manusia dan Fungsi Pentingnya untuk Kesehatan Tubuh

Tekno | Senin, 07 Desember 2020 | 06:40 WIB

Terkini

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

Ngaku Bukan Triliuner, Kerry Riza Nyatakan Tak Bisa Bayar Uang Pengganti Rp13,5 Triliun

Ngaku Bukan Triliuner, Kerry Riza Nyatakan Tak Bisa Bayar Uang Pengganti Rp13,5 Triliun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:05 WIB

×