Sejarah Lengkap Konflik China dan Taiwan yang Berdampak Hingga Sekarang

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:53 WIB
Sejarah Lengkap Konflik China dan Taiwan yang Berdampak Hingga Sekarang
Ilustrasi Bendera China dan Taiwan. [Dok.Antara]

China dan Taiwan sejak dulu saling berkonflik. Keduanya menjadi pembahasan kembali lantaran China mengeluarkan kebijakan satu China. Selain itu, konflik antar keduanya semakin terlihat saat perwakilan dari Amerika Serikat, Nancy Pelosi datang berkunjung. Berikut ini sejarah konflik China dan Taiwan.

Penduduk asli Taiwan adalah orang Austronesia yang berasal dari China Selatan. Pulau Taiwan ditemukan pada 239 Masehi. Saat itu yakni ketika seorang kaisar mengirim pasukan untuk meneliti wilayah tersebut. Ini adalah sejarah versi bangsa China untuk mengklaim wilayah Taiwan.

Menyadur BBC, pada abad ke 17, banyak imigran yang berasal dari Tiongkok mulai berdatangan. Mereka pun berkeluarga dan memiliki keturunan di sana.

Tahun 1895, Jepang menang dalam peperangan Sino-Jepang dan Pemerintahan Qing harus menyerahkan Taiwan ke Jepang. Pasca Perang Dunia II, Jepang menyerah dan melepaskan wilayah Taiwan yang telah diambilnya dari China. Republik China pun mulai memimpin Taiwan dengan persetujuan sekutunya, Amerika dan Inggris.

Namun, beberapa tahun kemudian muncul perang saudara di China. Pasukan Chiang Kai Shek kalah oleh Komunis Mao Zedong. Chiang dan penduduknya pun melarikan diri ke Taiwan tahun 1949.

Kelompok inilah yang kemudian memimpin Taiwan. Mereka mendominasi politik Taiwan meski hanya 14% dari total populasi. Chiang pun memimpin selama 25 tahun berikutnya.

Ada gejolak politik di dalamnya. Banyak masyarakat yang tidak suka pemerintahan komunis dan akhirnya muncullah demokratisasi.

Saat pengadingan, Chiang selalu mengklaim mewakili seluruh China dalam tindakan politiknya. Ia pun memegang kursi China di PBB dan diakui oleh negara Barat sebagai satu-satunya pemerintahan China. 

Namun pada 1970an, banyak negara yang beranggapan bahwa pemerintah Taipei tidak dapat lagi dianggap mewakili Tiongkok. Kemudian pada 1971, PBB mengeluarkan China dan mengalihkan kepemimpinan politik China ke Beijing, bukan Taiwan. Sejak saat itu, negara yang mengakui China secara diplomatis turun drastis menjadi hanya 15 negara.

baca juga

Hubungan antara China dan Taiwan membaik saat adanya rencana investasi di China pada 1980an. Pada 1991, keduanya menyatakan bahwa Perang Saudara telah berakhir.

China menawarkan pilihan "Satu Negara Dua Sistem" yang memungkinkan otonomi Taiwan yang signifikan jika Taiwan setuju untuk ada di bawah kendali Beijing. Sistem ini berhasil membuat Hong Kong kembali ke China tahun 1991. Namun, Taiwan menolak.

Usaha masih terus dilakukan dan sampai puncaknya saat Beijing menekan perusahaan internasional agar membuat Taiwan tundak. Jika gagal maka akan memblokir mereka berbisnis di China. Semakin hari keduanya masih bersitegang dan belum bersatu.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh! Dibayangi Ketegangan Geopolitik AS dan China, Nilai Tukar Rupiah Diproyeksikan Melemah

Duh! Dibayangi Ketegangan Geopolitik AS dan China, Nilai Tukar Rupiah Diproyeksikan Melemah

Surakarta | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 09:51 WIB

Kapal Selam Nuklir China Bersiaga di Perairan Taiwan

Kapal Selam Nuklir China Bersiaga di Perairan Taiwan

Jatim | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 08:30 WIB

China Kerahkan Kapal Selam Bertenaga Nuklir di Dekat Taiwan

China Kerahkan Kapal Selam Bertenaga Nuklir di Dekat Taiwan

News | Kamis, 04 Agustus 2022 | 23:27 WIB

Perempuan Membabibuta Serang Bocah TK di China, Kabur Tertangkap Setelah Dikejar Ribuan Polisi

Perempuan Membabibuta Serang Bocah TK di China, Kabur Tertangkap Setelah Dikejar Ribuan Polisi

Malang | Kamis, 04 Agustus 2022 | 22:38 WIB

Ekonomi Indonesia Terancam Terguncang Jika China dan Taiwan Perang, Ini Alasannya

Ekonomi Indonesia Terancam Terguncang Jika China dan Taiwan Perang, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2022 | 14:48 WIB

Terkini

6 HP Midrange dengan Slot microSD Eksternal, Bisa Tambah Memori hingga 2TB

6 HP Midrange dengan Slot microSD Eksternal, Bisa Tambah Memori hingga 2TB

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Prabowo Sanjung Menteri yang Libur Tetap Kerja: Tak Sanggup Minggir, Banyak yang Ingin Gantikan

Prabowo Sanjung Menteri yang Libur Tetap Kerja: Tak Sanggup Minggir, Banyak yang Ingin Gantikan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Walhi Kritik Menhut Raja Juli ke Kalteng: Jangan Cuma Gimmick Semprot Api, Mana Solusinya?

Walhi Kritik Menhut Raja Juli ke Kalteng: Jangan Cuma Gimmick Semprot Api, Mana Solusinya?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Tubuh Perempuan di Balik Energi Bersih dan Ketidakadilan Geografis

Tubuh Perempuan di Balik Energi Bersih dan Ketidakadilan Geografis

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Eks Pemain Keturunan Indonesia Gagalkan Patrick Kluivert Acak-acak Timnas Belanda

Eks Pemain Keturunan Indonesia Gagalkan Patrick Kluivert Acak-acak Timnas Belanda

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi

Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi

Jakarta | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Minyak dan LPG, Bahlil Jawab: Siap Laksanakan

Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Minyak dan LPG, Bahlil Jawab: Siap Laksanakan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!

Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?

Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Prabowo: Respons Kita di NTT Sangat Cepat dan Masif, Negara Hadir

Prabowo: Respons Kita di NTT Sangat Cepat dan Masif, Negara Hadir

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:40 WIB

×