Cegah Jakarta Tenggelam Pada 2050 Akibat Penurunan Permukaan Tanah, PAM Jaya Tingkatkan Layanan Air

Siswanto, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 08 Agustus 2022 | 15:41 WIB
Cegah Jakarta Tenggelam Pada 2050 Akibat Penurunan Permukaan Tanah, PAM Jaya Tingkatkan Layanan Air
Kepadatan pemukiman penduduk terlihat dari ketinggian di salah satu kawasan di Jakarta, Rabu (28/9/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin kembali mengingatkan soal prediksi 90 persen daerah Ibu Kota Jakarta, khususnya wilayah utara, terancam tenggelam pada 2050 karena terjadi penurunan permukaan tanah.

Penurunan permukaan tanah terjadi karena sejumlah aspek, antara lain karena penyedotan air tanah yang tidak terkendali.

"Dalam waktu yang tidak lama lagi, ketika memang ini terus berlangsung, di tahun 2050 diprediksikan 90 persen dari wilayah Jakarta, terutama di bagian utara, itu akan bisa tenggelam karena budaya atau kemudian penggunaan air yang tidak segera diselesaikan," ujar Arief dalam diskusi, Senin (8/8/2022).

Untuk mengantisipasi penurunan muka tanah, menurut Arief, salah satu caranya dengan PAM meningkatkan pelayanan air kepada masyarakat.  

Saat ini, cakupan layanan PAM baru 66 persen untuk seluruh wilayah Jakarta. Masih ada 34 persen lagi wilayah yang belum terjangkau layanan air.

Arief mengatakan PAM menargetkan pada tahun 2030 seluruh wilayah sudah terjangkai layanan air.

"Yang menjadi isu kami, PAM Jaya, dari sisi penyediaan air minum saat ini belum cakupannya memenuhi dari keinginan masyarakat DKI Jakarta, harapannya kita bisa melakukan supply cakupan mencapai 100 persen nantinya," kata Arief.

Untuk mencapai target, PAM secara bertahap menambah pasokan air. PAM akan mulai dengan menambah 11 ribu liter per detik air baku saat ini, dari sistem penyediaan air minum Jatiluhur hingga SPAM Karian Serpong.

"Ini menjadi salah satu concern dari PAM dan Pemprov DKI karena efek ekologi proses ini cukup banyak. Seperti perubahan kondisi lingkungan dan kesehatan warga karena kontaminasi air tanah. Ini pun menjadi efek dari proses pengambilan air tanah itu sendiri," katanya.

baca juga

Isu bersama

Penurunan permukaan tanah Jakarta menjadi perhatian banyak pihak sejak bertahun-tahun yang lalu.

World Economic Forum memprediksi Jakarta akan tenggelam pada 2050.

Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria beberapa waktu yang lalu mengatakan masalah itu pula yang dijadikan salah satu alasan ibu kota negara dipindah ke Kalimantan Timur. 

"Berbagai program sudah disusun. Salah satu di antaranya yang dilakukan Pak Jokowi memindahkan ibu kota juga selain mengurangi kemacetan, pemerataan pendapatan, kemudian banjir termasuk tadi mengurangi turunnya muka air tanah dan sebagainya," kata Riza, Senin (28/3/2022).

Masalah itu, dikatakan Riza, menjadi pekerjaan rumah pemerintah Jakarta sejak lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:38 WIB

Dihujani Kritik Buntut Proyek Pipa Bikin Macet, Dirut PAM Jaya Jawab Begini

Dihujani Kritik Buntut Proyek Pipa Bikin Macet, Dirut PAM Jaya Jawab Begini

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:24 WIB

Ironi Jakarta Menuju Kota Global: Aspal Terus Dibongkar Akibat Tak Punya Sarana Utilitas Terpadu

Ironi Jakarta Menuju Kota Global: Aspal Terus Dibongkar Akibat Tak Punya Sarana Utilitas Terpadu

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:53 WIB

Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?

Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?

News | Senin, 02 Februari 2026 | 20:36 WIB

Alarm Jakarta Tenggelam: Muhammadiyah Desak PAM Jaya Jadi 'PT' untuk Hentikan Sedot Air Tanah

Alarm Jakarta Tenggelam: Muhammadiyah Desak PAM Jaya Jadi 'PT' untuk Hentikan Sedot Air Tanah

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 11:49 WIB

Melawan Jakarta Tenggelam: Limbah Elektronik Jadi Peringatan Dini Banjir

Melawan Jakarta Tenggelam: Limbah Elektronik Jadi Peringatan Dini Banjir

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 06:50 WIB

5 Tahun Lagi Diprediksi Tenggelam, Bagaimana Nasib Warga Jakarta Bisa Dapatkan Air Bersih?

5 Tahun Lagi Diprediksi Tenggelam, Bagaimana Nasib Warga Jakarta Bisa Dapatkan Air Bersih?

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 07:30 WIB

Jakarta 2050: Antara Kampung Akuarium dan Kecemasan Warga Muara Angke

Jakarta 2050: Antara Kampung Akuarium dan Kecemasan Warga Muara Angke

Video | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:00 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×