Sejarah Konferensi Asia Afrika, Tujuan dan Hasilnya

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:24 WIB
Sejarah Konferensi Asia Afrika, Tujuan dan Hasilnya
sejarah Konferensi Asia Afrika - Ilustrasi - Napak tilas Konferensi Asia Afrika dari Hotel Savoy Homann menuju Gedung Merdeka, Bandung, Jumat (24/4).
  1. Penghormatan terhadap hak asasi manusia dasar serta tujuan dan prinsip yang terkandung dalam piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (Perserikatan Bangsa-Bangsa)
  2. Penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial semua negara
  3. Mengakui kesetaraan semua kelompok etnis dan kesetaraan semua bangsa, besar dan kecil
  4. Jangan campur tangan atau ikut campur dalam masalah domestik negara lain
  5. Menghormati hak setiap negara untuk membela diri secara individu atau kolektif sesuai dengan Piagam PBB
  6. Jangan gunakan aturan pertahanan kolektif untuk bertindak demi kepentingan khusus satu kekuatan besar dan jangan melakukannya terhadap negara lain
  7. Jangan mengambil tindakan atau ancaman agresi atau menggunakan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik suatu negara.
  8. Menyelesaikan semua perselisihan internasional dengan cara damai, seperti negosiasi, perjanjian, arbitrase (penyelesaian masalah hukum), atau cara damai lainnya, sesuai dengan pilihan pihak-pihak yang bersangkutan sesuai dengan Piagam PBB.
  9. Mempromosikan kepentingan dan kerja sama bersama
  10. Menghormati hukum dan kewajiban internasional

4. Dampaknya

Keputusan akhir Konferensi Asia Afrika menggarisbawahi perlunya negara-negara berkembang untuk melonggarkan ketergantungan ekonomi mereka. Mereka memutuskan negara-negara industri terkemuka dengan memberikan bantuan teknis satu sama lain melalui pertukaran para ahli.

Selain itu, untuk beberapa negara yang paling terkemuka akan memberikan beberapa bantuan teknis untuk proyek-proyek pembangunan, serta pertukaran pengetahuan teknologi, cara dan kelembagaan, pelatihan dan penelitian regional.

Pada tahun 2005, ketika konferensi mencapai sekitar 50 tahun komite berusaha untuk mengumpulkan pertemuan baru Konferensi Asia Afrika. Pada saat itu, konferensi harus menghasilkan kemitraan strategis Asia - Afrika (NAASP) yang baru. Mereka percaya bahwa konferensi akan membawa masa depan terbaik bagi mereka.

Pada tahun 2015, sebagai pertemuan ketiga dan konferensi yang mencapai 60 tahun, Konferensi Asia Afrika diadakan lagi di Bandung. Konferensi ini dihadiri oleh 89 kepala negara/pemerintahan dari 109 negara di Asia dan Afrika, 17 negara pengamat, 20 organisasi internasional, dan 1.426 perwakilan media dalam dan luar negeri. Konferensi ini menghasilkan NAASP baru yang lebih kuat, Pesan Bandung, dan deklarasi kemerdekaan Pakistan.

Jadi, ada uraian singkat tentang konferensi Asia – Afrika yang diadakan di Bandung, Indonesia. Konferensi ini memiliki dampak besar pada apakah untuk negara berkembang atau yang maju.

Bagi Indonesia, hal itu dapat membuat persatuan besar dari budaya dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.  Hal itu membuat hubungan antara nilai budaya Indonesia dengan negara-negara Asia lainnya menjadi lebih kuat dalam banyak aspek.

Demikian itu sejarah Konferensi Asia Afrika serta tujuan digelarnya. Semoga dapat dimengerti. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beri Motivasi Negara Peserta KAA, Bandung Usung Spirit Pulih dari Pandemi pada Asia Africa Festival

Beri Motivasi Negara Peserta KAA, Bandung Usung Spirit Pulih dari Pandemi pada Asia Africa Festival

Jabar | Kamis, 26 Mei 2022 | 04:30 WIB

Inilah Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia yang Jarang Diketahui

Inilah Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Sabtu, 29 Januari 2022 | 09:42 WIB

Ketahui Sejarah Gerakan Non Blok: Indonesia dan Soekarno Punya Peran Besar

Ketahui Sejarah Gerakan Non Blok: Indonesia dan Soekarno Punya Peran Besar

Lifestyle | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:47 WIB

5 Tempat Wisata di Bandung Dekat Stasiun Kereta Api

5 Tempat Wisata di Bandung Dekat Stasiun Kereta Api

Jabar | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 12:00 WIB

Terkini

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB