Penembakan Berantai yang Tewaskan Warga Muslim di AS Terungkap

SiswantoABC Suara.Com
Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:35 WIB
Penembakan Berantai yang Tewaskan Warga Muslim di AS Terungkap
Ilustrasi polisi (Pixabay.com Mitrey)

Hussein terbunuh pada 26 Juli dan Hussain terbunuh pada 1 Agustus. Keduanya berasal dari Pakistan dan merupakan jamaah dari masjid yang sama.

Dua korban penembakan lainnya adalah Naeem Hussain, yang terbunuh pada 5 Agustus, dan Mohammad Zaher Ahmadi, 62 tahun, dari Afghanistan, terbunuh pada November.

Penyelidik menganggap Syed sebagai tersangka utama dalam dua penembakan terdahulu tapi belum menetapkan dakwaan dalam kasus-kasus itu.

Polisi menggeledah rumah Syed di Albuquerque saat mereka melihatnya pergi dengan mobil Volkswagen Jetta yang menurut penyelidik digunakan dalam setidaknya satu pembunuhan.

Petugas kemudian mengikutinya ke Santa Rosa, sekitar 177 kilometer sebelah timur Albuquerque, di mana mereka menghentikannya di lampu merah.

Polisi menyebut sejumlah senjata api ditemukan dari rumah dan mobil Syed, dan putranya juga telah diinterogasi namun dibebaskan.

Komunitas Muslim terguncang

Aneela Abad, sekretaris jenderal Islamic Center of New Mexico, menyebut warga Muslim terguncang akibat pembunuhan berantai, yang menurutnya diperparah oleh kebingungan dan ketakutan akan apa yang mungkin terjadi selanjutnya.

"Kami sangat terpukul dan masih berusaha memahami apa yang terjadi, bagaimana dan mengapa," katanya.

Menurut dia, warga memilih untuk tidak keluar rumah kecuali "benar-benar diperlukan," dan sejumlah mahasiswa Muslim bertanya-tanya apakah aman bagi mereka untuk tinggal di kota ini.

Baca Juga: Penembakan Brutal di Parkiran Gereja di AS, 2 Orang Tewas dan Pelaku Bunuh Diri

Masjid tersebut juga meningkatkan pengamanan.

Aneela menambahkan bahwa komunitas Syiah dan Sunni di New Mexico menjalani hubungan yang hangat selama ini.

"Komunitas Syiah selalu mendukung kami dan kami komunitas Sunni selalu mendukung mereka," katanya.

Sosok sopan dan ulet

Salah satu korban, Muhammad Afzaal Hussain, pernah bekerja sebagai petugas kampanye seorang anggota kongres setempat.

Afzaal ditemukan tewas setelah polisi menerima laporan terjadinya penembakan pada 1 Agustus. Polisi menolak untuk menjelaskan apakah pembunuhan itu dilakukan dengan cara yang mirip dengan kematian lainnya.

Politisi Partai Demokrat Melanie Stansbury mengeluarkan pernyataan yang memuji Afzaal sebagai salah satu orang yang paling sopan dan ulet yang pernah dikenalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI