Hari Gajah Sedunia: Jumlah Si Gading Super yang Mirip Mamut Terus Berkurang

Siswanto, BBC

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:10 WIB
Hari Gajah Sedunia: Jumlah Si Gading Super yang Mirip Mamut Terus Berkurang
BBC

Suara.com - "Ketika saya pertama kali melihat seekor gajah bergading super, saya sangat takjub dengan keindahannya. Gerak-geriknya juga terlihat begitu istimewa," kata Nick Haller.

Haller adalah seorang pilot yang bekerja untuk Tsavo trust, organisasi konservasi yang terlibat melestarikan gajah gading super, yang gadingnya sangat panjang hingga mengikis tanah.

"Ini adalah momen di mana Anda merasa sangat kecil dan dan gajah yang cantik itu memperlihatkan gadingnya yang begitu indah."

Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) mengatakan hanya ada sekitar 415.000 gajah Afrika yang tersisa di alam liar, di luar 50.000 gajah Asia.

Dari jumlah itu, hanya puluhan gajah gading super yang kini masih bertahan.

Baca juga:

Pada peringatan Hari Gajah Sedunia yang jatuh pada 12 Agustus, kami menyaksikan betapa pentingnya keberlangsungan gajah ini.

Bergerak tenang dan perlahan

Haller pertama kali melihat seekor gajah gading super sekitar empat tahun lalu saat bepergian dengan mobil di taman nasional Tsavo di Kenya.

"Saya masih ingat betul rasanya berada dekat gajah dengan gading yang luar biasa. Ketika Anda melihat gading super, tampak jelas bahwa mereka sangat istimewa. Mereka langka dan kita harus melindunginya."

baca juga

Saat itu, gajah gading super tampak sendirian dan bergerak perlahan.

"Dia bersikap tenang dan mudah didekati."

Semua gading super telah diberi nama. Haller kemudian mengetahui bahwa gajah yang dia lihat di bawah pepohonan itu bernama Lugard.

"Lugard sudah sangat terkenal sekarang. Dia adalah gajah yang besar dan spektakuler," jelas Haller dengan penuh semangat.

Rata-rata berusia lebih 50 tahun

Lugard adalah satu dari sembilan gajah gading super yang tersisa di taman nasional seluas 42.000 kilometer persegi itu.

Menurut Haller, hanya ada puluhan gajah dengan gading sepanjang itu yang tersisa.

"Rata-rata panjang gading gajah Afrika adalah dua meter dengan berat 23 kilogram, sedangkan gading super bisa sampai tiga meter dengan bobot lebih dari 50 kilogram," jelas Haller.

Butuh waktu yang lama untuk gading sebesar itu tumbuh. Mayoritas gajah gading super berusia lebih dari 50 tahun.

"Masa hidup rata-rata gajah di alam liar adalah sekitar 60 tahun, jadi bisa dibilang mereka sudah mencapai akhir kehidupannya," kata Haller.

Beberapa gajah betina juga memiliki gading yang tumbuh lebih besar dari umumnya, meski tidak sampai menyentuh tanah. Ada lima ekor gajah betina yang seperti ini di Tsavo.

"Di sini juga ada 27 gading super yang sedang dalam masa pertumbuhan. Mereka memiliki gading yang besar, tapi belum sebesar gading super. Kalau mereka panjang umur, mungkin akan menjadi gading super," jelas dia.

Gading super juga ditemukan di kawasan cagar alam Amboseli yang bersebelahan dengan Kawasan ini, juga di Bostwana dan Tanzania.

Ancaman dari pemburu liar

Gajah menggunakan gadingnya untuk menggali, mengangkat benda, mengupas kulit kayu dari pohon dan juga berkelahi dengan gajah lain untuk mempertahankan pengaruhnya di antara kawanan.

"Di dalam kawanan gajah, gading super pasti lebih dihormati dibanding gajah lainnya. Saya mengamati bahwa mereka adalah pemimpin kawanan," kata Haller.

Baik gajah Afrika jantan maupun betina memiliki gading. Tetapi penelitian dari Universitas Princeton di AS menemukan bahwa banyak gajah betina menjadi tidak bergading sebagai respons evolusioner terhadap perburuan intensif yang telah menghancurkan populasi gajah di banyak tempat.

Gading super selalu menjadi target para pemburu.

Pada 2017, seekor gajah gading super Bernama Satao 2 terbunuh di Tsavo. Sejak saat itu, pengawasan lewat darat dan udara pun ditingkatkan. Tetapi gajah-gajah itu tidak dipasangkan sinyal pelacak untuk dipantau sepanjang waktu.

Pada April tahun ini, seorang pemburu membayar US50.000 (Rp734 juta) untuk menembak gading super terbesar di Botswana.

Padahal gading super hanya ditemukan dalam jumlah terbatas. Evolusi gading yang sangat panjang pun kemungkinan dipengaruhi oleh gen, kata Haller.

Melindungi masa depan

"Kami percaya [gading super] dipengaruhi genetika. Sangat penting untuk melindungi kumpulan gen mereka dan memungkinkan mereka bereproduksi sebanyak mungkin. Di sini ada puluhan gading super yang muncul yang kami yakini adalah keturunan dari gading super sebelumnya," ujar Haller.

Haller biasanya terbang di atas area luas untuk mengawasi para pemburu liar.

"Menyenangkan melihat mereka berada di alam liar. Kita harus mengupayakan yang terbaik untuk melindungi mereka sehingga anak-anak kita berkesempatan melihat gajah dengan gading yang luar biasa."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:59 WIB

Dari LRT ke Pilpres 2029, Seberapa Jauh Kemesraan Prabowo-Pramono Bisa Berlanjut?

Dari LRT ke Pilpres 2029, Seberapa Jauh Kemesraan Prabowo-Pramono Bisa Berlanjut?

News | Senin, 21 September 2026 | 17:20 WIB

Awalnya Bercanda 'Jakarta Kaya', Prabowo Akhirnya Restui Danantara Bantu LRT

Awalnya Bercanda 'Jakarta Kaya', Prabowo Akhirnya Restui Danantara Bantu LRT

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:55 WIB

Mesra di LRT Kelapa Gading-Manggarai, Akankah Prabowo-Pramono Berduet di 2029?

Mesra di LRT Kelapa Gading-Manggarai, Akankah Prabowo-Pramono Berduet di 2029?

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:49 WIB

LRT Jakarta Lintas Kelapa Gading - Manggarai Diresmikan langsung Presiden Prabowo

LRT Jakarta Lintas Kelapa Gading - Manggarai Diresmikan langsung Presiden Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:46 WIB

LRT Kelapa Gading - Manggarai Beroperasi, DPRD DKI Minta Mikrotrans Merambah Perkampungan

LRT Kelapa Gading - Manggarai Beroperasi, DPRD DKI Minta Mikrotrans Merambah Perkampungan

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:17 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi

LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:28 WIB

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:45 WIB

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Terkini

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

×