Hilang Tiga Hari saat Pergi Berkebun, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Pinggir Laut

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Rabu, 24 Agustus 2022 | 19:30 WIB
Hilang Tiga Hari saat Pergi Berkebun, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Pinggir Laut
Ilustrasi mayat. [Antara]

Suara.com - Seorang kakek bernama Hamin Podomi (62) warga Desa Tobayagan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang selama tiga hari saat pergi berkebun.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado Monce Brury mengatakan korban ditemukan meninggal dunia setelah pencarian hari kedua.

"Pada pencarian hari kedua, hari ini korban ditemukan dalam keadaan meninggal," katanya di Manado, Rabu (24/8/2022).

Penyisiran di kebun korban dilakukan pada operasi pencarian hari kedua oleh  tim SAR gabungan seperti Basarnas, BPBD, Koramil, Polsek Pinolosiaan, PT JRBM, Tagana dan masyarakat setempat.

Selain itu, pencarian juga dilakukan dengan menyisir sungai yang dilewati korban dan penyisiran dilakukan dengan perahu karet.

Dalam pencarian itu tim SAR gabungan selalu berkoordinasi baik kepada tim yang terlibat di lapangan maupun  masyarakat di sekitar Desa Tobayagan yang melihat ciri-ciri korban.

Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban di pinggiran laut sekitar 2,5 Km dari titik kejadian korban hilang pada pukul 15.47 WITA.

"Kami mengapresiasi Tim SAR gabungan yang sudah melaksanakan pencarian operasi yang hari ini memasuki pencarian hari kedua dan korban ditemukan dalam keadaan meninggal," katanya.

Korban Hamin Podomi, warga Desa Tobayagan, Kecamatan Pinolosiaan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, diketahui hilang sejak Senin (22/8).

Sebelum melaporkan kejadian ini ke Basarnas, masyarakat setempat melaksanakan pencarian mandiri bersama-sama sampai jam 23.00 WITA, akan tetapi belum menemukan tanda tanda korban.

Korban dilaporkan hilang ke Kantor Basarnas Selasa (23/8), korban di perkebunan di Desa Tobayagan.

Diketahui korban dalam kesehariannya berkebun melewati sungai yang pada saat itu arus sungai agak kuat, di perkirakan korban hilang terbawa arus sungai. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kakek Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Cianjur Ditangkap Polisi

Kakek Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Cianjur Ditangkap Polisi

Jabar | Rabu, 24 Agustus 2022 | 19:06 WIB

Kehidupan Sederhana Kakek Nenek, Menikah 50 Tahun tapi Rajin Sedekah, Netizen: The Real Orang Kaya

Kehidupan Sederhana Kakek Nenek, Menikah 50 Tahun tapi Rajin Sedekah, Netizen: The Real Orang Kaya

Batam | Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:03 WIB

Sri Sultan HB X Akan Turun Tangani Aksi Kekerasan di Asrama Mahasiswa yang Akibatkan Korban Meninggal Dunia

Sri Sultan HB X Akan Turun Tangani Aksi Kekerasan di Asrama Mahasiswa yang Akibatkan Korban Meninggal Dunia

Jogja | Rabu, 24 Agustus 2022 | 15:49 WIB

Pengisi Suara Serial Anime Evangelion, Motomu Kiyokawa Meninggal Dunia

Pengisi Suara Serial Anime Evangelion, Motomu Kiyokawa Meninggal Dunia

| Rabu, 24 Agustus 2022 | 13:06 WIB

Tes Darah Dapat Mendeteksi Risiko Kematian atau Kecacatan Pada Pasien Cedera Otak Sedari Awal

Tes Darah Dapat Mendeteksi Risiko Kematian atau Kecacatan Pada Pasien Cedera Otak Sedari Awal

Health | Rabu, 24 Agustus 2022 | 11:40 WIB

Terkini

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:22 WIB

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:17 WIB

JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!

JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:01 WIB

JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama

JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:40 WIB

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:08 WIB

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:07 WIB