Geger Pria Dikriminalisasi Usai Niat Laporkan Dugaan Penggelapan Pajak, Padahal Pernah Dianiaya-Disekap Pelaku

Dany Garjito, Elvariza Opita

Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:51 WIB
Geger Pria Dikriminalisasi Usai Niat Laporkan Dugaan Penggelapan Pajak, Padahal Pernah Dianiaya-Disekap Pelaku
Pria mengaku dikriminalisasi setelah berniat melaporkan dugaan penggelapan pajak perusahaan tempatnya bekerja, padahal pernah jadi korban penganiayaan dan penyekapan terduga pelaku. (Instagram/@majeliskopi08)

Suara.com - Rekaman pengakuan seorang pria sedang menggegerkan media sosial. Pasalnya pria yang mengaku bernama Riko Pujianto itu merasa telah dikriminalisasi hingga ditetapkan sebagai tersangka.

Dilihat Suara.com di akun Instagram @majeliskopi08, Riko yang sebelumnya berprofesi sebagai sales di salah satu perusahaan di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kronologi Hingga Dikriminalisasi

Riko lantas mengungkap, bahwa ia mengalami penganiayaan dan penyekapan oleh pemilik perusahaan tempatnya bekerja pada 10 Oktober 2020.

"Motif atau alasan beliau melakukan penganiayaan dan penyekapan kepada saya adalah karena saya bermaksud untuk membongkar dugaan penggelapan pajak yang selama ini dilakukan perusahaan," tutur Riko, dikutip pada Selasa (30/8/2022).

Tentu saja, Riko selaku korban tidak menerima begitu saja penganiayaan dan penyekapan yang dialaminya. Ia pun berniat melaporkan sang atasan kepada pihak berwajib.

"(Tapi) beliau mengajak kami untuk berdamai," ungkap Riko. "Karena saya tidak ingin diajak berdamai, beliau menjadi takut dan melaporkan saya terlebih dahulu di Polsek Bantargebang."

Ya, justru terduga pelaku penganiayaan dan penyekapan yang juga telah menggelapkan pajak malah melaporkan korban. Hal ini diduga dilakukan demi menutup mulut Riko Pujianto.

"Dengan tuduhan saya melakukan penipuan dan penggelapan di perusahaan," sambung Riko. Padahal, menurutnya, ia tidak pernah melakukan semua poin yang dituduhkan kepadanya.

baca juga

Mirisnya, laporan tersebut ternyata tetap diproses pihak berwajib. "(Dan bahkan) sekarang saya malah dijadikan tersangka," kata Riko.

Mengaku Alami Intimidasi Selama Penyidikan

Lewat video yang semula diunggah @jimmislow.7.5 itu, Riko Pujianto juga mengaku kerap mendapat tindak intimidasi dari penyidik. Bahkan intimidasi itu terus berlanjut sampai ketika kasusnya sudah ditarik ke Polda Metro Jaya.

"Di Polsek Bantargebang, Polresta Metro Kota Bekasi, sampai akhirnya ditarik ke Polda Metro Jaya, saya mengalami banyak bentuk intimidasi dan tekanan dari oknum-oknum polisi," ujar Riko.

Ia lantas menyebutkan beberapa nama oknum polisi yang disebut-sebut telah mengintimidasinya. Bahkan ada oknum polisi di Polsek Bantargebang yang mencoba mengintervensi kasus dengan memberikan sejumlah uang kepada saksi yang dibawa Riko.

Tetap Laporkan Dugaan Penggelapan Pajak Perusahaan

Logo Ditjen Pajak (Twitter/DitjenPajakRI)
Logo Ditjen Pajak (Twitter/DitjenPajakRI)

Meski mengalami sederet intimidasi bahkan sampai dikriminalisasi, ternyata Riko Pujianto tetap melanjutkan penuntasan dugaan penggelapan pajak perusahaan. "Terkait dugaan penggelapan pajak perusahaan, saya sudah melaporkan ke Dirjen Pajak RI Pusat," tegas Riko.

Hanya saja ia menyayangkan niatnya membongkar dugaan kecurangan yang terjadi justru berakhir membuatnya dikriminalisasi.

"Saya yang tadinya mau membela kepentingan negara dengan membongkar masalah penggelapan pajak, malah saya yang dikriminalisasi oleh oknum-oknum polisi yang ingin meloloskan (pelaku) dari jerat hukum," pungkasnya.

Tanggapan Warganet

Meski kebenaran di balik video ini belum bisa dipastikan, warganet tetap dibuat ikut geram. Apalagi karena Polri dan berbagai oknumnya kerap menimbulkan keresahan selama beberapa waktu belakangan.

"Waduh. Yuk bisa yuk diviralkan! Waktunya nguras WC edisi kesekian milyar..." komentar warganet, mengajak warganet untuk memviralkan kasus ini supaya dapat segera ditangani dengan benar.

"No viral no justice. Yuk ah netizen tugas kita banyak," sambung warganet.

"Laporkan dan kirim videonya ke Kapolri langsung nih, biar oknum nya di cabut!" desak warganet.

"Banyak ya oknum nya," sindir warganet.

"Minta bantuan ke Bang Hotman Paris ... insya Allah akan dibela ..!!!" usul warganet lain.

"Mantep rakyat sekarang bisa pakai platform digital untuk ungkap segala jenis ke dzoliman," timpal yang lainnya.

Sementara beberapa warganet lain menandai akun Instagram pengacara Hotman Paris Hutapea, Kamaruddin Simanjuntak, sampai Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo agar turut memantau kasus ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fakta Eks Polwan Ngaku Dipecat Usai Perjuangkan Kebenaran, Begini Respons Kapolres

4 Fakta Eks Polwan Ngaku Dipecat Usai Perjuangkan Kebenaran, Begini Respons Kapolres

News | Selasa, 30 Agustus 2022 | 13:43 WIB

Duh! Driver Ojol Malah Dituding Lakukan Pelecehan Seksual Saat Tolong Korban Kecelakaan, Warganet Emosi

Duh! Driver Ojol Malah Dituding Lakukan Pelecehan Seksual Saat Tolong Korban Kecelakaan, Warganet Emosi

News | Selasa, 30 Agustus 2022 | 13:41 WIB

Viral Fashion Show Unik Tenteng Busana Mirip Gorden, Bikin Ingat Kak Jill

Viral Fashion Show Unik Tenteng Busana Mirip Gorden, Bikin Ingat Kak Jill

Lifestyle | Selasa, 30 Agustus 2022 | 13:55 WIB

DPR RI Diduga Berencana Anggarkan Dana Rp 955 Juta Buat Cetak Kalender, Publik: The Real Beban Negara

DPR RI Diduga Berencana Anggarkan Dana Rp 955 Juta Buat Cetak Kalender, Publik: The Real Beban Negara

News | Selasa, 30 Agustus 2022 | 12:37 WIB

Pilu! Pria Ditinggal Istri Berpulang 3 Jam Setelah Resmi Menikah, Kini Ramai Lagi Usai Diangkat ke Film

Pilu! Pria Ditinggal Istri Berpulang 3 Jam Setelah Resmi Menikah, Kini Ramai Lagi Usai Diangkat ke Film

News | Selasa, 30 Agustus 2022 | 12:36 WIB

Terkini

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 17:31 WIB

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:25 WIB

×