Turis-turis Korea Selatan Diduga Jadi Korban Penipuan Tes COVID Maskapai Penerbangan Vietnam

Diana Mariska | Suara.com

Kamis, 08 September 2022 | 16:13 WIB
Turis-turis Korea Selatan Diduga Jadi Korban Penipuan Tes COVID Maskapai Penerbangan Vietnam
Pesawat milik maskapai VietJet Air. (Instagram/@vietjet)

Suara.com - Kedutaan Besar Korea Selatan di Vietnam telah mengambil tindak lanjut setelah beberapa turis asal Korsel diduga menjadi korban penipuan tes COVID-19 yang dilakukan maskapai penerbangan bertarif rendah asal Vietnam.

The Korea Times menyebut staf kedutaan menyambangi kantor low-cost carrier Vietjet Air di Hanoi pada Senin (5/9) dan meminta penjelasan terkait penolakan atas hasil negatif tes COVID-19 turis-turis asal Korsel. Menurut mereka, hal ini membuat para turis rentan menjadi korban penipuan tes rapid antigen.

Perwakilan kedutaan ini juga meminta Vietjet untuk mendorong Badan Keamanan Rakyat Vietnam menyelidiki keluhan terkait dugaan penipuan ini.

Kedutaan Korsel juga sudah melayangkan komplain ke Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam.

Menurut laporan, ada semakin banyak turis asal Korsel yang menjadi korban penipuan tes COVID-19, dan banyak dari mereka meminta pemerintah ikut turun tangan.

Hingga Jumat (2/9), seluruh turis yang akan kembali ke Korsel diwajibkan menyerahkan hasil negatif tes PCR yang dilakukan maksimal 48 jam sebelum keberangkatan atau hasil tes rapid antigen yang diambil maksimal sehari sebelum jadwal penerbangan. Peraturan ini kemudian dicabut karena kasus COVID-19 di Vietnam menurun.

Dan berdasarkan informasi dari Kedutaan Korsel, Vietjet seringkali menolak hasil negatif tes yang diserahkan turis Korsel, dan broker di lokasi akan mendapat kesempatan untuk menawarkan tes emergensi dengan harga lebih tinggi.

Peristiwa tersebut menimpa tiga turis Korsel yang dijadwalkan terbang dengan pesawat Vietjet dari Bandar Udara Internasional Noi Bai di Hanoi. Mereka menyerahkan hasil negatif tes rapid antigen pada tanggal 23 Agustus yang kemudian ditolak oleh maskapai tersebut.

Sesaat kemudian, mereka dihampiri oleh seorang broker yang menawarkan tes rapid antigen emergensi agar mereka bisa terbang ke Korsel sesuai dengan jadwal.

Broker tersebut menerima sekitar 4 juta dong Vietnam (Rp 2.5 juta) per turis, termasuk 1 juta dong untuk biaya tes walaupun harga normalnya hanya sekitar 150.000 dong.

Setelah kejadian serupa menimpa turis lainnya, kecurigaan pun mulai muncul. Kedutaan juga menanyakan kemungkinan keterlibatan pihak maskapai dalam praktik ini, tapi Vietjet membantah tudingan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AP I Inisiasi Penerbangan Khusus Turis Asing Korea-Bali

AP I Inisiasi Penerbangan Khusus Turis Asing Korea-Bali

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2020 | 20:41 WIB

Positif Corona Covid-19 Usai Naik Vietjet, Siap-siap Dapat Duit Rp 138 Juta

Positif Corona Covid-19 Usai Naik Vietjet, Siap-siap Dapat Duit Rp 138 Juta

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2020 | 07:10 WIB

Ogah Bayar Makan dan Spa di Hotel Sheraton, Turis Korsel Akting Linglung

Ogah Bayar Makan dan Spa di Hotel Sheraton, Turis Korsel Akting Linglung

Jatim | Selasa, 11 Februari 2020 | 22:05 WIB

Terkini

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:24 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:58 WIB

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:56 WIB

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:52 WIB

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:32 WIB

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:25 WIB