Suara.com - Pengusutan kasus penembakan Brigadir J masih bergulir. Yang terbaru, para tersangka harus menjalani pemeriksaan dengan alat lie detector untuk dibuktikan apakah berkata jujur atau tidak.
Di tengah penyelesaian kasus yang begitu disorot publik tersebut, banyak informasi yang simpang siur beredar di media sosial. Salah satu yang menggegerkan adalah kabar bahwa tersangka Putri Candrawathi meninggal akibat bunuh diri di rumahnya.
Kabar ini seperti yang beredar di Facebook. Tampak diunggah oleh akun bernama Biodiversity Restoration di salah satu grup publik pada Minggu (4/9/2022).
Akun itu terlihat mengunggah tautan video YouTube dengan thumbnail yang menunjukkan sekelompok petugas menggotong kantung jenazah.

"Breaking News!!! Ibu Putri C bunuh diri! Komnas Perempuan Ungkap Alasannya," begitulah judul yang tertera di thumbnail video, dikutip Suara.com, Kamis (8/9/2022).
Sementara video itu sendiri diberi narasi, "Ibu Putri tewas bunuh diri dirumahnya, Komnas Perempuan ungkap alasannya, benarkah? KPK."
Pemilik akun juga menyertakan beberapa kalimat sebagai caption unggahannya, yakni:
- Putri Chandrawathi tidak bisa berkali-kali kali mengaku sebagai korban pelecehan (karena dampaknya akan menambah rasa jengkel yang mendengarnya)
- Rasa jengkel pada Putri karena ybs tidak dipaksa tapi ybs yang mengajak untuk begituan
Lantas benarkah pemberitaan serta narasi yang beredar tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, tidak ada informasi yang kredibel yang menyatakan bahwa istri Ferdy Sambo itu meninggal dunia akibat bunuh diri.
Foto yang dijadikan thumbnail video tersebut pun rupanya tidak sesuai dengan apa yang dinarasikan. Foto tersebut menggambarkan momen ketika petugas kepolisian mengangkat kantung jenazah berisi bagian tubuh dari terduga pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada 28 Maret 2021.
Sementara isi videonya juga lebih banyak menunjukkan keterangan dari Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani. Andy kala itu mengungkapkan perasaan Putri yang mengaku sempat ingin bunuh diri usai menerima pelecehan seksual.
Sementara beberapa klip lain yang disertakan di video tidak terkait dengan narasi bunuh diri di judul. Seperti misalnya klip rekonstruksi adegan yang dijalani kelima tersangka pada akhir Agustus 2022 kemarin.
Selain itu, informasi terakhir juga menyebut Putri Candrawathi menjalani tes dengan lie detector bersama ART-nya, Susi, di Puslabfor Sentul, Bogor.
Kesimpulan