Pasien Suspek Cacar Monyet di Tasikmalaya Membaik, Dinkes Masih Tunggu Hasil Lab

Senin, 12 September 2022 | 18:28 WIB
Pasien Suspek Cacar Monyet di Tasikmalaya Membaik, Dinkes Masih Tunggu Hasil Lab
Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Pixabay)

Suara.com - Seorang pasien di Tasikmalaya yang diduga terjangkit cacar monyet kondisi kesehatannya mulai membaik dengan tetap mendapatkan perawatan medis intensif di ruang isolasi RSUD dr Soekarjo Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Kondisi pasien membaik," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya Uus Supangat di Tasikmalaya, Jawa Barat,  Senin (12/9/2022).

Kepala Dinkes mengatakan bahwa pasien yang diduga terjangkit cacar monyet itu merupakan pelajar berusuia 17 tahun. Ia mengalami tanda-tanda demam dan terdapat bintik-bintik sejak Jumat (9/9/2022).

Dinkes Tasikmalaya kini masih menunggu hasil dari uji laboratorium untuk mengetahui penyakit yang diderita pasien. Status pasien kini masih dinyatakan suspek, belum positif cacar monyet.

"Kami masih menunggu hasil lab dari pusat," katanya.

Pasien tetap menjalani isolasi dan pengawasan ketat sesuai protokol kesehatan seperti yang diberlakukan untuk penanganan Covid-19 selama menunggu hasil uji laboratorium.

Tim kesehatan di lapangan juga menelusuri riwayat perjalanan pasien untuk mendeteksi ada atau tidaknya penularan terhadap orang lain yang kontak erat dengan pasien.

"Kami menelusuri terkait lingkungan dan riwayat kontak serta perjalanannya," katanya.

Ia menambahkan kasus suspek cacar monyet di Kota Tasikmalaya itu merupakan kasus pertama sehingga menjadi perhatian serius agar wabahnya tidak terus menyebar dengan melakukan penanganan cepat.

Baca Juga: Ada Cacar Monyet di Kota Santri? Dinkes Kota Tasikmalaya Beri Pengakuan Begini

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik berlebihan, terutama tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat, jika merasakan gejala seperti cacar monyet secepatnya untuk periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.

"Segera hubungi fasilitas kesehatan jika ada penyakit dengan gejala yang mirip, bila ada kerabat yang terkena dengan penyakit yang mirip hindari kontak langsung dan jangan gunakan peralatan bersama," katanya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI