Geger AHY Bilang Rezim Jokowi Cuma 'Gunting Pita', Ternyata Proyek Ini Biang Keroknya

Farah Nabilla | Elvariza Opita | Suara.com

Kamis, 22 September 2022 | 18:15 WIB
Geger AHY Bilang Rezim Jokowi Cuma 'Gunting Pita', Ternyata Proyek Ini Biang Keroknya
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat menyampaikan keterangan pers kepada awak media di Gerbang Tol Gabus, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/9/2022). (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Sejumlah pernyataan elite Partai Demokrat di Rapimnas 2022 pekan lalu terus menjadi buah bibir masyarakat.

Mulai dari kesiapan Susilo Bambang Yudhoyono untuk turun gunung hingga Agus Harimurti Yudhoyono yang menilai pemerintahan Presiden Joko Widodo sekadar gunting pita.

Pernyataan sang Ketua Umum Partai Demokrat ini tentu menuai pro dan kontra. Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Jansen Sitindaon kini mengklarifikasi masalah tersebut.

Lewat tayangan Political Show di kanal YouTube CNN Indonesia, Jansen menegaskan AHY tidak pernah menyebut pemerintahan Jokowi cuma menggunting pita.

"Kalau ada yang mengatakan, tidak ada pembangunan di zaman dulu, bagaimana kira-kira? Kemudian mas AHY menampilkan slide, (lalu berkata) nyatanya banyak (proyek yang) direncanakan, dipersiapkan, dialokasikan anggarannya, dan dibangun, sehingga banyak yang sudah 70-80 persen, tinggal gunting pita," kata Jansen, menirukan pernyataan AHY di Rapimnas Demokrat.

"Setahun gunting pita, masuk di akal tidak? Ya kita tidak perlu juga diapresiasi, tapi jangan juga mengatakan ini kehebatan kami, satu tahun gunting pita," sambungnya, seperti dikutip Suara.com, Kamis (22/9/2022).

Pernyataan itu yang kemudian dinilai sudah banyak disalahartikan. Padahal AHY, menurut Jansen, hanya ingin menunjukkan bahwa ada proyek-proyek strategis Indonesia yang sebenarnya sudah dimulai sejak era SBY tetapi penyelesaian sampai pengesahannya di era Jokowi.

"(Namun) kita harus akui, Pak Jokowi, humasnya, termasuk buzzer-buzzer gitu, memang berhasil melekatkan soal Indonesia ini baru dibangun di masa Pak Jokowi. Seluruh infrastruktur di Indonesia ini baru dibangun di masa Pak Jokowi," ungkap Jansen.

Hal ini rupanya meresahkan bagi kader Demokrat sehingga diklarifikasi oleh AHY. Namun pernyataannya malah disalahartikan, apalagi karena yang disorot ternyata sejumlah proyek di setahun pertama kepemimpinan Jokowi.

Salah satunya pembangunan Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Waduk seluas 4.900 hektare itu diresmikan pada Agustus 2015, sementara Jokowi baru dilantik pada Oktober 2014.

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meninjau Bendungan Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, Kamis (17/3).
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meninjau Bendungan Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, Kamis (17/3).

"Makanya, kalau memang bisa Pak Jokowi membangun waduk sebesar Jatigede itu dalam 10 bulan, silakan dibuktikan. Karena memang itu sudah selesai, bahkan mungkin 90 persen (di era SBY)," terang Jansen dengan berapi-api.

Karena itulah, Jansen maupun AHY berharap agar tidak ada lagi narasi bahwa Partai Demokrat tak memedulikan pembangunan infrastruktur.

Tenaga Ahli Utama KSP Heran Demokrat Baru Protes Sekarang

Koordinator TAPAK Ade Irfan Pulungan di gedung KPK, Jakarta. [Suara.com/Nikolaus Tolen]
Ade Irfan Pulungan. [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Ade Irfan Pulungan dari Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengaku heran Demokrat baru mempermasalahkan peresmian proyek tahun 2015 sekarang.

"Saya juga heran kenapa baru disampaikan sekarang. Apakah ini pertanda Pemilu sudah dekat?" ucap Ade yang hadir di kesempatan yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Endorse Jokowi buat Prabowo Nyapres, Fadli Zon: Pasti akan Membantu, Apalagi dari Penguasa

Soal Endorse Jokowi buat Prabowo Nyapres, Fadli Zon: Pasti akan Membantu, Apalagi dari Penguasa

News | Kamis, 22 September 2022 | 15:40 WIB

Ketum Jokowi Mania: Pemerintah Sekarang Nembak Orang Kaya yang Mati Orang Miskin

Ketum Jokowi Mania: Pemerintah Sekarang Nembak Orang Kaya yang Mati Orang Miskin

News | Kamis, 22 September 2022 | 15:29 WIB

Demo di Patung Kuda, Nakes Minta Diangkat Jadi ASN

Demo di Patung Kuda, Nakes Minta Diangkat Jadi ASN

Foto | Kamis, 22 September 2022 | 14:22 WIB

Panas Kader PDIP Vs Demokrat Saling Serang Soal Pilpres, Harga BBM Hingga Gaji PNS

Panas Kader PDIP Vs Demokrat Saling Serang Soal Pilpres, Harga BBM Hingga Gaji PNS

News | Kamis, 22 September 2022 | 08:18 WIB

SBY Turun Gunung Disebut Peringatan Bapak ke Anak, Jubir Demokrat Kicep Dengar Penjelasan Adian Napitupulu

SBY Turun Gunung Disebut Peringatan Bapak ke Anak, Jubir Demokrat Kicep Dengar Penjelasan Adian Napitupulu

Hits | Rabu, 21 September 2022 | 20:44 WIB

Terkini

Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini

Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:22 WIB

Donald Trump Blokade Minyak Kuba, Raul Castro Turun Gunung

Donald Trump Blokade Minyak Kuba, Raul Castro Turun Gunung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:19 WIB

Mendagri-Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Humbahas, Target Perbaikan Rumah di Sumut Naik Drastis

Mendagri-Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Humbahas, Target Perbaikan Rumah di Sumut Naik Drastis

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:19 WIB

Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis

Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:01 WIB

Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya

Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:58 WIB

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:41 WIB

Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:27 WIB

KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji

KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:02 WIB

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:57 WIB

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:52 WIB