Pro Kontra Pernyataan Viral Nadiem Makarim Soal 'Organisasi Bayangan', Benarkah Ada di Kemendikbud?

Farah Nabilla | Suara.com

Sabtu, 24 September 2022 | 16:52 WIB
Pro Kontra Pernyataan Viral Nadiem Makarim Soal 'Organisasi Bayangan', Benarkah Ada di Kemendikbud?
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim

Suara.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim kini menuai pro dan kontra atas pernyataannya yang viral soal kehadiran sebuah 'Organisasi Bayangan' yang turut membantu kinerjanya di Kemendikbud Ristek. 

Pernyataan sosok eks CEO Gojek tersebut viral berkat video cuplikannya diunggah ulang oleh berbagai akun media sosial, salah satunya yakni akun Twitter @ShamsiAli2.

Adapun dalam pernyataan tersebut, Nadiem Makarim sesumbar bahwa dengan adanya organisasi bayangan yang terdiri atas 400 orang di luar badan kementerian tersebut banyak memberikan bantuan baginya. 

Nadiem menyebut bahwa 400 orang tersebut terdiri atas berbagai ahli dari manajer produk, perekayasa perangkat lunak, serta ahli analisis data yang melekat untuk Kementerian, sebagaimana yang ia ungkap dalam video tersebut, dikutip Suara.com pada Sabtu (24/9/2022).

"Kami sekarang memiliki 400 product manager, software engineer, dan data scientist yang bekerja sebagai tim yang melekat untuk kementerian," kata Nadiem.

Sontak, pernyataan tersebut mendulang berbagai pro dan kontra dari berbagai pihak.

Imam Shamsi Ali: Lalu Kementerian dan jajarannya jadi apa?

Usut punya usut, akun yang @ShamsiAli2 mengunggah cuplikan pernyataan Nadiem tersebut dipegang oleh sosok akademisi, Imam Shamsi Ali.

Sembari mengunggah cuplikan video tersebut, Shamsi bertanya-tanya mengapa Nadiem tidak mengambil tenaga langsung dari dalam Kemendikbud Ristek. 

Shamsi juga mempertanyakan siapakah yang sebenarnya memiliki kendali di dalam Kementerian.

"Di Kementerian pendidikan ada shadow organization (organisasi bayangan) yang nampaknya menentukan segalanya? Apa organisasi itu? And who really the people in control? (Dan siapakah yang sebenarnya memegang kendali)?," cuit Imam Shamshi Ali via akun Twitternya.

"Kenapa harus ada organisasi shadow.. lalu Kementerian dan jajarannya jadi apa?," lanjut cuit Shamshi.

Sontak, warganet yang memberi komentar juga turut terheran-heran. Salah satu dari mereka juga mengibaratkan kehadiran organisasi bayangan tersebut bak "mabes di dalam mabes" yang keberadaannya muncul usai mencuatnya kasus Ferdy Sambo.

"Kok sama kay di kepolisian, ada mabes di dalam mabes," sindir warganet di kolom reply.

Beberapa dari warganet tersebut juga langsung menunjuk ke beberapa perusahaan yang dituding merupakan anggota dari organisasi bayangan itu. Salah seorang dari mereka juga menuding bahwa anggota organisasi bayangan menjejalkan produk mereka ke siswa seantero negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seniman Muda Wonosobo Belajar Tari Lengger dari 2 Maestro dan Rianto Sang Penari Lengger Fenomenal

Seniman Muda Wonosobo Belajar Tari Lengger dari 2 Maestro dan Rianto Sang Penari Lengger Fenomenal

Jawa Tengah | Kamis, 22 September 2022 | 20:51 WIB

Dede Yusuf Kritik Nadiem Makarim, Anak TK Harusnya Bermain Bukan Dibebankan Calistung

Dede Yusuf Kritik Nadiem Makarim, Anak TK Harusnya Bermain Bukan Dibebankan Calistung

| Senin, 19 September 2022 | 09:04 WIB

Dede Yusuf Soroti Sistem Pembelajaran di TK, Kapan Sih Waktu Terbaik Bagi Anak Belajar Calistung?

Dede Yusuf Soroti Sistem Pembelajaran di TK, Kapan Sih Waktu Terbaik Bagi Anak Belajar Calistung?

| Senin, 19 September 2022 | 09:03 WIB

Syaiful Huda Minta Pemerintah Naikan Anggaran Kemendikbud: Paling Nggak Rp 200-300 Triliun

Syaiful Huda Minta Pemerintah Naikan Anggaran Kemendikbud: Paling Nggak Rp 200-300 Triliun

| Minggu, 18 September 2022 | 18:36 WIB

Komplain ke Mendikbud, Mahasiswa di Malang Keluhkan Bantuan Rp700 Ribu KIP Kuliah

Komplain ke Mendikbud, Mahasiswa di Malang Keluhkan Bantuan Rp700 Ribu KIP Kuliah

Jogja | Minggu, 11 September 2022 | 18:25 WIB

Mengenal LTMPT, Lembaga yang Tak Lagi Jadi Pelaksana Seleksi Masuk PTN

Mengenal LTMPT, Lembaga yang Tak Lagi Jadi Pelaksana Seleksi Masuk PTN

| Sabtu, 10 September 2022 | 14:35 WIB

Menteri Nadine Makarim Umumkan Perubahan Aturan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Di Tiga Jalur

Menteri Nadine Makarim Umumkan Perubahan Aturan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Di Tiga Jalur

| Kamis, 08 September 2022 | 23:33 WIB

Terkini

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB