Helikopter Militer Jatuh Di Pakistan, 6 Orang Tewas

Bangun Santoso Suara.Com
Selasa, 27 September 2022 | 13:45 WIB
Helikopter Militer Jatuh Di Pakistan, 6 Orang Tewas
Ilustrasi helikopter jatuh. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah helikopter militer Pakistan yang mengangkut 6 perwira militer, termasuk dua mayor, jatuh di barat daya provinsi Balochistan. Insiden tersebut menewaskan semua orang di dalamnya, kata militer pada Senin (26/9/2022) waktu setempat.

Menurut pernyataan dari militer, helikopter itu jatuh selama misi pelatihan di dekat Khost di distrik Harnai di Balochistan.

“Semua 6 personel di dalamnya, termasuk dua pilot, telah mengucapkan syahadat [gugur],” kata sebuah pernyataan dari media militer sebagaimana dilansir Anadolu.

Kecelakaan seperti ini terjadi dua kali di provinsi Balochistan dalam dua bulan terakhir.

Bulan lalu, enam perwira militer senior, termasuk Komandan Korps Quetta Letnan Jenderal Sarfraz Ahmad, tewas ketika helikopter mereka jatuh selama operasi bantuan banjir. (Sumber: Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI