"Nah railing-nya juga sangat tidak terawat. Dengan stampede, desakan yang luar biasa, akhirnya railing-nya patah dan itu yang termasuk melukai korban," lanjutnya.
Akumulasi masalah infrastruktur yang tidak memadai, ditambah dengan tembakan gas air mata secara bertubi-tubi dari dalam stadion membuat semakin banyak suporter yang berdesak-desakan di Pintu 13.