Suara.com - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan menjadwalkan pemanggilan terhadap PSSI pada Selasa (11/10/2022) besok. Nantinya, PSSI akan dimintai klarifikasi terkait kejadian maut tersebut.
"PSSI akan kami panggil besok dan sejumlah pihak yang terkait dengan ini semua ya. Kami akan klarifikasi," kata Anggota TGIPF, Rhenald Kasali kepada wartawan di kantor Kemenko Polhukam, Senin (10/10/2022).
Selain PSSI, Rhenald mengatakan TGIPF juga akan memanggil PT Liga Indonesia Baru (LIB) besok.
Sederet pihak juga akan diperiksa terkait Tragedi Kanjuruhan termasuk pihak berkekuatan yang mengatur laga Arema FC vs Persebaya digelar pada malam hari.
"Ya kami akan panggil semua. PT LIB akan datang, akan kami minta klarifikasi. Masih didalami. Akan dipanggil beberapa pihak beberapa hari ini," sebutnya.
![Profesor Doktor Rhenald Kasali. [Suara.com/Erick Tanjung]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/01/14/45350-profesor-doktor-rhenald-kasali.jpg)
TGIPF Kanjuruhan Bongkar Alasan Polisi Ciut Nyali
Sebelumnya, baru-baru ini TGIPF Tragedi Kanjuruhan mendapatkan alasan mengapa pihak kepolisian seolah ciut saat meminta pergantian jadwal pertandingan Arema FC vs Persebaya.
"Kalau memang itu ditolak, mengapa polisi dan polres kalah dan harus tetap dijalankan pada malam hari?" kata Anggota TGIPF, Rhenald Kasali kepada wartawan di kantor Kemenko Polhukam, Senin.
Usut punya usut, Rhenald mengatakan ada pihak berkekuatan yang ditengarai mengatur agar pertandingan itu tetap berjalan malam hari.
"Ada indikasi-indikasi yang misalnya kenapa bisa jadi malam. Itu juga kemungkinan besar di situ ada pihak tertentu yang mempunyai kekuatan untuk mengatur tetap menjadi malam hari," ujarnya.
Namun demikian, Rhenald belum menjelaskan secara rinci siapa pihak yang dimaksud. Menurutnya, masyarakat secara kasat mata dapat menebaknya.
"Saya belum bisa, kita belum bisa sebutkan. Walaupun saudara-saudara sudah bisa menciumnya," jelas dia.