Perang Ukraina Memanas, Warga Polandia Diimbau Tinggalkan Belarusia

Diana Mariska

Selasa, 11 Oktober 2022 | 12:19 WIB
Perang Ukraina Memanas, Warga Polandia Diimbau Tinggalkan Belarusia
Perbatasan Polandia dan Belarusia di desa Tolcze, bagian timur laut Polandia. (Wojtek RADWANSKI / AFP)

Suara.com - Pemerintah Polandia telah mengeluarkan imbauan kepada warga negaranya yang berada di Belarusia untuk meninggalkan negara itu di tengah Perang Ukraina yang memanas.

Peringatan itu dikeluarkan pada Senin (10/10) usai hubungan kedua negara semakin tegang, yang sebagian disebabkan oleh perang di Ukraina.

"Kami merekomendasikan para warga negara Polandia yang berada di Republik Belarusia untuk meninggalkan wilayah itu dengan transportasi umum maupun pribadi," kata pemerintah di lamannya.

Imbauan serupa sebelumnya telah dikeluarkan pada September saat pemerintah Polandia meminta warganya untuk meninggalkan wilayah Rusia.

Hubungan antara Polandia dan Belarusia memburuk pada 2021, ketika Polandia menuduh negara tetangganya di bagian timur itu mengatur kemunculan krisis migran di perbatasannya.

Hubungan Warsawa dan Minsk semakin tegang sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina.

Warsawa mengatakan masyarakat minoritas Polandia di Belarusia menghadapi penindasan oleh negara. Beberapa tokoh masyarakat Polandia dipenjara di negara itu.

Pada Senin, Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, mengumumkan bahwa negara itu akan mengerahkan satuan militer gabungan dengan Rusia sebagai respons atas meningkatnya ketegangan di tengah Perang Ukraina.

Pengumuman itu datang ketika rudal Rusia menyerang beberapa kota di Ukraina, termasuk ibu kota, Kiev, untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan.

“Saya sudah mengatakan bahwa hari ini Ukraina tidak hanya membahas tetapi merencanakan serangan di wilayah Belarusia,” ujar Lukashenko saat pertemuan dengan pejabat keamanan, seperti dikutip Belta. Namun, dia tidak memberikan bukti apa pun untuk mendukung klaim tersebut.

"Kami telah sepakat untuk menerjunkan kelompok regional Federasi Rusia dan Republik Belarusia," tambahnya.

Namun, Lukashenko tidak merinci di mana pasukan tersebut akan dikerahkan.

Belarusia bergantung secara finansial dan politik pada sekutu utamanya, Rusia.

Sementara itu, pasukan Rusia menggunakan Belarusia sebagai salah satu lokasi penting untuk invasi mereka ke Ukraina pada 24 Februari lalu dengan mengirim pasukan dan peralatan ke sebelah utara Ukraina dari pangkalan di Belarusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usik Urusan Perbatasan, Mantan Presiden Rusia Jadi Buronan Pemerintah Ukraina

Usik Urusan Perbatasan, Mantan Presiden Rusia Jadi Buronan Pemerintah Ukraina

News | Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:20 WIB

Belarusia akan Kerahkan Pasukan Militer Gabungan dengan Rusia

Belarusia akan Kerahkan Pasukan Militer Gabungan dengan Rusia

News | Senin, 10 Oktober 2022 | 18:46 WIB

Beberapa Ledakan Terdengar di Kiev, Jumlah Korban Belum Dikonfirmasi

Beberapa Ledakan Terdengar di Kiev, Jumlah Korban Belum Dikonfirmasi

News | Senin, 10 Oktober 2022 | 14:04 WIB

Kenali Sindrom Polandia Kelainan pada Payudara

Kenali Sindrom Polandia Kelainan pada Payudara

Cianjur | Minggu, 09 Oktober 2022 | 11:58 WIB

Kemlu Pastikan WNI dalam Kondisi Aman usai Putin Umumkan Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina

Kemlu Pastikan WNI dalam Kondisi Aman usai Putin Umumkan Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 13:54 WIB

Rusia Wanti-wanti Adanya Friksi usai AS Umumkan Paket Bantuan Militer untuk Ukraina

Rusia Wanti-wanti Adanya Friksi usai AS Umumkan Paket Bantuan Militer untuk Ukraina

News | Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Terkini

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:55 WIB

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris

Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:40 WIB

×