Urutan Lengkap Detik-Detik Kematian Brigadir J, Masih Hidup Sebelum Ditembak Kepala oleh Ferdy Sambo

Farah Nabilla

Senin, 17 Oktober 2022 | 15:26 WIB
Urutan Lengkap Detik-Detik Kematian Brigadir J, Masih Hidup Sebelum Ditembak Kepala oleh Ferdy Sambo
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Ferdy Sambo saat menghadiri sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ferdy Sambo didakwa melakukan pembunuhan secara sengaja terhadap Brigadir J di rumah dinasnya. Hal ini diungkapkan Jaksa Sugeng Hariadi dalam sidang perdananya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022).

Dalam kesempatan itu, jaksa membeberkan urutan lengkap penembakan Brigadir J. Insiden tersebut berlokasi di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 7 Juli 2022. Nah, berikut peristiwanya.

Pada pukul 15.40 WIB, Putri Candrawathi bersama rombongan, yakni Kuat Ma'ruf, Richard Eliezer (Bharada E), Ricky Rizal Wibowo (Bripka RR), Susi, dan Brigadir J sampai di rumah Saguling III.

Begitu tiba, mereka melakukan tes PCR. Setelah itu, Ferdy Sambo datang dan langsung menemui Putri Candrawathi untuk mendengar cerita peristiwa di Magelang versi sang istri.

Usai mendengar cerita tersebut, Ferdy Sambo memanggil Ricky dan memberi tahu jika istrinya dilecehkan oleh Brigadir J. Ia bertanya apakah Ricky berani menembak Yosua dan langsung dijawab 'tidak'.

Ricky menolak lantaran tidak kuat mental. Ferdy Sambo tak mempermasalahkan, namun meminta Ricky mem-backup dirinya di Duren Tiga jika Brigadir J melawan.

Ferdy Sambo kemudian meminta Richard menemuinya. Saat itu, ia juga bercerita jika Putri dilecehkan oleh Brigadir J di Magelang. Di momen ini, kata jaksa, Putri ikut mendengar, sehingga ia terlibat.

Berbeda dengan Ricky, Richard menjawab dirinya siap ketika Ferdy Sambo bertanya apakah ia berani menembak Brigadir J. Setelah itu, Ferdy Sambo menyerahkan 1 kotak peluru 9 mm kepada Richard dan disaksikan langsung oleh Putri.

Rencana penembakan Brigadir J pun dibentuk. Namun, sebelumnya, Ferdy Sambo meminta Ricky untuk mengambil senjata Yosua yang kemudian Ricky diserahkan ke Sambo. Begitu pun dengan senjata Richard.

Begitu rencana selesai disusun, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf keluar rumah untuk pergi ke rumah dinas Ferdy Sambo. Brigadir J selaku ajudan yang mendampingi Putri pun mengikuti.

Jaksa melanjutkan bahwa pada pukul 17.07 WIB Putri Candrawathi dan rombongan termasuk Brigadir J tiba di Duren Tiga. Tiga menit setelahnya, yakni di pukul 17.10 WIB, Ferdy Sambo juga tiba disana.

Kala itu, Ferdy Sambo disebut jaksa sudah mengantongi senjata api milik Brigadir J. Namun, senjata itu sempat terjatuh dan dilihat oleh ajudannya yang bernama Adzan Romer. Ia hendak mengambil, namun dicegah.

Ferdy Sambo yang sudah berada di dalam rumah memanggil Brigadir J. Saat itu, Ferdy Sambo sudah bersama Richard dan memerintahkan agar Richard mengangkat senjatanya.

Tak lama, Brigadir J menghadap Ferdy Sambo yang disebut sudah bersama Kuat Ma'ruf, Ricky, dan Richard. Sementara, Putri berada di kamar yang jaraknya sekitar tiga meter dari posisi Yosua.

Brigadir J diperintahkan jongkok oleh Ferdy Sambo sambil mengangkat kedua tangannya menghadap ke depan sejajar. Yosua dengan dada yang sempat mundur sedikit kemudian berkata "Ada apa ini?".

Namun pertanyaan Brigadir J, kata jaksa, tidak dihiraukan. Ferdy Sambo justru langsung memerintahkan Richard untuk menembak Yosua. Sambo mengatakan "Woy tembak cepat!" dengan nada keras.

Setelahnya, Richard langsung menembak Brigadir J sebanyak tiga atau 4 kali hingga terjatuh dan terkapar. Lebih lanjut, kata jaksa, meski sudah bersimbah darah, Yosua masih bergerak kesakitan.

Namun, karena emosi yang meluap, kepala bagian belakang sisi kiri Yosua ditembak satu kali oleh Ferdy Sambo yang saat itu menggunakan sarung tangan hitam. Inilah yang membuat Brigadir J, kata jaksa, dinyatakan meninggal dunia.

"Terdakwa Ferdy Sambo menghampiri korban yang tergeletak di dekat tangga depan kamar mandi dalam keadaan tertelungkup masih bergerak-gerak kesakitan, lalu untuk memastikan benar-benar tidak bernyawa lagi, terdakwa Ferdy Sambo yang sudah memakai sarung tangan hitam menggenggam senjata api dan menembak sebanyak satu kali mengenai tepat di kepala bagian belakang sisi kiri korban Brigadir J hingga korban meninggal dunia," ungkap jaksa.

Usai peristiwa penembakan selesai hingga membuat Brigadir J meninggal dunia, Ferdy Sambo kemudian berusaha menghilangkan jejak. Ia juga membuat skenario ada baku tembak antara Richard dengan Yosua.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangisan dan Bentakan Ferdy Sambo Dihadapan Hendra Kurniawan dan Anak Buah Lain: Kamu kan Tahu Apa yang Terjadi dengan Mbakmu!

Tangisan dan Bentakan Ferdy Sambo Dihadapan Hendra Kurniawan dan Anak Buah Lain: Kamu kan Tahu Apa yang Terjadi dengan Mbakmu!

Semarang | Senin, 17 Oktober 2022 | 15:22 WIB

Fakta dalam Dakwaan, Ferdy Sambo Rangkul Istri Keluar Rumah usai Lakukan Tembakan

Fakta dalam Dakwaan, Ferdy Sambo Rangkul Istri Keluar Rumah usai Lakukan Tembakan

Soreang | Senin, 17 Oktober 2022 | 15:20 WIB

Datang Jam 7 Pagi hingga Emosi Sempat Dilarang Polisi, Emak-emak Protes Cuma Lihat Sidang Sambo di TV: Kurang Puas!

Datang Jam 7 Pagi hingga Emosi Sempat Dilarang Polisi, Emak-emak Protes Cuma Lihat Sidang Sambo di TV: Kurang Puas!

News | Senin, 17 Oktober 2022 | 15:18 WIB

Kuasa Hukum Siap Buktikan Kalau Fery Sambo Tidak Ikut Tembak Kepala Brigadir J, Hadirkan Saksi Penguat

Kuasa Hukum Siap Buktikan Kalau Fery Sambo Tidak Ikut Tembak Kepala Brigadir J, Hadirkan Saksi Penguat

Cianjur | Senin, 17 Oktober 2022 | 15:15 WIB

Ucapan Terakhir Brigadir J sebelum Dieksekusi Ferdy Sambo, Tega!

Ucapan Terakhir Brigadir J sebelum Dieksekusi Ferdy Sambo, Tega!

Cianjur | Senin, 17 Oktober 2022 | 15:01 WIB

Sebagai Tanda Terima Kasih karena Bunuh Brigadir J, Ferdy Sambo dan Istri Janjikan Hal ini Kepada Terdakwa Lain

Sebagai Tanda Terima Kasih karena Bunuh Brigadir J, Ferdy Sambo dan Istri Janjikan Hal ini Kepada Terdakwa Lain

Soreang | Senin, 17 Oktober 2022 | 14:59 WIB

Nama-nama Baru Terungkap saat Sidang Ferdy Sambo, Brigadir J Masih Hidup, Anak Buah Gemetar usai Lihat CCTV lalu Diancam Mantan Kadiv Propam Itu

Nama-nama Baru Terungkap saat Sidang Ferdy Sambo, Brigadir J Masih Hidup, Anak Buah Gemetar usai Lihat CCTV lalu Diancam Mantan Kadiv Propam Itu

Semarang | Senin, 17 Oktober 2022 | 15:00 WIB

Eksepsi Ferdy Sambo Ungkap Brigadir J Buka Paksa Baju Putri yang Lagi Sakit, Sempat Mengancam: Saya Tembak Kamu!

Eksepsi Ferdy Sambo Ungkap Brigadir J Buka Paksa Baju Putri yang Lagi Sakit, Sempat Mengancam: Saya Tembak Kamu!

News | Senin, 17 Oktober 2022 | 15:03 WIB

Terkini

Mahasiswa Ancam 'Reformasi Jilid II' dalam 18 Hari, Begini Reaksi Kepala BIN

Mahasiswa Ancam 'Reformasi Jilid II' dalam 18 Hari, Begini Reaksi Kepala BIN

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:02 WIB

Ekonom Kritik Glorifikasi PSN, Pemerintah Lupa Hitung Risiko Pengangguran Kelas Menengah

Ekonom Kritik Glorifikasi PSN, Pemerintah Lupa Hitung Risiko Pengangguran Kelas Menengah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:00 WIB

UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan

UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:45 WIB

Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono

Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:42 WIB

Respons Sinyal DPR Bahas Revisi UU Pemilu, Tito: Apapun Skenarionya Kami Siap

Respons Sinyal DPR Bahas Revisi UU Pemilu, Tito: Apapun Skenarionya Kami Siap

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:40 WIB

Kepala Daerah Sering Kena OTT, Mendagri Tito Usul 'Bonus' dari PAD: Biar Tak Korupsi?

Kepala Daerah Sering Kena OTT, Mendagri Tito Usul 'Bonus' dari PAD: Biar Tak Korupsi?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:36 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh

Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:30 WIB

Anggaran Diduga Disunat Rp1,4 M Per Unit, GMNI Laporkan Dugaan Korupsi KDMP ke Kejagung

Anggaran Diduga Disunat Rp1,4 M Per Unit, GMNI Laporkan Dugaan Korupsi KDMP ke Kejagung

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:21 WIB

Wamendagri Wiyagus: PAKU Integritas Tak Hanya Soal Urusan Hukum, Melainkan Juga Pelayanan Publik

Wamendagri Wiyagus: PAKU Integritas Tak Hanya Soal Urusan Hukum, Melainkan Juga Pelayanan Publik

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:13 WIB

Legislator PDIP Kecewa Pertamax Naik Diam-diam: Tanpa Sosialisasi, Tanpa Penjelasan

Legislator PDIP Kecewa Pertamax Naik Diam-diam: Tanpa Sosialisasi, Tanpa Penjelasan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:08 WIB