Paris Dikejutkan Pembunuhan Remaja 12 Tahun yang Ditemukan di Dalam Kotak

Siswanto | BBC | Suara.com

Selasa, 18 Oktober 2022 | 22:13 WIB
Paris Dikejutkan Pembunuhan Remaja 12 Tahun yang Ditemukan di Dalam Kotak
BBC

Suara.com - Hugh Schofield, BBC News, Paris

Warga Paris dikejutkan oleh pembunuhan mengerikan seorang perempuan muda berusia 12 tahun. Jasadnya ditemukan berada di dalam sebuah kontainer yang diletakkan di lapangan gedung apartemennya pada Jumat lalu.

Peringatan: Artikel berisi konten yang dapat membuat pembaca merasa tidak nyaman.

Remaja itu, yang bernama Lola, pergi ke sekolah seperti biasa di hari itu.

Ayahnya melapor kepada pihak berwajib setelah Lola tidak kembali ke kediaman mereka di sore hari.

Malam harinya, sebuah boks kontainer plastik transparan dengan jasad Lola di dalamnya, ditemukan di lantai dasar gedung apartemen berlantai 19 ini.

Ayah Lola bekerja sebagai penerima tamu di blok apartemen itu. Tubuh putrinya ditemukan tergencet di dalam kontainer tersebut, disembunyikan di balik barang-barang lain.

Kedua kaki dan tangannya diikat, dan dilaporkan terdapat luka di lehernya, meski hasil otopsi yang dilakukan di akhir pekan lalu menyimpulkan Lola meninggal karena kehabisan napas.

Di kakinya juga tertempel dua kertas Post-it, salah satunya bertuliskan “0” dan yang lainnya “1”.

Pada Sabtu pagi, polisi meringkus tersangka utama pembunuhan ini, seorang perempuan kelahiran Algeria berusia 24 tahun, yang diumumkan ke media bernama Dahbia B.

Perempuan tersebut teridentifikasi melalui rekaman video keamanan gedung, di mana dia terlihat memasuki pintu utama pada Jumat siang bersama dengan Lola.

Tak lama kemudian, dia kembali terlihat saat meninggalkan gedung sambil menarik kontainer dan bertingkah laku tak wajar di jalan. Seorang saksi mata mengatakan dia meminta pertolongan dengan menjanjikan imbalan uang dari “urusan penjualan organ”.

Meski begitu, polisi berkata mereka tidak yakin pengakuan ini adalah petunjuk yang serius. Teori yang paling mungkin, menurut mereka, adalah Dahbia B, yang tidak memiliki alamat pasti, secara psikologis tidak stabil dan perilakunya tampak “sembrono”.

Juga ditahan oleh polisi adalah seorang pria 43 tahun yang dipercaya mengangkut Dahbia dan kontainer tersebut dengan mobilnya.

Polisi menduga, setelah dibawa berkeliling ke pinggiran Paris oleh pria tersebut, Dahbia B kembali ke gedung apartemen - di mana saudara perempuannya juga tinggal di situ.

Di sana, kedua bersaudara tersebut dilaporkan ribut, sebelum Dahbia B pergi lagi - kali ini tanpa membawa kontainer. Dia menghabiskan malam di sebuah apartemen yang terletak di pinggiran Bois-Colomber, tempat ia dijemput oleh polisi di hari berikutnya.

Polisi telah membuka penyelidikan atas pembunuhan remaja 15 tahun yang diduga dilakukan dengan penyiksaan dan kebiadaban. Dahbia B akan ditempatkan di bawah penyelidikan pengadilan dan dalam tahanan.

Di sekolah Lola, pada Senin pagi, para siswa dan orang tua mereka terlihat berduka. 

Menteri Pendidikan Pap Ndiaye dan Wali Kota Paris Anne Hidalgo telah mengunjungi sekolah, dan tim psikolog juga telah dikirim untuk memberikan konseling kepada para siswa.

“Anak perempuan saya menangis sepanjang akhir pekan, dia tidak bisa tidur sama sekali,” kata Gasmi, ayah dari dua anak, kepada koran Le Parisien. “Kita tidak bisa percaya lagi pada orang-orang di dekat rumah. Saya sangat khawatir akan anak-anak saya.”

“Perasaan saya campur aduk,” ujar seorang perempuan kepada koran yang sama. “Pagi ini saya mengikuti anak laki-laki saya sampai ke sekolah, saya berjalan beberapa meter di belakangnya. Untuk memastikan dia aman.

“Mulai sekarang saya akan mengantarkan dan menjemput dia ke sekolah setiap hari. Jika dia selesai sekolah pukul setengah lima, saya akan pulang dari kantor jam empat. Ini tidak bisa ditawar-tawar.”

Brigitte Macron, istri presiden, berkata peristiwa ini adalah “tragedi yang benar-benar keji dan tidak dapat ditolerir.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:30 WIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:26 WIB

Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif

Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:10 WIB

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

News | Senin, 25 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB