Usai Ganjar, PSI Gantian 'Jual' Gibran Buat Pilkada Jateng atau DKI, Warganet: Enggak Punya Calon Sendiri?

Farah Nabilla | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 24 Oktober 2022 | 13:51 WIB
Usai Ganjar, PSI Gantian 'Jual' Gibran Buat Pilkada Jateng atau DKI, Warganet: Enggak Punya Calon Sendiri?
Cuitan PSI (twitter.com/psi_id)

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memang sebelumnya terang-terangan menyebut bahwa mereka mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) 2024.

Ganjar sendiri berasal dari PDI Perjuangan, bukan dari PSI. Usai Ganjar, kini PSI kembali melangkahi PDIP dalam mendukung kadernya.

PSI mengunggah gambar yang terang-terangan akan mendukung Gibran Rakabuming Raka jika mau maju ke Pilkada Jateng atau DKI. Sama dengan Ganjar, Gibran juga berasal dari partai berlambang banteng.

"Sebagai sahabat, saya cuma ingin menyampaikan bahwa ke mana pun Mas Gibran, ke Jateng atau DKI saya siap all out," tulisan di poster PSI.

"Karena beliau ini anak muda yang berpotensi banget memimoin bangsa," tambahnya.

Cuitan tersebut menyematkan poster dengan wajah Gibran bersama Ketua Umum (Ketum) PSI, Giring Ganesha.

Unggahan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet di Twitter.

Dua kali berturut-turut 'jual' kader partai lain, banyak warganet yang mempertanyaan ketersediaan kader potensial partai tersebut.

"Udah enggak punya stok calon pemimpin yang mumpuni, asal dekat kekuasaan diusungnya. Sangat rakus dan tamak kalian," komentar warganet. 

"Partai apaan ini? Ngakunya anak muda tapi kelakuannya memalukan. Kalian tuh masih muda tapi oportunis brengsek. Apa enaknya nempel jadi jongos penguasa?" imbuh warganet lain. 

"Presiden dukung Ganjar, gubernur dukung Gibran. Lah PSI ini enggak punya kader sendiri yang mumpuni kah? Kok dorong sana dorong sini," imbuh warganet lain. 

Cuitan PSI (twitter.com/psi_id)
Cuitan PSI (twitter.com/psi_id)

"Emangnya Partai @psi_id sudah datang dan minta izin sama Ketum PDIP Megawati, ingat Ganjar dan Gibran itu dari PDIP jadi harus izin dulu sama Megawati bukan bawa lari anak orang," tambah lainnya.  

"Jadi partai muda kok enggak pede sama kader sendiri. Masa @Giring_Ganesha
enggak bisa jadi gubernur doang. Katanya mimpi adalah kunci," tulis warganet di kolom komentar. 

"Ntar Gibran-nya bilang enggak kenal situ sakit hati," timpal lainnya. 

Saat berita ini dibuat, cuitan dari PSI tersebut telah disukai ribuan kali dengan puluhan komentar dari warganet. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Dukung Ganjar, Surya Tjandar Pilih Cabut dari PSI untuk Fokus Bantu Anies Baswedan di Pilpres 2024

Ogah Dukung Ganjar, Surya Tjandar Pilih Cabut dari PSI untuk Fokus Bantu Anies Baswedan di Pilpres 2024

| Senin, 24 Oktober 2022 | 11:35 WIB

Dituding Melempem, Kejati Geledah Rektorat Unud Jimbaran

Dituding Melempem, Kejati Geledah Rektorat Unud Jimbaran

| Senin, 24 Oktober 2022 | 11:30 WIB

Surya Tjandra Cabut dari PSI Demi Dukung Anies Baswedan, Ini Jejak Politiknya

Surya Tjandra Cabut dari PSI Demi Dukung Anies Baswedan, Ini Jejak Politiknya

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Terkini

Mengapa Tawuran di Jakarta Tak Pernah Usai? Sosiolog: Mereka Butuh Didengarkan, Bukan Dikhotbahi

Mengapa Tawuran di Jakarta Tak Pernah Usai? Sosiolog: Mereka Butuh Didengarkan, Bukan Dikhotbahi

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:17 WIB

Mensos Gus Ipul Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Gorontalo dan Pagar Alam

Mensos Gus Ipul Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Gorontalo dan Pagar Alam

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:17 WIB

Jalur Perdagangan Selat Hormuz Ditutup Donald Trump Membuat Posisi Diplomasi Iran Semakin Terjepit

Jalur Perdagangan Selat Hormuz Ditutup Donald Trump Membuat Posisi Diplomasi Iran Semakin Terjepit

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:15 WIB

Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara

Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:11 WIB

RUU PPRT Dipercepat, Pemerintah Tegaskan Hak Pekerja Rumah Tangga

RUU PPRT Dipercepat, Pemerintah Tegaskan Hak Pekerja Rumah Tangga

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:07 WIB

Kemnaker Salurkan Rp32,25 Miliar untuk Percepat Pemulihan Ekonomi di Sumut dan Aceh

Kemnaker Salurkan Rp32,25 Miliar untuk Percepat Pemulihan Ekonomi di Sumut dan Aceh

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:00 WIB

Diduga Ada Main Mata Dana CSR, KPK Telusuri Uang Panas di Lingkungan Pemkot Madiun

Diduga Ada Main Mata Dana CSR, KPK Telusuri Uang Panas di Lingkungan Pemkot Madiun

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:56 WIB

Wamenaker: Kompetisi Teknisi Digital Jadi Pintu Perluas Lapangan Kerja

Wamenaker: Kompetisi Teknisi Digital Jadi Pintu Perluas Lapangan Kerja

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:54 WIB

Anne Hathaway Ucapkan Insya Allah Saat Bahas Sekuel The Devil Wears Prada 2

Anne Hathaway Ucapkan Insya Allah Saat Bahas Sekuel The Devil Wears Prada 2

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:44 WIB

Komnas Perempuan: UU PPRT Bongkar Akar Diskriminasi Kerja Domestik

Komnas Perempuan: UU PPRT Bongkar Akar Diskriminasi Kerja Domestik

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:34 WIB