Jokowi Sudah Kantongi Nama Capres KIB, Pesan 'Jangan Lama-lama' Presiden Ternyata Sindiran Buat PDIP?

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2022 | 16:05 WIB
Jokowi Sudah Kantongi Nama Capres KIB, Pesan 'Jangan Lama-lama' Presiden Ternyata Sindiran Buat PDIP?
Presiden Jokowi berpidato di acara HUT ke-58 Golkar di JIExpo Kemayoran pada Jumat (21/10/2022) malam. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Pernyataan Presiden Joko Widodo saat menghadiri puncak perayaan ulang tahun Partai Golkar ke-58 mengundang perhatian publik.

Pada sambutannya, Jokowi menyampaikan pesan agar Partai Golkar tidak sembrono dalam mendeklarasikan calon presiden untuk Pilpres 2024 namun presiden juga menyebutkan 'jangan lama-lama' pula dalam memutuskan.

Ungkapan 'jangan lama-lama' itu menurut Direktur Eksekutif Indostrategi Ahmad Khoirul Umam sebenarnya diberikan pada PDI Perjuangan, bukan Golkar.

"Persoalan adalah pesan jangan lama-lama itu adalah sebuah narasi diarahkan pada PDIP," ungkap Khoirul Umam dalam perbincangan di kanal Total Politik.

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan terkait tragedi Kanjuruhan. [Youtube Sekretariat Presiden]
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan terkait tragedi Kanjuruhan. [Youtube Sekretariat Presiden]

"Kerana bagaiama pun juga KIB akan bertahan atau akan bubar layu sebelum berkembang semuanya tersandra oleh keputusan internal PDIP," imbuhnya.

Menurut Khoirul Umam, jika PDIP belum bergerak maka KIB juga belum bisa menentukkan gerakannya untuk tetap bergabung sebagai KIB atau terpisah.

"Kalau misal PDIP belum bergerak ini pasti [KIB] akan terus melakukan standby strategy dengan segala argumen, belum selesai dan lainnya" kata Khoirul.

"Tapi kalau PDIP sudah menentukan sikap menentukan langkah tentu KIB akan bergabung atau melakukan fragmentasi bubar," imbuhnya.

Pesan Jokowi yang disebutkan untuk PDIP tersebut disebabkan karena presiden disebut sudah mengantongi nama yang ingin diusung KIB.

Presiden Jokowi berpidato di acara HUT ke-58 Golkar di JIExpo Kemayoran pada Jumat (21/10/2022) malam. [Suara.com/Ria Rizki]
Presiden Jokowi berpidato di acara HUT ke-58 Golkar di JIExpo Kemayoran pada Jumat (21/10/2022) malam. [Suara.com/Ria Rizki]

KIB sendiri menurut Khoirul diduga dipersiapkan untuk mengusung Ganjar Pranowo.

"Teman-teman KIB memang sejak awal didesain khusus didedikasikan untuk Pak Ganjar," ungkap Khoirul.

"Itu dikonfirmasi clear satu hari setelah acara dua hari ulang tahun Golkar di mana pak Airlangga mengatakan bahwa Pak Presiden sendiri Pak Jokowi sudah tahu ada di kantongnya nama-nama capres yang akan diusung oleh KIB," imbuhnya.

KIB sendiri merupakan Koalisi Indonesia Bersatu yang berisi PAN, PPP, dan Golkar. 

"Maka statement Jokowi itu jelas diarahkan pada PDIP bukan pada Golkar,  PPP, atau PAN dalam kerangka KIB."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Sama Ibunya Aja Kalah', PDIP Tegaskan Puan Maharani Tak Mungkin Ngalah Jadi Cawapres Prabowo

'Sama Ibunya Aja Kalah', PDIP Tegaskan Puan Maharani Tak Mungkin Ngalah Jadi Cawapres Prabowo

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:38 WIB

FX Rudi Kena Sanksi Gegara Dorong Ganjar Capres, Komarudin PDIP: Kita Boleh Dukung Calon Asal Tak Diungkapkan

FX Rudi Kena Sanksi Gegara Dorong Ganjar Capres, Komarudin PDIP: Kita Boleh Dukung Calon Asal Tak Diungkapkan

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:37 WIB

Puan Jangan Khawatir! Masih Ada Opsi 2 Jabatan Ini Kalau Elektabilitas Capres 2024 Terus Nyungsep

Puan Jangan Khawatir! Masih Ada Opsi 2 Jabatan Ini Kalau Elektabilitas Capres 2024 Terus Nyungsep

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:32 WIB

Terkini

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:15 WIB

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:00 WIB