CEK FAKTA: Akhirnya FIFA Beri Sanksi PSSI, Dinonaktifkan Sampai Delapan Tahun, Benarkah?

Dany Garjito | Dita Alvinasari | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:48 WIB
CEK FAKTA: Akhirnya FIFA Beri Sanksi PSSI, Dinonaktifkan Sampai Delapan Tahun, Benarkah?
Tangkapan layar unggahan dengan klaim PSSI dibanned FIFA delapan tahun (turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar di media sosial video dengan klaim Federation Internationale de Football Association (FIFA) akhirnya memberikan saksi kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Saksi yang diberikan merupakan buntut dari tragedi Kanjuruhan yang telah menelan korban jiwa hingga 135 orang, PSSI akan dinonaktifkan selama delapan tahun.

Saksi dari FIFA ini membuat Timnas Indonesia gagal maju ke Piala Asia dan Piala Dunia U-20.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Timnas News beberapa waktu lalu.

Dalam unggahannya, akun Facebook ini menuliskan narasi sebagai berikut.

"Sepak Bola Indonesia Berduka. Sanksi FIFA: PSSI di-Banned FIFA 8 Tahun, Timnas Gagal ke Piala Asia dan Piala Dunia U-20," narasi yang ditulis pengunggah video seperti dikutip Suara.com pada Selasa (26/10/22).

Lalu benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Mengutip turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, video tersebut mengandung informasi yang menyesatkan.

Hingga saat ini, FIFA tidak memberikan sanksi apapun kepada PSSI sejak tragedi Kanjuruhan tempo hari.

Dilansir dari pernyataan Presiden FIFA yang diunggah oleh website resmi FIFA, Presiden FIFA Gianni Infantino memang menyampaikan penyesalan dan bela sungkawanya terhadap tragedi tersebut, tapi tidak menjatuhkan sanksi apapun.

Pernyataan Presiden FIFA Gianni Infantino adalah sebagai berikut.

"Together with FIFA and the global football community, all our thoughts and prayers are with the victims, those who have been injured, together with the people of the Republic of Indonesia, the Asian Football Confederation, the Indonesian Football Association, and the Indonesian Football League, at this difficult time."

Selain itu, informasi serupa juga telah dibahas oleh Kompas dengan judul [KLARIFIKASI] Belum Ada Sanksi FIFA untuk PSSI.

Kesimpulan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Persis Solo dan Persebaya Surabaya Bertemu Bahas KLB, Gibran: Sepemikiran, Sama-sama Kecewa

Bos Persis Solo dan Persebaya Surabaya Bertemu Bahas KLB, Gibran: Sepemikiran, Sama-sama Kecewa

Surakarta | Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:14 WIB

Persib Bandung Tunggu Kepastian Trofeo Bersama Borussia Dortmund

Persib Bandung Tunggu Kepastian Trofeo Bersama Borussia Dortmund

Bola | Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:11 WIB

Hadapi Uzbekistan, Irak dan Suriah di Grup A, PSSI Yakin Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Fase Gugur Piala Asia U-20 2023

Hadapi Uzbekistan, Irak dan Suriah di Grup A, PSSI Yakin Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Fase Gugur Piala Asia U-20 2023

Bola | Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:06 WIB

Beda Sikap Bos Persis Solo dengan PSIS Semarang Soal KLB PSSI, Kaesang: Manajemen Klub Tidak Boleh Bagian Exco PSSI

Beda Sikap Bos Persis Solo dengan PSIS Semarang Soal KLB PSSI, Kaesang: Manajemen Klub Tidak Boleh Bagian Exco PSSI

| Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:03 WIB

Usai 5 Kali Operasi, Korban Tragedi Kanjuruhan M Afrizal Perlu Belajar Jalan untuk Pemulihan

Usai 5 Kali Operasi, Korban Tragedi Kanjuruhan M Afrizal Perlu Belajar Jalan untuk Pemulihan

Bola | Rabu, 26 Oktober 2022 | 16:33 WIB

Setelah Dirawat 24 Hari, Bocah Pasien Korban Tragedi Kanjuruhan Dibolehkan Pulang

Setelah Dirawat 24 Hari, Bocah Pasien Korban Tragedi Kanjuruhan Dibolehkan Pulang

Jatim | Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:39 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:26 WIB

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:12 WIB

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:30 WIB

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:21 WIB

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:46 WIB